HomeCelotehMahfud Terjebak Ramalan Moeldoko?

Mahfud Terjebak Ramalan Moeldoko?

“(Pemerintah dapat) informasi intelijen. Kita sudah punya siapa bertemu siapa, ngomong apa, di mana, itu ada. Dan sekarang mulai ditangkap-tangkap, dan masih akan berlanjut”. – Mahfud MD, Menko Polhukam


PinterPolitik.com

Tuduhan bahwa demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja ditunggangi pihak tertentu emang tengah jadi isu yang dilempar pemerintah ke masyarakat. Sayangnya, belum ada pernyataan resmi terkait siapa yang sebetulnya dituduh menunggangi demo tersebut.

Yang terlihat saat ini adalah aparat menangkap beberapa tokoh dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia alias KAMI dengan tuduhan pelanggaran terhadap UU ITE. Hal ini memang sempat menimbulkan spekulasi bahwa kelompok ini adalah salah satu yang dituduh pemerintah berada di belakang demo tersebut.

Nah, terkait persoalan tunggang-menunggang ini, Menko Polhukam Mahfud MD angkat bicara dan menyatakan bahwa pihak yang menunggangi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja yang berujung ricuh akan terus ditangkap. Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum sudah memiliki informasi intelijen.

Beh, bakal ngeri-ngeri sedap nih kalau pernyataannya sudah begini.

Seperti disebutkan sebelumnya, sejauh ini telah ada  8 anggota KAMI yang telah ditangkap aparat kepolisian. Dua di antaranya adalah Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat.

Menurut Mahfud, penangkapan masih akan terus berlanjut dan ia sudah menginstruksikan kepada kepolisian untuk menindak pihak-pihak yang diduga menjadi dalang kerusuhan agar diproses secara hukum. Tidak ada kompromi terhadap para pelaku!

Wih, Pak Mahfud makin lama makin terdengar otoriter nih. Uppps.

- Advertisement -

Tapi, sebetulnya, jika bicara soal KAMI dan konteks demo penolakan UU Cipta Kerja yang berujung ricuh, ini kayak jadi pembuktian kata-kata yang diucapkan oleh Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko beberapa waktu lalu.

Buat yang belum tahu, Moeldoko emang sempat memperingatkan KAMI secara khusus dan meminta kelompok tersebut untuk tidak main-main dengan konteks stabilitas politik nasional. Pernyataan itu disampaikan jauh sebelum kericuhan demo UU Ciptaker loh.

Baca juga :  The Gorden Project

Wih, ini Pak Moeldoko udah bisa ngeramal nih ceritanya, bahwa KAMI akan jadi kubu yang dituduh menunggangi demo UU Ciptaker. Berasa kayak cerita tentang Old Mother di film 10,000 BC yang punya kemampuan melihat masa depan. Uppps.

Tapi canggih juga ya informasi intelijennya Pak Moeldoko.

Yang jelas, gara-gara “ramalannya” Pak Moeldoko itu, kini Pak Mahfud jadi terjebak dalam narasi tangkap-menangkap. Kan jadi terlihat kayak pemimpin yang otoriter. Walaupun tujuan utamanya penegakan hukum sih, jadi nggak ada salahnya juga.

Hmm, menarik untuk ditunggu, siapa selanjutnya yang bakal ditangkap-tangkapin sama Pak Mahfud. Uppps. (S13)

spot_img

#Trending Article

Jaksa Agung, Terobosan atau Cari Perhatian?

Jaksa Agung ST Burhanuddin akan menerbitkan surat edaran (SE) untuk melarang terdakwa di persidangan tiba-tiba mendadak religius dengan menggunakan atribut keagamaan. Apakah ini sebuah...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Jika Andika Hadapi Invasi IKN

Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto sebut IKN Nusantara rentan bila kena invasi. Sementara, Panglima TNI Andika sebut alutsista masih kurang.

Erdoğan, Anak ‘Nakal’ di NATO?

Meski Amerika Serikat (AS) dukung bergabungnya Finlandia & Swedia ke NATO, Erdoğan di Turki bersikeras menolak. Apa Turki anak 'nakal' NATO?

Gibran Pilih Ganjar atau Jokowi?

Presiden Jokowi sudah memperbolehkan tidak menggunakan masker di area terbuka. Menariknya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka justru meminta tidak terburu-buru dan masih menunggu...

Cak Imin Belah Dua NU?

Dalam akun Instagram @cakiminnow, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sempat mengunggah kaos bertuliskan “Warga NU Kultural Wajib ber-PKB, Struktural, Sakarepmu!”. Apakah...

Puan Maharani Melawan Takdir?

Ketua DPR RI Puan Maharani sebut karier politiknya bisa seperti sekarang bukan karena semata cucu Soekarno. Apa Puan melawan takdir?

Ada Apa dengan Puan dan Mikrofon?

Ketua DPR RI Puan Maharani dikabarkan kembali matikan mikrofon ketika terjadi interupsi. Kali ini, giliran politikus PKS bernama Amin AK.

More Stories

Ini Alasan Anies Kalahkan Prabowo

Sekitar 23 ribu jemaat menghadiri Sholat Idul Fitri di Kawasan Jakarta International Stadium (JIS) sepekan yang lalu. Sebagai stadion yang dibangun di era kekuasaan...

Jokowi, Luhut dan Political Amnesia

Kunjungan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan ke pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla mencuri perhatian banyak pihak. Selain karena pertemuannya dengan orang terkaya di dunia...

Jokowi dan The Blood Oil of Russia

Di tengah perang yang terjadi antara Ukraina dan Rusia, isu energi menjadi salah satu konsen utama. Ini karena Rusia jadi produsen minyak terbesar ketiga...