HomeNalar Politik
Nalar Politik
Najwa Shihab dan Kebangkitan Gossip-cracy
Najwa Shihab diam soal aksi 12 Juni, lalu dituding "antek". Benarkah publik sedang salah alamat dalam menagih pertanggungjawaban?
A43 -
Not Shelby, It’s Thomas Djiwandono
J61 -
Ia tak berdiri di podium, tapi di balik desain kekuasaan. Isu rotasi Thomas Djiwandono ke Bank Indonesia membuka bab baru: arsitek senyap, tameng teknokratik, dan King’s Hand Presiden Prabowo di jantung fiskal–moneter negara.
Tantangan PKS Atasi Sentimen Konservatif
S13 -
Tahun 1993 sebuah tonggak penting politik Indonesia terjadi di kampus jas kuning Universitas Indonesia. Seorang mahasiswa bernama Mustafa Kamal terpilih menjadi Ketua Senat Fakultas...
Treasury Bonds: Senjata Rahasia Eropa?
D74 -
Usai dinamika Greenland, sejumlah negara Eropa dikabarkan memikirkan opsi pertahankan diri, salah satunya melalui penjualan treasury bonds. Namun, apakah ini solusi yang tepat? Gambar: AI-generated
Entelechy Estafet AHY vs Puan Maharani
S13 -
Dengarkan artikel ini: Dalam konteks politik, seorang putra atau putri mahkota adalah potensi kepemimpinan. Mereka memiliki nama besar, akses ke jaringan kekuasaan, dan legitimasi...
Hierarki Simbolik Tahta dan “Kasta”
J61 -
Di balik pemilu, jabatan formal dan tabu dalam konteks tertentu, kekuasaan Indonesia kiranya bekerja melalui “kasta” simbolik. Akumulasi modal, loyalitas, dan figur leadership tampak membentuk hierarki politik baru—efisien, solid, namun menyimpan risiko eksklusivitas dan tantangan demokrasi ke depan bagi elite konstituen, stabilitas nasional, dan masa depan republik.



