HomeCelotehKonspirasi Besar di Kebakaran Kejagung?

Konspirasi Besar di Kebakaran Kejagung?

Sebuah kisah yang besar dengan banyak lubang di alur ceritanya. Semakin lama disimpan, akan semakin mengundang semesta untuk membiarkannya terbuka. Ya, itu seperti kisah Jay Garrick – manusia cepat alias speedster yang akhirnya ketahuan sebagai musuh utama The Flash.


PinterPolitik.com

Kasus kebakaran yang menimpa gedung Kejakasaan Agung RI mulai memasuki babak baru. Pasalnya, dalam keterangan terbarunya pihak kepolisian menyatakan kebakaran tersebut diduga kuat bukan disebabkan hubungan arus pendek, melainkan dari open flame alias api terbuka.

Intinya, besar kemungkinan kebakaran ini melibatkan tindakan pidana. Kesimpulan itu didasarkan pada hasil penyelidikan tim kepolisian atas temuan di tempat lokasi kejadian dan pemeriksaan terhadap 131 orang saksi. Wih, banyak juga tuh saksinya.

Yang jelas, kesimpulan yang dibuat oleh kepolisian ini bikin kasus ini makin ngeri-ngeri sedap. Bukannya gimana-gimana ya, saat gedung tersebut terbakar, sempat muncul spekulasi di masyarakat yang mengaitkan dugaan keterlibatan seorang jaksa dalam eksekusi kasus hukum terkait Djoko Tjandra. Ini udah ditulis oleh beberapa media besar loh.

Tapi, tuduhan alias spekulasi yang demikian memang wajar aja muncul. Soalnya sangat sulit cuy untuk gedung seperti Kejaksaan Agung itu terbakar. Yang kita bicarakan ini adalah gedung pusat penegak hukum di negara ini.

This building harusnya tidak akan bisa dengan mudah terbakar. Statusnya tuh sama kayak Mabes Polri, Mabes TNI, atau bahkan Istana Negara. Artinya, jika sampai terbakar, banyak pertanyaan bisa saja muncul di sana.

Walaupun demikian, Kejaksaan Agung sendiri membantah spekulasi yang tersebar di masyarakat tersebut. Otoritas Kejagung menyatakan bahwa berkas-berkas penting, termasuk berkas kasusnya Djoko Tjandra, tidak ikut terbakar.

Adapun saksi-saksi yang sudah diperiksa adalah petugas kebersihan, office boy, pegawai Kejagung, sejumlah jaksa, serta sejumlah ahli kebakaran dan pidana. Polri juga telah mengamankan rekaman CCTV di gedung tersebut, serta sisa-sisa kebakaran yang mengarah pada kemungkinan pelaku tertentu.

Baca juga :  Hadi dan Seragam "Militer" ATR/BPN
- Advertisement -

Hmm, kalau nggak salah, orang yang terbukti melakukan pembakaran bisa dihukum 12 hingga 15 tahun penjara loh. Apalagi ini yang dibakar gedung Kejaksaan Agung.

Tapi, yang bikin banyak tanda tanya muncul juga adalah terkait cepatnya kebakaran itu menyebar dan terjadi. Well, kalau lihat video-videonya, tau-tau aja api udah gede banget. Berasa kayak ada yang “mengendalikan” gitu. Uppps.

Jadi makin mirip kayak kisah Firestorm di serial The Flash. Buat yang belum tahu, Firestorm adalah superhero yang punya kemampuan mengendalikan dan menggunakan api sebagai senjata. Mirip-mirip juga sih sama para pengendali api di serial Avatar.

Apapun itu, semoga kepolisian bisa segera menemukan jawaban atas berbagai pertanyaan dan spekulasi masyarakat. Dan kalau bisa, kasus ini juga harus dibuka secara terang benderang ke hadapan publik. Menarik buat ditunggu nih. (S13)

spot_img

#Trending Article

Ceker Ayam, Rahasia Kemajuan Tiongkok?

“Kami berusaha menyerap kenaikan harga komoditas ini, dengan memanfaatkan seluruh bagian ayam. Itu berarti menggunakan setiap bagian ayam, kecuali bulunya, kurasa.” – Joey Wat, CEO...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Melacak Arah Petir Brigadir J?

“CCTV harus diuji. Kenapa harus diuji? Pertama CCTV sudah disambar petir. Maka kalau tiba-tiba CCTV ketemu kembali, harus dibikin acara dengan petir, kapan petir...

Anies Ikuti Jejak Soekarno?

“Perubahan nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat, dilakukan agar Rumah Sakit ikut ambil peran dalam pencegahan penyakit, sekaligus mempromosikan hidup sehat.” – Anies Baswedan,...

Jokowi Kameo Pilpres 2024?

“Yang paling sering kalau ke kondangan. Bahkan saat nyumbang ke Surabaya, ada yang bilang kalau ada tamu Pak Presiden lagi blusukan. Bahkan ada yang rebutan...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Sambo Tidak Selincah Ninja Hatori?

“Kalau naik gunung itu, pijakan kakinya harus kuat. Jangan mengandalkan tarikan orang di atas. Kekuatan diri sendiri yang membawa kita ke atas.” – Brigjen...

Anies-AHY Kawin Paksa?

“Tentu proses membangun chemistry antara satu dan yang lain penting, bukan kawin paksa,” - Willy Aditya, Ketua DPP Partai NasDem PinterPolitik.com Siapa yang tidak kenal dengan Siti...

More Stories

Punya Kominfo, Nasdem 3 Besar di 2024?

Pertarungan antara PDIP dan Nasdem diprediksi akan makin menajam jelang Pilpres 2024. Selain benturan kepentingan terkait tokoh yang kemungkinan besar akan didorong sebagai kandidat...

Luhut dan Ekonomi Orang Kaya

Persoalan ekonomi kini menjadi pekerjaan rumah yang tengah dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, di tengah ancaman krisis yang mengancam, Menko Marves Luhut...

Anies dan Pemimpin Yang Diciptakan

Jelang Pilpres 2024, banyak pihak yang mulai berlomba-lomba mendorong tokoh-tokoh yang dianggap populer dan mampu menarik hati masyarakat. Sayangnya, Indonesia masih terjebak pada kondisi...