HomeNalar Politik

Nalar Politik

Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

spot_imgspot_img

Frederica dan Super Leviathan OJK

Ketika regulator keuangan terkuat Indonesia mendapat nahkoda baru di tengah badai. Friderica Widyasari Dewi resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Perempuan pertama dalam sejarah lembaga ini.

Prabowo, Optimisme Berantas Budaya ABS

Di balik pujian birokrasi, tersembunyi ancaman yang lebih berbahaya: kekuasaan yang perlahan terputus dari kenyataan. ABS bukan sekadar budaya menjilat, melainkan penyakit informasi yang dapat menyesatkan negara. Lalu, mengapa perang melawan budaya “asal bapak senang” menjadi begitu menentukan bagi masa depan pemerintahan?

Mesin ‘Enigma’ Thomas Djiwandono?

Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI di tengah krisis geopolitik Iran-AS yang guncang pasar global. Bisakah ia pecahkan "kode" ekonomi?

Teater Para Panglima

Restrukturisasi besar di tubuh Tentara Nasional Indonesia membuka panggung baru bagi para perwira. Dari reinkarnasi Kaster TNI hingga Pangdam Jaya berbintang tiga, “teater para panglima” ini bukan sekadar mengurai bottleneck karier—tetapi berpotensi melahirkan elite militer yang kelak memengaruhi arah politik dan demokrasi Indonesia.

Catur Meikarta: Ara Sang Bishop?

Elite negara dan taipan kumpul di Meikarta bangun 140 ribu rusun. Mungkinkah ini adalah manuver catur politik tingkat tinggi?
spot_img

Latest

Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Bahaya yang Dibawa Perdamaian

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

More Stories