HomeNalar Politik

Nalar Politik

Jedar-Jedor Trio Kancil Politik

Presiden Prabowo menyebut mereka “kancil”. Bukan penguasa bertaring, melainkan elite adaptif penjaga keseimbangan. Muhaimin Iskandar, Sufmi Dasco Ahmad, dan Bahlil Lahadalia mungkin secara tak langsung menunjukkan bahwa politik modern dimenangkan oleh negosiasi, koneksi, dan eksekusi.

Ayu Ting Ting, “Sambalado-isasi” Depok?

Diplomasi Intelijen di Balik Kunjungan FBI?

Haji Her for Her Throne

spot_imgspot_img

Revisi Prakerja dan Kesaktian Perpres Jokowi

Revisi Peraturan Presiden (Perpres) terkait Prakerja tampak tak signifikan dalam menjawab problematika yang telah ditemukan sebelumnya. Selain landasan bagi program Prakerja, terdapat Perpres yang...

Haruskah Jokowi Berbohong?

Baru-baru ini, pernyataan terbuka Presiden Jokowi perihal kengeriannya melihat proyeksi ekonomi di tengah pandemi Covid-19 kembali menuai sorotan publik. Selaku pejabat negara tertinggi, pernyataan...

Telatnya Putusan MA Untungkan Gerindra?

Meskipun diyakini mustahil untuk memengaruhi hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, keterlambatan publikasi putusan MA terkait kontestasi sengit tersebut terus menjadi perbincangan hangat. Lantas, gerangan...

Menguak Manuver Prabowo Dekati Rusia

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto disebut emban misi diplomatis untuk mendekati Rusia. Mengapa akhirnya Prabowo perlu menjalankan diplomasi ini? PinterPolitik.com “Now do I stay? Do I...

Rieke “Korban” Strategi Teatrikal PDIP?

Pencopotan Rieke Diah Pitaloka oleh PDIP dari jabatan esensial di parlemen menuai tanda tanya tersendiri, utamanya terkait soliditas internal partai sampai saat ini. Namun...
spot_img

Latest

Jedar-Jedor Trio Kancil Politik

Utang yang Berbunyi Renminbi

Ayu Ting Ting, “Sambalado-isasi” Depok?

Diplomasi Intelijen di Balik Kunjungan FBI?

Haji Her for Her Throne

More Stories