HomeCelotehRisma Ubah Kemensos ‘Jadi’ Surabaya?

Risma Ubah Kemensos ‘Jadi’ Surabaya?

Kecil Besar

“I’m not scared to be seen. I make no apologies. This is me” – Keala Settle, The Greatest Showman (2017)


PinterPolitik.com

Akhirnya, hal yang ditunggu-tunggu banyak orang terjadi juga. Setelah sejak lama berbagai pihak memberikan usulan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle pada Kabinet Indonesia Maju – karena sering marah-marah, mantan Wali Kota Solo tersebut akhirnya mengumumkan keputusan serupa.

Tepatnya pada Selasa, 22 Desember, kemarin, Pak Jokowi bersama Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin mengumumkan enam sosok baru yang bakal mengisi jabatan-jabatan menteri di Kabinet Indonesia Maju – mulai dari Tri Rismaharini (Risma) sebagai Menteri Sosial (Mensos), Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), hingga Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan (Mendag).

Dari nama-nama tersebut, tentunya yang paling banyak mendapat respons dari arek-arek Suroboyo adalah Bu Risma. Gimana nggak? Ibu satu ini kerap dijuluki sebagai emak-nya Surabaya lho.

Nggak sedikit dari mereka memuji langkah Risma untuk menjabat sebagai Mensos lho. Namun, nggak dipungkiri ada juga dong yang melontarkan kritik terhadap rekam jejak beliau sebagai Wali Kota di Surabaya.

Selain disambut baik oleh sejumlah pihak, Bu Risma dikabarkan langsung menyusun sejumlah agenda kebijakan lho. Salah satunya adalah memperbaiki data dan penyaluran bantuan sosial (bansos). Bahkan nih, penyaluran bakal disalurkan via transfer bank lho.

Baca Juga: Jadi Mensos, Risma ‘Kalahkan’ Ahok?

Wajah Baru di Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Nah, menariknya nih, sejumlah pihak menilai kalau Bu Risma ini perlu ninggalin gaya kepemimpinannya kala di Surabaya lho. Bahkan, Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari menilai kalau emosi Bu Risma bisa aja jadi kelemahan lho.

Hmmemang sih Bu Risma ini terkenal kalau marah bisa bikin panik orang-orang satu gedung. Bisa-bisa, mereka-mereka yang ada di kantor Kementerian Sosial (Kemensos) ini dapat gebrakan meja dan bentakan ala Bu Risma.

Tapi nih, terlepas dari kemungkinan adanya marah-marah di kantor Kemensos ini, ada lelucon yang bilang kalau gaya kepemimpinan lainnya dari Bu Risma juga bakal terbawa lho. Seperti yang kita ketahui, Surabaya kini dikenal sebagai kota dengan taman yang berisikan tanaman-tanaman indah nan mahal – seperti Tabebuya dan Jacandara.

Coba lihat aja gimana Taman Surya, Balai Kota Surabaya, dan sekitarnya. Isinya pasti tanaman-tanaman hias dengan harga jutaan yang mungkin nggak bisa ditemukan tuh di jalan-jalan Jakarta.

Wah, kalau gitu, apa Bu Risma bakal ngerombak tamannya Kemensos juga nggak ya? Hmm, kalau benar kantor Kemensos bakal ramai tanaman hias yang bagus, bisa-bisa Kemensos bakal berprestasi terus dong – sebagai kantor pemerintahan yang paling bersih dan indah kala lomba kemerdekaan setiap 17 Agustus. Hehe. (A43)

Baca Juga: Jadi Mensos, Risma ‘Tiru’ Khofifah?

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?