HomeCelotehJokowi Was-Was 2021 Ganti Presiden?

Jokowi Was-Was 2021 Ganti Presiden?

Kecil Besar

“RR yg rational sering diberi nasehat Gus Dur: ‘Ada banyak hal diluar rasionalitas (beyond rationality)’. Buat RR sulit percaya dengan ramalan ini. Tapi kok indikasi riilnya ngarah?” – Rizal Ramli, ekonom senior


PinterPolitik.com

Ramalan. Bukan lamaran loh ya. Ini beda posisi huruf “L” dan “R”. Ibarat kalau main PlayStation, tombol kiri dan kanan alias R dan L nya nggak boleh ketuker.

Tapi, ramalan soal lamaran boleh juga tuh, buat kamu yang berharap-harap cemas soal kepastian hubunganmu dengan si dia yang belakangan pas mulai Covid-19 mulai sulit bertemu. Eaaa eaaa. Hehehe. Ini tulisan tentang apaan sih. Uppps.

Ah ya, ramalan.

Bagi orang-orang yang menyubut dirinya “super rasional”, ramalan adalah kemustahilan karena waktu bergerak linear dan tak ada yang bisa memprediksi sesuatu yang akan terjadi di masa depan. Kecuali orang itu Gamamaru alias tetua katak yang ada di serial Naruto Shippuden. Doi emang diceritakan sakti karena bisa meramal soal masa depan.

Baca Juga: Huawei, Rintangan Jokowi dan Biden?

Sedangkan, bagi orang-orang yang percaya tentang metafisik, atau kekuatan-kekuatan transendental, ramalan adalah sebuah keniscayaan. Di dalam agama misalnya, sangat banyak kisah tentang ramalan. Sementara dalam catatan sejarah ada tokoh-tokoh macam Nostradamus yang disebut bisa meramalkan apa yang terjadi di masa depan.

Nah, soal ramalan ini lagi jadi pergunjingan hangat dalam politik Indonesia loh. Soalnya, baru-baru ini ada seorang peramal bernama Mbak You yang menyebutkan bahwa kondisi politik di 2021 bisa memanas.

Bahkan, nggak tanggung-tanggung cuy, doi meramal bahwa di 2021 bisa saja terjadi pergantian presiden. Wih, bukannya Pilpres baru akan terjadi di 2024 ya? Pak Jokowi juga baru setahun menjabat di periode keduanya.

Baca juga :  Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Makanya, ramalan Mbak You ini menarik perhatian banyak orang. Salah satunya adalah mantan Menko Kemaritiman di periode pertama kekuasaan Jokowi, the one and only Pak Rizal Ramli. Doi menyebut dirinya sebagai orang yang rasional, tapi melihat ramalan Mbak You ini bisa saja terjadi.

Sampai pakai kutipan dari Gus Dur segala yang bilang bahwa kadang-kadang ada hal-hal yang terjadi di luar rasionalitas.

Wih, jadi Pak Jokowi kudu berhati-hati atau gimana nih? Soalnya, kalau beneran 2021 ganti presiden, bakal ada chaos yang terjadi loh di negara ini.

Hmm, mungkin perlu untuk dilihat dari berbagai sudut pandang nih ramalannya Mbak You. Lha wong banyak ramalan kayak kiamat di 2012 nggak terjadi kok. Tapi, tetap kudu waspada Pak Jokowi. Yang tidak puas pada pemerintah semakin banyak. (S13)


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

More Stories

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Menyikap Tubir Milbus

Pengangkatan purnawirawan sebagai Komisaris Utama PT Bukit Asam beberapa hari lalu melengkapi pola yang sudah terbentuk: Dirut MIND ID dari AU, Dirut PT Timah dari AD, Dirut Antam dari AD. Tiga perusahaan tambang negara paling strategis kini sama-sama dipimpin figur berlatar militer. Bercanda pun terasa pas — jurusan tambang terbaik Indonesia sepertinya ada di Akademi Militer.