HomeCelotehBiden Bikin Circle Sendiri?

Biden Bikin Circle Sendiri?

Kecil Besar

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menggelar rapat darurat dengan pemimpin-pemimpin negara anggota G7 – seperti Kanada, Italia, Jerman, Prancis, Britania (Inggris) Raya, dan Jepang – di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 16 November 2022 lalu.


PinterPolitik.com

“Kita selalu berpendapat, kita ini yang terhebat” – Sheila On 7, “Sahabat Sejati” (2000)

Hayoo, siapa yang nggak tahu siapa itu Sheila On 7? Hampir semua pasti tahu lah ya siapa Sheila On 7. Paling nggak, kita pernah mendengar lah ya nama band yang beberapa waktu lalu kabarnya berhasil menjual seluruh tiket konser mereka itu.

Ada salah satu lagu yang cukup membuat kita mengenang masa-masa sekolah. Lagu tersebut adalah “Sahabat Sejati” (2000). Mungkin, lagu itulah yang kerap muncul di acara-acara perpisahan sekolah.

Nah, di lagu itu, ada potongan lirik yang mungkin kerap jadi pengalaman mereka saat masih duduk di bangku sekolah. “Kita selalu berpendapat, kita ini yang terhebat,” begitu nyanyi Akhdiyat Duta Modjo yang merupakan vokalis dari band Sheila On 7.

Apa yang dilontarkan oleh Mas Duta tiap bawa-in lagu nggak dipungkiri memang menjadi hal yang lumrah di lingkungan sekolah. Hayoo, siapa yang dulu bangga banget ketika bisa jadi anak yang populer di sekolah – bahkan sampai terkenal di sekolah-sekolah lainnya?

Nggak jarang, bahkan, anak-anak populer ini berkumpulnya pun dengan anak-anak yang juga populer. Hmm, mungkin, perkumpulan mereka ini semacam geng yang isinya anak-anak gaul kali ya?

Namun, sadar atau nggak, kecenderungan untuk berkelompok ini tidak hanya ada di lingkungan sekolah aja lho, melainkan juga lingkungan-lingkungan lain seperti politik luar negeri. Gimana nggak? Ini terjadi juga lho di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November 2022 kemarin.

Baca juga :  Golkar, Chandradimuka The Fixer?
Geng Tujuh G7 Kumpul Sendiri

Pas Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sibuk-sibuknya ngurusin tamu-tamunya KTT G20, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengadakan rapat darurat dengan negara-negara anggota G7 seperti Kanada, Italia, Jerman, Prancis, Britania (Inggris) Raya, dan Jepang. Katanya nih, ini sampai membuat Pak Jokowi dan delegasi-delegasi negara lain menunggu.

Nggak sekali ini aja, AS dan negara-negara sekutunya pun juga bikin semacam circle sendiri di pertemuan Menteri Perdagangan (Mendag) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) pada Mei 2022 kemarin. Kala itu, AS, Jepang, dan Australia malah walk-out dari rangkaian pertemuan itu.

Hmm, kenapa ya AS dan kawan-kawannya ini suka bikin circle sendiri? Mungkin nih, kalau dibandingkan dengan anak sekolah atau kuliah yang suka bikin acara atau kegiatan, mereka ini semacam forum dalam forum yang merasa berkuasa untuk mengatur sendiri nih.

Ini jelas terlihat dari bagaimana negara-negara G7 memiliki pengaruh yang luas dalam mengatur jalannya rezim-rezim internasional. Mengacu pada tulisan PinterPolitik.com yang berjudul Jokowi-Putin Bangun Poros Baru?, dijelaskan bahwa G7 merupakan organisasi internasional yang memiliki pengaruh luas dalam menentukan agenda-agenda global.

Hmm, gimana nih, Pak Biden? Masa suka bikin circle sendiri? Katanya mau bersaing pengaruh nih sama rivalnya, yakni Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Hmm, kalau terkesan ekslusif ala geng anak populer gitu, apa nggak malah makin dijauhin, Pak Biden? Hehe. (A43)


spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?