HomeNalar Politik
Nalar Politik
Golkar, Chandradimuka The Fixer?
Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai
J61 -
Revolusi Biopolitik Prabowo
S13 -
Program makan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah yang menjadi salah satu agenda utama pemerintahan Prabowo bukan sekadar kebijakan sosial biasa. Jika kita membaca lebih dalam, ini adalah pernyataan filosofis yang tegas tentang relasi negara dan tubuh warganya.
Mengapa Indonesia Impor Batu Bara AS?
D74 -
Dengarkan artikel berikut. Audio ini dibuat dengan teknologi AI. Impor batu bara kokas dari AS dinilai sebagai langkah strategis untuk mengamankan pasokan bahan baku vital demi...
Jakarta 500, Ambisi 2029 Pramono?
J61 -
Menjelang 500 tahun Jakarta pada 2027, panggung perayaan berubah menjadi arena kalkulasi kekuasaan. Dari revitalisasi kota hingga ambisi juara Persija, semua mengarah pada satu tanya: sekadar klimaks kinerja, atau batu loncatan Pramono Anung menuju pertarungan politik 2029?
The LPDP Trap: Elite Disposition?
A43 -
Ratusan triliun uang pajak mengalir untuk LPDP. Namun, benarkah beasiswa ini murni untuk rakyat atau sekadar subsidi silang bagi kaum elite?
The Genius of Bahlil-isme
S13 -
Bahlil Lahadalia tumbuh di lingkungan yang miskin. Ia dibesarkan dalam keluarga sederhana, jauh dari privilese. Busung lapar pernah menjadi bagian dari cerita hidupnya. Ia pernah berjualan koran, menjadi sopir angkot—pekerjaan-pekerjaan yang oleh sebagian orang dianggap sebagai batas akhir dari sebuah takdir. Namun, semua dilakukannya tanpa pernah berhenti belajar, dan berkat semangat pantang mundur serta anti-baper yang dimilikinya, Bahlil kini jadi rujukan bagi status: politisi jenius Indonesia.



