HomeNalar Politik
Nalar Politik
‘Teach You a Lesson’: Fantasi Indonesia?
Serial Korea soal negara yang mengirim inspektur ke sekolah jadi sorotan. Mungkinkah fantasi itu yang sebenarnya dibutuhkan guru Indonesia?
A43 -
“Nyeriusin” Lawakan Pandji
J61 -
Ketika kritik lewat tawa dianggap otomatis benar, di situlah masalah bermula. Lawakan Pandji Pragiwaksono memantik refleksi: sejauh mana humor politik efektif tanpa mengorbankan empati, etika, dan tanggung jawab simbolik di ruang publik yang kian sensitif.
Prabowo dan Tiga “Matra” BUMN
A43 -
Negara menyita jutaan hektare lahan dan menyerahkannya ke Agrinas. Apakah ini sekadar kebijakan ekonomi atau strategi baru di bawah Prabowo?
Sandera Investasi Ormas State?
S13 -
Pabrik VinFast baru diresmikan, langsung didemo. Sementara Nenek Elina digusur dari rumahnya sendiri. Di balik dua kejadian ini terbentang paradoks kekuasaan yang membahayakan: negara telah kehilangan monopoli atas kekerasan, dan ormas mengisi kekosongan itu dengan ekonomi upeti abad pertengahan.
Anthoni Salim: The Hidden “Avatar”?
D74 -
Di tengah sorotan pada konglomerat paling kaya, ada kekuatan ekonomi yang bekerja lebih senyap namun jauh lebih struktural. Anthoni Salim menunjukkan bahwa pengaruh tak selalu soal angka, melainkan seberapa dalam ia hadir di kehidupan sehari-hari. Ilustrasi: AI-generated
Jenderal-Letkol: Gerhana Otoritas Konstruktif?
J61 -
Dalam era presidensialisme kuat Prabowo, otoritas tak lagi sekadar soal pangkat dan senioritas. Ketika kepercayaan Presiden menjadi pusat legitimasi, relasi Jenderal–Letkol membuka satu pertanyaan penting: sedangkah otoritas formal mengalami gerhana yang justru konstruktif?



