HomeFokus BUMNBUMN Pengelola Mandalika Ajak Masyarat Jaga Lingkungan

BUMN Pengelola Mandalika Ajak Masyarat Jaga Lingkungan

Kecil Besar

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengelola kawasan the Mandalika, mengajak masyarakat  yang berada di kawasan  tersebut untuk  terus merawat dan menjaga kebersihan lingkungan.


PinterPolitik.com

Hal ini penting mengingat kawasan ini menjadi salah satu  unggulan pariwisata di tanah air, terlebih lagi dengan keberadaan sirkuit internasional yang akan menggelar seri balap MotoGP tahun 2021 mendatang.

Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan, mengatakan pihaknya mengapresiasi masyarakat lokal yang berinisiatif dalam melakukan gerakan bersih pantai di kawasan pesisir Pantai Kuta dan sekitarnya yang masuk lingkungan the Mandalika, pada Minggu (12/1).

Menurutnya, inisiatif masyarakat sekitar yang tergabung dalam Lombok Tourism Forum (LTF) ini menjadi wujud keinginan masyarakat sekitar untuk merawat dan menjaga lingkungan mereka. Untuk itu  ITDC akan terus mengajak masyarakat untuk mendukung kegiatan seperti ini, karena akan membantu pemerintah untuk menjaga destinasi pariwisata unggulan tersebut.

Ngurah menambahkan “Gerakan program Beach Clean Up” ini merupakan gerakan positif yang perlu didukung, karena menjadi interest masyarakat pasca gempa yang berlangsung tahun lalu di lokasi ini.

“Masyarakat memiliki kesadaran bahwa kebersihan merupakan salah satu faktor utama wisatawan berkunjung ke suatu destinasi. Jadi, keinginan untuk meramaikan kembali kawasan ini bukan hanya dari pengelola saja, melainkan juga dari para stakeholder the Mandalika,” papar Ngurah.

Gerakan bersih pantai ini merupakan aksi positif nyata yang telah direncanakan oleh masyarakat lokal bersama pengelola kawasan untuk merangkul satu sama lain dalam menjaga kawasan The Mandalika tetap nyaman.

Ngurah menyadari sebagai daerah pesisir, the Mandalika tidak bisa terhindar dari sampah-sampah baik sampah organik maupun non-organik.

“Kami sudah menghimbau masyarakat untuk semakin peduli dan turut serta dalam menjaga lingkungan. Kebersihan sudah menjadi skala prioritas dalam menunjang destinasi pariwisata, apalagi the Mandalika, sebagai satu dari sepuluh Bali Baru,” tandasnya. (R58)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_img

#Trending Article

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Aldi-Saldi: Hakim Mazhab “Dissenters”?

Vonis Nadiem Makarim menghadirkan sorotan pada Andi Saputra, hakim yang berbeda pendapat dari mayoritas. Apakah ia sekadar anomali, atau bagian dari tradisi “Mazhab Dissenters” seperti Saldi Isra?

Menanti Lahirnya Hoegeng Muda di Bhayangkara

Sehari sebelum pemakamannya Februari lalu, keluarga Hoegeng memutar rekaman pesan terakhir istrinya, dan Kapolri menyebutnya wasiat bagi seluruh anggota Polri. Delapan dekade lalu, institusi ini sudah menerima wasiat serupa dari suaminya. Namun, jamak disebut yang bertambah sejak itu cuma jumlah upacaranya. Benarkah demikian?

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Ketika hampir semua selat strategis dunia punya wacana bypass secara bersamaan, ada sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar kepanikan logistik — dan Indonesia perlu membacanya sebelum terlambat.

More Stories

Erick Thohir Pastikan 4,7 Juta Masker Telah Didistribusikan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan 4,7 juta masker yang diproduksi oleh perusahaan pelat merah, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) telah...

BUMN akan Bangun RS Darurat Corona di Daerah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memerintahkan jajarannya untuk membangun Rumah Sakit Darurat Corona di sejumlah daerah di Indonesia. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan...

BUMN Back Up Sepenuhnya RS Darurat Covid-19

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN),  Erick Thohir  menjamin RS Darurat Penangan Covid-19 siap beroperasi  pada Senin (23/3). BUMN sepenuhnya siap back up kebutuhan...