HomeBelajar PolitikMulan Jameela Menangis Salah Siapa?

Mulan Jameela Menangis Salah Siapa?

Kecil Besar

“Pemikiran adalah bayangan dari perasaan kita yang selalu lebih gelap, lebih kosong, dan lebih sederhana.”


PinterPolitik.com

[dropcap]I[/dropcap]im, kasihan ya Ahmad Dhani dijatuhi vonis 1 tahun 6 bulan penjara karena kasus ujaran kebencian. Weleh-weleh.

Lah, kenapa harus dikasihani? Harusnya kamu tuh kasihan sama masyarakat desa yang belum mendapatkan akses listrik, internet dan belum dapat peremajaan jalan dari pemerintah!

Hmm, iya juga sih, tapi kayaknya kalau masalah akses internet harusnya bersyukur deh Im.

Kok bisa?

Iya, kalau dapat akses internet, kasihan mereka, jadi tahu buruknya kinerja pemerintah. Eh buruknya itu kalau kita bandingin sama negara maju ya, contohnya Inggris, Amerika Serikat atau enggak usah jauh-jauh deh, tuh kayak Singapura aja minimal. Wkwkwk.

Wah cerdas kamu bro ngelesnya! Ahahay. Eh tapi ngomong-ngomong soal Ahmad Dhani, kenapa elu kasihan sama doi? Alasan kamu apa? Karena doi masih punya anak dan istri? Atau apa nih alasannya?

Hmm, iya Im, itu jadi salah satu alasan saya kasihan sama doi. Apalagi ya pas istrinya Dhani, Mulan Jaameela nyanyiin lagu “Kangen” di salah satu acara televisi nasional Im. Uuuu, pokoknya sedih banget deh! Ckckck.

Iya sih, kasihan. Tapi mau gimana lagi bro? Walaupun negara kita ini menganut paham demokrasi, tapi kalau sudah berkaitan dengan hukum ya harus terima konsekuensi dong. Intinya mah kalau sudah begini, jadikan pelajaran aja bro, biar enggak terulang lagi untuk siapa pun dan kapan pun. Betul apa betul?

Hmm, tapi Im, kalau menurut saya nih Dhani tuh enggak salah-salah banget kok. Kamu tahu enggak siapa yang sebenarnya salah?

Lah gimana? Emang siapa nih yang harusnya disalahkan dalam kasusnya Dhani?

Iya yang salah itu Fahri Hamzah, Fadli Zon, dan rekan-rekan di DPR Im. Share on X
Baca juga :  The One-Man Band

Waduh kok bisa?

Wah masa gini aja enggak tahu Im. Makanya banyakin buka medsos Im. Kalau katanya meme di medsos sih DPR yang salah. Coba mereka enggak buat UU ITE yang sekarang menjerat Dhani, pasti doi bisa bebas kayak burung di luar sangkar. Wkwkwk.

Bodo amat bro! (G35)

 

 

 

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_img

#Trending Article

Waspada 3 “Kingdoms” of Jokowi?

Tiga provinsi, satu pola — kala gelar adat Jokowi di Lampung ternyata cuma puncak gunung es dari strategi politik yang lebih besar. 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Aldi-Saldi: Hakim Mazhab “Dissenters”?

Vonis Nadiem Makarim menghadirkan sorotan pada Andi Saputra, hakim yang berbeda pendapat dari mayoritas. Apakah ia sekadar anomali, atau bagian dari tradisi “Mazhab Dissenters” seperti Saldi Isra?

Menanti Lahirnya Hoegeng Muda di Bhayangkara

Sehari sebelum pemakamannya Februari lalu, keluarga Hoegeng memutar rekaman pesan terakhir istrinya, dan Kapolri menyebutnya wasiat bagi seluruh anggota Polri. Delapan dekade lalu, institusi ini sudah menerima wasiat serupa dari suaminya. Namun, jamak disebut yang bertambah sejak itu cuma jumlah upacaranya. Benarkah demikian?

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...