HomeCelotehAmankah Portal Aduan Johnny G. Plate?

Amankah Portal Aduan Johnny G. Plate?

“They wanted me gone.” – Edward Snowden, Whistleblower


 PinterPolitik.com

Saat ini pemerintah lagi gencar buat membasmi radikalisme. Tentunya kita semua udah denger soal wacana Fachrul Razi mengenai pelarangan celana cingkrang dan cadar bagi ASN Kemenag. Nah sekarang Kemenkominfo ngeluarin portal aduan buat ASN.

Katanya sih tujuan utamanya memang untuk menghalau pengaruh radikalisme pada lingkup abdi negara. Jadi kalau ada ASN yang bau-baunya terjerumus ke dalam pergaulan radikal, masyarakat bisa ngelaporin ASN bandel tersebut ke www.aduanasn.id.

Memang banyak pihak yang cukup khawatir terkait kebijakan ini, terutama mengenai kebebasan bereksperesi di media sosial bagi para ASN. Sudah pekerjaan melelahkan, masa mereka gak boleh curhat di media sosial. Tujuan utama media sosial kan memang itu. Agaknya sekarang ASN sudah senasib sama media. Welcome to the club ya!

Tapi hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah masalah keamanan dari para pengadu “whistleblower”.  Pak Johnny G. Plate ini punya mekanisme perlindungan ga bagi para pengadu? Kasian dong kalo mereka memberanikan diri sekaligus memberanikan nyawa.

Selain itu, kebijakan baru ini berpotensi untuk terjadi salah lapor dan salah tangkap. Memang pengaduan harus berdasarkan bukti empiris tapi kan orang Indonesia tau sendiri, foto editan aja bisa dibilang asli. Ntar takutnya kayak litsus jaman Orde Baru lagi.

Coba bayangin kalo ada ASN pake celana cingkrang ke kantor, masak mau langsung dilaporin? Gimana kalo dia kurang bahan karena belum bisa beli. ASN juga ga sejahtera-sejahtera banget sih. Bisa aja ternyata ASN tersebut fansnya Michael Jackson. Tapi aneh juga kalo sampe cosplay ke kantor.

- Advertisement -

Kemudian juga jika ASN tersebut miara jenggot yang tebal, apa langsung otomatis terpapar radikalisme? Kan engga juga. Kalo ternyata dia fans musik metal bagaimana? Komunitas genre tersebut kan tersebar luas.

Agaknya kebijakan pengaduan ini perlu disempurnakan. Selain masalah keamanan data, potensi salah lapor dan salah tangkap juga perlu diperhatikan. Jadi Pak Johnny jangan main luncurkan aja, proteksinya mana? (M52)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Puan "Farming" Honoris Causa?
spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP Bakal Gabung KIB?

“Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini (Al Rihla)” – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar PinterPolitik.com Demam Piala Dunia 2022 Qatar rupanya...

Saatnya Ganjar Balas Jasa Puan?

“Ganjar itu jadi Gubernur (Jateng) jangan lupa, baik yang pertama dan kedua itu, justru panglima perangnya Puan Maharani,” –   Said Abdullah, Ketua DPP...

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

Ada “Udang” di Balik Relawan Jokowi?

“Saya di dalam sana. Jadi saya tahu perilakunya satu-satu. Kalau Anda bilang ada dua faksi sih tidak, berfaksi-faksi. Ada kelompok yang tiga periode, ada kelompok...

Membaca Pengaruh Jokowi di 2024

Lontaran ciri-ciri pemimpin yang pikirkan rakyat seperti kerutan dan rambut putih dari Jokowi jadi perbincangan. Inikah cara Jokowi relevan di 2024?

Saatnya Jokowi Tinggalkan Relawan “Toxic”?

“Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak” –  Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  PinterPolitik.com Si vis...

More Stories

Gerindra-PKS Tega Anies Sendiri?

“Being alone is very difficult.” – Yoko Ono PinterPolitik.com Menjelang pergantian tahun biasanya orang-orang akan punya resolusi baru. Malah sering kali resolusi tahun-tahun sebelumnya yang belum...

Ada Luhut, Langkah Bamsoet Surut?

“Empires won by conquest have always fallen either by revolt within or by defeat by a rival.” – John Boyd Orr, Scottish Physician and...

Balasan Jokowi pada Uni Eropa

“Negotiations are a euphemism for capitulation if the shadow of power is not cast across the bargaining table.” – George P. Shultz PinterPolitik.com Sekali-kali mari kita...