HomeCelotehRizieq: the Next ‘Suicide Squad’?

Rizieq: the Next ‘Suicide Squad’?

Kecil Besar

Muncul usulan agar Habib Rizieq Shihab (HRS) untuk menjadi influencer vaksinasi yang digandeng oleh pemerintah, khususnya untuk vaksin AstraZeneca yang timbulkan polemik kehalalan. Apakah HRS bisa jadi the next ‘Suicide Squad’?


PinterPolitik.com

Sudah jadi tanggung jawab masyarakat apabila pemerintahnya mengalami kesulitan dalam menentukan atau menjalankan kebijakan. Biasanya, dalam sebuah demokrasi, masyarakat bisa memberikan aspirasi agar jalannya pemerintahan senantiasa sesuai dengan kepentingan rakyat.

Nah, mungkin nih, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) juga perlu diberi sejumlah masukan nih. Apalagi nih, publik lagi diramaikan dengan isu kehalalan vaksin AstraZeneca yang sempat diduga mengandung tripsin babi. Waduh, padahal, kan penting vaksin untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Tapi pihak AstraZeneca sudah memberi penegasan sih kalau vaksin mereka tidak mengandung produk turunan babi ataupun produk hewani lainnya.

Akhirnya, sebuah usulan pun datang. Salah satunya berasal dari Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi. Kata Pak Burhanuddin, inilah saatnya pemerintah menggandeng Habib Rizieq Shihab (HRS) untuk menjadi influencer untuk vaksinasi AstraZeneca lho.

Wah, apa yang dibilang oleh Pak Burhanuddin ini bisa jadi benar nih. Soalnya nih, seperti yang kita ketahui bersama, HRS ini memiliki pengaruh yang cukup besar lho. Coba aja tanya Pak Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kalau nggak percaya. Hehe.

Baca Juga: Kerumunan Jokowi vs Habib Rizieq

MUI Dibantah AstraZeneca

Hmmmimin jadi ingat dengan salah satu influencer yang ikut gelombang vaksinasi bersama Presiden Jokowi. Kalau nggak salah, ada tuh influencer yang malah datang ke pesta dengan penerapan protokol kesehatan yang minim. Lagi-lagi, kalau nggak percaya, coba tanya aja Pak Ahok. Hehe.

Tapi nih, kalau pemerintah benar menggandeng HRS, pemerintah sepertinya nggak perlu merasa khawatir kejadian serupa terulang tuh. Mengingat HRS kini tengah ditahan, nggak mungkin lah bakal datang ke pesta sambil nyanyi-nyanyi bersama di depan penonton. Upss.

Mungkin nih, pemerintahan Jokowi bisa meniru film Suicide Squad (2016) dalam menanggapi usulan vaksinasi HRS ini. Bagi yang pernah nonton, pasti tahu kalau ternyata penyelamat dunia sebenarnya di film itu justru bukan para pahlawan super, melainkan para penjahat super yang juga sebelumnya ditahan tuh.

Hmm, kenapa ya kok malah para penjahat seperti Harley Quinn, Headshot, dan El Diablo yang dipilih otoritas pemerintah guna menyelamatkan dunia melalui kelompok Task Force X? Katanya sih, karena dunia dalam bahaya gara-gara era pahlawan telah berakhir dengan kematian Superman.

Wah wah, apakah HRS ini bakal jadi semacam ‘Suicide Squad’ selanjutnya nih? Mungkinkah ada sosok “pahlawan” yang mampu menyelamatkan vaksinasi AstraZeneca oleh pemerintahan Jokowi dari bahaya ancaman polemik kehalalan? Mari kita tunggu aja lah ya kelanjutannya. (A43)

Baca Juga: Habib Rizieq Kalahkan Puan Maharani


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?