HomeCelotehJokowi Mau Nyapres Lagi?

Jokowi Mau Nyapres Lagi?

Kecil Besar

“Qodari benar. Imajinasi masyarakat Indonesia tentang kepemimpinan nasional tetap Jokowi dan Prabowo. Menyatukan keduanya di 2024 akan membuat Indonesia aman, damai dan sejahtera, Insyaallah. Hidup Jokowi-Prabowo 2024. Yes, yes, yes. Salam 3 periode”. – M. Qodari, Direktur Eksekutif Indo Barometer


PinterPolitik.com

Wacana Jokowi 3 periode emang nggak ada matinya ya. Padahal jelas-jelas dalam aturan perundang-undangan, jika sudah menjabat 2 kali, maka seseorang tidak bisa lagi mencalonkan diri. Tapi ya wacana ini tetap saja bergulir.

Apalagi, survei calon presiden yang diselenggarakan Litbang Kompas pada April 2021 menunjukkan bursa pencapresan masih diisi oleh nama-nama lama. Survei itu menunjukkan, ada 11 nama yang diutarakan responden saat ditanyakan soal tokoh yang paling layak menjadi presiden jika pemilihan presiden dilakukan saat ini.

Menariknya, berdasarkan hasil survei itu, 24 persen responden masih memilih Presiden Jokowi saat ditanya siapa capres yang akan dipilih jika pilpres digelar pada saat ini. Iyess, milih Pak Jokowi cuy. Dan doi jadi yang paling tinggi perolehan suaranya.

Baca Juga: Siasat Cak Imin Capres 2024?

Padahal, Pak Jokowi secara aturan emang udah nggak bisa maju lagi loh di Pilpres mendatang. Doi udah dua periode berkuasa dan itu adalah batasannya.

Makanya, yang patut dipertanyakan nih lembaga surveinya. Kenapa orang yang jelas-jelas nggak bisa lagi dicalonkan, justru namanya masih ditanyakan pada responden? Sekalian aja nanya masyarakat mau milih Pak SBY lagi atau nggak. Uppps.

Bukannya gimana-gimana ya, dengan menempatkan nama Jokowi dalam list, kan kasihan nama Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jadi tergeser ke urutan dua dengan elektabilitas 16,4 persen. Uppps.

Adapun daftar lengkap hasil survei itu selanjutnya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan elektabilitas 10 persen, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 7,3 persen, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama 3,1 persen, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dapat 3,3 persen.

Baca juga :  Jokowi: Saya akan Lawan! Part 2

Lalu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 3,3 persen dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 3,4 persen. Sisanya ada di bawah 3 persen untuk tokoh-tokoh yang lain.

Hmm, apapun itu, yang jelas dengan survei yang kayak gini bikin Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari jadi bahagia. Soalnya doi yang ikut menggembar-gemborkan wacana Jokowi 3 periode. Hadeh.

Berasa kayak Odin yang tak ingin turun tahta atau tak yakin pada penerusnya. Uppps. Ini di kisah Thor loh ya, bukan soal Pak Jokowi. Hehehe. (S13)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Sandi Galau Jokowi Makin Sakti

“Berikan tubuhmu sebanyak mungkin nutrisi supaya kuat, sehat dan bertenaga. Jika tubuh sudah kuat, sehat dan bertenaga, maka silahkan lanjutkan perlawanannya.” PinterPolitk.com Sandiaga Salahuddin Uno menyambut...

Pemimpin Idaman Versi Jokowi-Sandi

"Cita-cita demokrasi kita lebih luas, tidak saja demokrasi politik, melainkan juga demokrasi ekonomi. ~Bung Hatta PinterPolitik.com Dalam acara deklarasi dukungan dari alumni sejumlah kampus beberapa waktu...

Masa Suram Budiman Sudjatmiko dkk.

“Orang tua, pandanglah kami sebagai manusia. Kami bertanya, tolong kau jawab dengan cinta,” – Iwan Fals, Bongkar Pinterpolitik.com Mahasiswa bergerak. Ribuan mahasiswa  di seluruh penjuru negeri...

Anas Urbaningrum Segera Tantang SBY?

Baliho Anas Urbaningrum tiba-tiba terpasang di dekat Cikeas. Apakah mungkin Anas segera tantang SBY selepas bebas dari penjara?

Soal Gaji, Jurus Kamehameha Sandi

“Kau tidak akan pernah menang jika bergantung pada teknik orang lain, dan itu sangat tidak berguna bagi musuhmu”. – Son Goku PinterPolitik.com Anak-anak era 1990-an pasti...

Hantu Itu Bernama Esemka

Ia muncul di jalanan kota Solo. Warnanya putih seperti hantu, dengan kaki-kaki yang kokoh nan digdaya seperti namanya. Tapi, kok kayak pernah lihat di...

More Stories

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Komprador Gurita Batu Bara

Pemadaman listrik bergilir kembali menghantui sejumlah wilayah Indonesia. Di baliknya, PLN menghadapi defisit 20 juta ton batu bara yang belum dikontrak dari total kebutuhan 154 juta ton per tahun. Menteri Bahlil sempat membantah, namun tim koordinasi darurat sudah dibentuk — tanda masalah ini lebih serius dari yang diakui.

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...