HomeBelajar PolitikMisteri Sandi dan Mesin ATM

Misteri Sandi dan Mesin ATM

Kecil Besar

“Politisi tanpa kharisma bagai sayur tanpa garam.”


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]andiaga oh Sandiaga…

Tiga tahun belakangan Indonesia berhasil kau warnai dengan aneka program kerja. Dari pemikiran untuk membangun Jakarta, sampai pemikiran membangun Indonesia di Pilpres 2019. Dahulu kau bukan siapa-siapa di mata rakyat Indonesia, tapi sekarang kau sudah cukup menjadi idola sebagian masyarakat, khususnya bagi mereka, para emak-emak.

Selain itu, ketenaran dan cinta dari masyarakat Indonesia kepadamu semakin terpampang nyata. Buktinya, baru saja ada seorang gadis yang meminta dengan ikhlas mendapingimu menjadi istri kedua.

Hmmm, memang luar biasa prestasi yang telah kau tuai, Bang Sandiaga. Baru kali ini loh ada seorang perempuan muda, di ruang terbuka, dan disaksikan puluhan pasang mata meminta menjadi istri kedua sang politikus seperti anda.

Beruntung pada kesempatan itu kau setia, tidak seperti jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang kau khianati demi jadi Calon Wakil Presiden Indonesia. Upps, bercanda bang.

Jikalau saja kau jawab permintaan perempuan itu dengan kalimat: “Iya, saya bersedia jadi suamimmu adinda”, mungkin kau tidak hanya bisa kehilangan dukungan dari emak-emak saja, tapi juga bisa kehilangan cinta dari istrimu. Wkwkwk.

Eh sebentar dulu bro, ketenaran Sandi tidak berhenti di situ. Bahkan sampai ada cerita dari seorang emak-emak fanatik yang tinggal di dekat rumah yang saya mengatakan seperti ini:

“Sandi itu tidak hanya digemari oleh kaum hawa saja. Ia yang pintar dan terkenal dengan kekayaannya juga memiliki banyak mesin ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.”

Iya, betul, setelah mendengar ini, saya pun seperti anda. Berpikir keras dalam hati dan akhirnya berkata begini:

Baca juga :  Jersey Oranje Pengubur Luka Sejarah?

“Maksudnya ape nih mak?”

Lantas ia menjawab:

“Yeh kamu gimana, tidak pernah ambil uang di ATM ya? Coba deh, pasti setelah kamu memasukan kartu ATM ke mesin akan keluar tulisan masukan ‘sandi anda’. Ehehehe.

Lantas, setelah saya mendengar jawaban itu, saya berkata:

Bodo amat!Wkwkwk.  

Di luar ini semua, semoga Sandi yang berhasil menghipnotis massa dan membuat orang tergila-gila akan personanya tidak berhenti begitu saja di Pilpres 2019. Karena menurut Ralph Lauren: “Seorang pemimpin sejati selalu mempunyai visi dan keyakinan untuk mewujudkan segala impian. Ia menginspirasi kekuatan dan energi untuk meraih suatu tujuan”.

Jadi, tidak peduli kalah atau menang, semoga Sandi bisa menjadi orang seperti yang dimaksud Lauren dan tidak seperti yang sudah-sudah. (G42)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_img

#Trending Article

Waspada 3 “Kingdoms” of Jokowi?

Tiga provinsi, satu pola — kala gelar adat Jokowi di Lampung ternyata cuma puncak gunung es dari strategi politik yang lebih besar. 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Aldi-Saldi: Hakim Mazhab “Dissenters”?

Vonis Nadiem Makarim menghadirkan sorotan pada Andi Saputra, hakim yang berbeda pendapat dari mayoritas. Apakah ia sekadar anomali, atau bagian dari tradisi “Mazhab Dissenters” seperti Saldi Isra?

Menanti Lahirnya Hoegeng Muda di Bhayangkara

Sehari sebelum pemakamannya Februari lalu, keluarga Hoegeng memutar rekaman pesan terakhir istrinya, dan Kapolri menyebutnya wasiat bagi seluruh anggota Polri. Delapan dekade lalu, institusi ini sudah menerima wasiat serupa dari suaminya. Namun, jamak disebut yang bertambah sejak itu cuma jumlah upacaranya. Benarkah demikian?

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...