HomeCelotehMenag Yaqut Butuh GPS?

Menag Yaqut Butuh GPS?

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas minta diingatkan apabila belok-belok. Apa mungkin Gus Yaqut butuh sebuah GPS?


PinterPolitik.com

Bagi banyak orang, hari ulang tahun merupakan momen yang patut diperingati sebagai penanda akan terus berjalannya waktu dan perkembangan diri. Tidak jarang hari ulang tahun (atau hari lahir) juga menjadi saat yang tepat kala orang-orang terdekat kita berkumpul dan memberikan doa yang terbaik bagi kita.

Nah, perayaan hari ulang tahun seperti ini nggak hanya berlaku buat orang per orang aja lho, melainkan juga bagi suatu kelompok seperti organisasi masyarakat (ormas). Salah satu ormas yang baru saja merayakan hari lahirnya (harlah) adalah Nahdlatul Ulama (NU).

Sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia, bukan nggak mungkin akan ada banyak pihak yang memberikan doa yang terbaik bagi NU. Bahkan, banyak pejabat dan partai politik – mulai dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga PDIP – turut memberikan ucapan selamat.

Tentunya, nggak ketinggalan juga para pejabat yang memiliki afiliasi yang dekat dengan ormas itu sendiri, yakni Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas – atau biasa dipanggil Gus Yaqut. Ucapan selamat ini sempat dicuitkannya melalui akun Twitter miliknya.

Nggak hanya ucapan, Gus Yaqut juga memberikan sepatah dua patah kata dalam kegiatan perayaan harlah ke-95 tersebut secara virtual. Kata Pak Menag, beliau mendedikasikan diri untuk ormas yang menaunginya tersebut.

Bahkan, Gus Yaqut juga meminta agar para ulama NU tetap memberikannya support selama menjadi Menag ke depannya. Tidak tanggung-tanggung, Menag Yaqut juga minta diingatkan apabila dirinya belok-belok.

- Advertisement -

Baca Juga: Menag Yaqut dan Bayang Cuan AS

Knives Inside Jokowi Prabowo Megawati

Waduh, jangan sampai lah Pak Menag belok-belok. Kan, posisi Menag bukan arena balapan. Nanti, kalau terus belok-belok, bisa-bisa Gus Yaqut jadi drift king ala Fast & Furious tuhHehe.

Hmm, biar nggak belok-belok, Gus Yaqut perlu nih untuk menggunakan aplikasi-aplikasi maps. Kan, sekarang udah ada banyak tuh aplikasi ponsel pintar, seperti Google Maps, Apple Maps, hingga Waze.

Baca juga :  Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Wah, apa mungkin Gus Yaqut ini berharap agar para ulama bisa jadi semacam Global Positioning System (GPS) yang mampu menunjukkan arah bagi Pak Menag bila salah belok ya? Kadang, sulit juga tuh mengemudi sambil memerhatikan peta dalam satu waktu. Hehe.

Ya, terlepas dari persoalan belok-membelok dari Pak Menag ini, semoga saja Gus Yaqut bisa juga menjadikan visi dan misi presiden sebagai GPS-nya ya. Kan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga berkali-kali mengingatkan perihal ini.

Apalagi nih, Kementerian Agama (Kemenag) dulu sempat dapat julukan sebagai salah satu kementerian yang terkorup lhoHayo, siapa yang masih ingat kasus yang menimpa mantan Ketua Umum (Ketum) PPP Muhammad Romahurmuziy? Hehe. (A43)

Baca Juga: Menag Yaqut ‘Butuh’ Deddy Corbuzier?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

- Advertisement -

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

More Stories

Mahathir Bisa Buat Jokowi Terganggu?

Eks-PM Malaysia Mahathir Mohamad sebut Kepulauan Riau harusnya diminta oleh Malaysia. Apa Mahathir ingin ganggu pemerintahan Jokowi?

Bukan Jokowi, Tapi Gibran?

Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang kini jabat Wali Kota Solo tarik perhatian para elite politik, seperti Prabowo dan Megawati.

Biden Paksa Jokowi Beli Senjata?

Presiden AS Joe Biden sebut siap bela Taiwan bila diserang Tiongkok. Apakah ini bisa jadi cara Biden "paksa" Jokowi beli senjata?