HomeFokus BUMNPencandu Balap Motor Sudah Pesan Tiket MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika

Pencandu Balap Motor Sudah Pesan Tiket MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika

Kecil Besar

Penggemar lomba balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP mulai tak sabar untuk menyaksikan salah satu seri balap tersebut yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).


PinterPolitik.com

Meskipun baru tahun depan dilaksanakan, namun minat para pencandu MotoGP telah memesan tiket (pre-booking) untuk lomba tersebut kepada Mandalika Grand Prix Association (MGPA) melalui situs www.themandalikagp.com sejak 20 Januari 2020 lalu.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M Mansoer di Jakarta, Rabu (29/1) mengatakan, hingga pekan pertama sejak dibuka pemesanan, sudah 3.200 tiket dipesan para pecinta MotoGP.

Menurut Abdulbar, melalui pre-booking ini, para peminat bisa mendapatkan slot tiket lebih awal dan memilih kelas tempat duduk saat lomba nanti.

Selain itu dengan pre-booking ini, pihaknya selaku BUMN mengelolal kawasan Mandalika dapat mengakomodir antusiasme superfans MotoGP di Indonesia. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat gambaran terkait demand dari calon penonton MotoGP Indonesia nantinya.

Sehingga MGPA sebagai promotor dapat mempersiapkan kebutuhan transportasi, akomodasi dan industri pendukung lainnya dalam menyambut gelaran event MotoGP Indonesia 2021. Untuk harga tiket sendiri, nanti secara resmi baru akan diumumkan pada Agustus 2020.

Selain menjual tiket di arena sirkuit, pihaknya juga akan menjual tiket di beberapa titik perbukitan. View ini menjadi salah satu hal unik yang ada di Sirkuit Mandalika. Khusus view penonton di perbukitan, menurutnya harga tiketnya akan disesuaikan dengan kemampuan masyarakat setempat.

“Kalau biasanya di Sepang USD 100 sekian, kalau di situ kita sesuaikan dengan kemampuan masyarakat,” imbuh Abdulbar.

Abdulbar menambahkan arena Sirkuit Mandalika bisa menampung 97.000 kursi penonton. Itu belum termasuk arena perbukitan yang akan ditawarkan nantinya.  Pada Sirkuit Mandalika, ada dua bukit yang bisa menampung lebih dari 30.000 penonton, dengan suasan keindahan alam yang sangat menjanjikan.

Baca juga :  Menyikap Tubir Milbus

Pihaknya optimis antusias penonton akan tinggi, mengingat Sirkuit Mandalika menjadi sirkuit pertama di dunia yang menggunakan jalan raya sebagai ajang balapan. Ini tentunya akan membuat para penonton kagum dengan keindahan alam yang ada di Sirkuit Mandalika.

Sementara itu pembangunan jalan yang akan dijadikan lintasan di Sirkuit Mandalika dijadwalkan akan selesai pada akhir tahun 2020 mendatang. Diharapkan seluruh fasilitas pendukung sirkuit ini rampung pada awal tahun 2021, sebelum dilakukan uji coba untuk kelas balapan nantinya, yaitu MotoGP, Moto2, dan Moto3. (R58)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_img

#Trending Article

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Aldi-Saldi: Hakim Mazhab “Dissenters”?

Vonis Nadiem Makarim menghadirkan sorotan pada Andi Saputra, hakim yang berbeda pendapat dari mayoritas. Apakah ia sekadar anomali, atau bagian dari tradisi “Mazhab Dissenters” seperti Saldi Isra?

Menanti Lahirnya Hoegeng Muda di Bhayangkara

Sehari sebelum pemakamannya Februari lalu, keluarga Hoegeng memutar rekaman pesan terakhir istrinya, dan Kapolri menyebutnya wasiat bagi seluruh anggota Polri. Delapan dekade lalu, institusi ini sudah menerima wasiat serupa dari suaminya. Namun, jamak disebut yang bertambah sejak itu cuma jumlah upacaranya. Benarkah demikian?

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

More Stories

Erick Thohir Pastikan 4,7 Juta Masker Telah Didistribusikan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan 4,7 juta masker yang diproduksi oleh perusahaan pelat merah, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) telah...

BUMN akan Bangun RS Darurat Corona di Daerah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memerintahkan jajarannya untuk membangun Rumah Sakit Darurat Corona di sejumlah daerah di Indonesia. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan...

BUMN Back Up Sepenuhnya RS Darurat Covid-19

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN),  Erick Thohir  menjamin RS Darurat Penangan Covid-19 siap beroperasi  pada Senin (23/3). BUMN sepenuhnya siap back up kebutuhan...