HomeCelotehSaatnya Ganjar ‘Uji Nyali’?

Saatnya Ganjar ‘Uji Nyali’?

Kecil Besar

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta para pemudik yang nekat untuk diisolasi di sebuah rumah angker di Boyolali, Jateng. Lantas, kapan saatnya Ganjar sendiri yang melakukan ‘uji nyali’?


PinterPolitik.com

Bukanlah rahasia lagi kalau masyarakat Indonesia suka banget dengan hal-hal yang berbau mistis, misteri, hingga horor. Buktinya aja, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sampai kepikiran lho buat mengembangkan konsep wisata mistis untuk menarik para wisatawan – baik mancanegara maupun dalam negeri.

Sebenarnya, nggak hanya Bang Sandi aja kok yang menyadari hal tersebut. Pasalnya, hal-hal berbau mistis juga diyakini eksis kok oleh sejumlah elemen pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Kalau nggak percaya, tanya aja ke Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung yang sempat melarang Pak Jokowi untuk berkunjung ke Kediri, Jawa Timur (Jatim). Hehe.

Mungkin nih, dari keyakinan-keyakinan mistis ala pejabat-pejabat pemerintahan – serta sebagian masyarakat, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo akhirnya mendapatkan inspirasi nih. Soalnya, di tengah larangan mudik kemarin, Pak Ganjar punya ide untuk menyediakan tempat karantina – atau isolasi – mandiri bagi para pemudik yang nekat.

Uniknya lagi, tempat karantina tersebut disediakan di tengah hutan lho. Katanya sih, tempat karantina ini bakal memberikan efek jera pada para pemudik yang tetap nekat pulang kampung karena rumah tersebut dianggap angker. Hiiii, seram.

Baca Juga: Misi Ganjar Mencari Endorse

Sinyal Kuat Retaknya Ganjar PDIP

Hmm, mungkin nih, selain dari cerita-cerita mistis lokal, Pak Ganjar ini juga sering nonton film-film horor kali ya? Kan, sering tuh di film-film – mulai dari The Conjuring (2013) sampai Pengabdi Setan (2017) – menampilkan rumah-rumah angker di tengah antah berantah sebagai setting atau tempat kejadian perkara (TKP) dari insiden-insiden gaib.

Baca juga :  Jika Ahok jadi Ketua KPK

Kalau mimin pikir-pikir sihmimin bakal nggak mudik dulu deh kalau ujung-ujungnya malah disuruh uji nyali di rumah angker selama berhari-hari. Mendingan mimin mudiknya virtual dulu aja dehHehe.

Lagian, siapa sih yang mau disuruh uji nyali pas Lebaran gitu. Kan, setan-setan udah lepas lagi tuh – mengingat bulan Ramadan udah berakhir.

Hmm, kalau Pak Ganjar kira-kira mau nggak ya disuruh uji nyali seperti itu? Kan, Pak Ganjar udah biasa tuh ‘uji nyali’ di partainya sendiri. Dengar-dengar, Pak Gubernur Jateng ini udah sering digentayangi oleh teman-teman PDIP yang kabarnya lebih mendukung Ketua DPR Puan Maharani untuk maju sebagai calon presiden (capres) pada tahun 2024 mendatang. Hehe.

Mimin sih pesan aja ke Pak Ganjar bahwa jangan dipaksa kalau memang nggak kuat. Mending berhenti dulu daripada kelelahan sampai ‘kesurupan’. Mungkin, Pak Ganjar bisa lambaikan tangan ke arah Bu Megawati Soekarnoputri. Siapa tahu kan nanti didatangi – entah untuk dibantu atau malah dimarahin? Hehe. (A43)

Baca Juga: Rayuan Maut Ganjar untuk Megawati?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?