InfografisKok Australia Denda Turis Indonesia?

Kok Australia Denda Turis Indonesia?

kok australia denda turis indonesia

Publik dan media sosial (medsos) kembali diramaikan oleh kabar denda yang diberlakukan oleh pemerintah Australia terhadap turis asal Indonesia.

Setelah sebelumnya ramai kabar turis Indonesia didenda karena membawa McMuffin, kini ramai kabar turis Indonesia yang didenda Rp27 juta karena membawa rendang sapi dan berbagai daging (bebek, ayam, dan sapi) saat tiba di Perth, Australia.

Pemerintah Australia sendiri menyebut biosecurity sebagai alasan pemberlakuan aturan ketat tersebut – apalagi hewan-hewan ternak Indonesia kini terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

Alasan pemerintah Australia sebenarnya masuk akal. Regulasi biosecurity negara tersebut menjadi ketat karena Australia memiliki tingkat keanekaragaman hayati (biodiversity) yang tinggi.

Namun, meski dikaruniai biodiversity yang tinggi, Australia juga memiliki semacam “kutukan” alam karena kebanyakan flora dan faunanya bersifat endemis – secara unik hanya ada di Australia.

Kedatangan orang-orang ke benua Australia sejak awal turut membawa spesies-spesies asing. Akibatnya, kepunahan flora dan fauna Australia marak terjadi sehingga bisa mengganggu ekosistem – termasuk berdampak pada aktivitas manusia seperti agrikultur.

Baca juga :  Timor Leste “Login”, ASEAN “Powerful”?

#Trending Article

Tim Bola Para Politisi (Part 2)

Tim Bola Para Politisi Indonesia (Part 2)

PDIP-PKS-Demokrat Bersatu Kritik Jokowi?

Acara bertajuk Nusantara Bersatu yang digagas oleh para relawan Joko Widodo di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) banjir kritik dari sejumlah pihak. Bahkan PDIP,...

Luhut: Kita Lawan!

Indonesia kalah dari Uni Eropa di World Trade Organization (WTO) terkait gugatan larangan ekspor nikel. Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut keputusan tidak adil...

Jokowi Jadi “Bebek Lumpuh”?

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menilai pengerahan relawan Jokowi di GBK sebagai tanda Presiden Jokowi tengah memasuki fase lame duck (bebek lumpuh). Andi...

Rambut Putih, RK Ikut “Nurut”?

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau yang biasa disingkat RK mengunggah foto dirinya dengan model rambut berwarna putih dan kacamata hitam pada laman...

Jokowi Kebanyakan Rapat?

Mantan Wapres ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla menceritakan perbedaan gaya kepemimpinan antara Jokowi dan SBY.

Jangan Adu Nasionalis dengan Radikalis

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menegaskan bahwa politik identitas pasti terjadi karena identitas adalah sesuatu yang alamiah. Yang menjadi masalah adalah ketika...

Anwar: Dari Penjara Jadi PM

Yang Di-Pertuan Agong Malaysia Abdullah akhirnya melantik Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia setelah deadlock politik yang cukup panjang antara Koalisi Pakatan Harapan...

More Stories

Jangan Adu Nasionalis dengan Radikalis

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menegaskan bahwa politik identitas pasti terjadi karena identitas adalah sesuatu yang alamiah. Yang menjadi masalah adalah ketika...

Tutorial Jadi Host Piala Dunia

FIFA sering dianggap sebagai asosiasi yang kerap dipolitisi. Hal ini karena penentuan host sepenuhnya berada pada keputusan Dewan FIFA.

“Yakusa” Mahfud Ke Anies? 

Mahfud MD pamer foto bersama Anies dan JK menjelang hadiri Munas KAHMI. Ada juga Mufidah Kalla, Ferry Mursyidan Baldan, hingga Sudirman Said. Perlihatkan keakraban...