Sobat Pinpol ingat ga dengan kasus E-KTP yang melibatkan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto alias Papa Setnov, kasus Setnov ini menjadi gambaran besar masalah yang ada di hulu sistem tata kelola data kependudukan di Indonesia. Persoalan ini kemudian melahirkan banyak masalah turunan dalam konteks tata kelola data masyarakat. Mulai dari data bantuan sosial yang tumpang tindih, data pemilih tetap atau DPT yang bermasalah dalam Pemilu, hingga persoalan keamanan serta kerahasiaan data masyarakat. Namun, persoalan keamanan data yang makin sering terjadi tidak heran memberikan signifikansi dalam persoalan politik, terutama menuju Pemilu 2024. Narasi kecurangan Pemilu dengan memanfaatkan data masyarakat misalnya, akan menjadi salah satu persoalan yang bisa terjadi di waktu pesta demokrasi tersebut berlangsung. Lalu, seperti apa efek pengelolaan data kependudukan ini terhadap Pemilu dan apa solusi yang kira-kira bisa diambil? Yuk Simak Video Selengkapnya ya!
Bahaya Kecurangan Bayangi Pilpres 2024?
Written by B62
Kecil Besar
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
#Trending Article
Misteri Time Machine: Iran Telah Ciptakan Mesin Waktu?
https://youtu.be/hI6oq4qUWco
Sejarah Harmoko: Lidah Soeharto Yang Turunkan Sang Jenderal?
Harmoko adalah sosok pembantu presiden paling populer di era itu. Ia adalah bintang media. Setiap hari, koran dan televisi memberitakan aktivitasnya, baik sebagai Menteri Penerangan maupun sebagai Ketua Umum Golkar. Kata-kata yang sering menjadi tagline Harmoko dan kerap ia ucapkan adalah: “Menurut petunjuk beliau bapak presiden”. Harmoko menjadi Menteri Penerangan selama 3 periode, yakni antara tahun 1983 hingga 1997.
Welcome Perang Dunia III: Biden vs Tiongkok-Rusia
https://youtu.be/SFmSsTFFd1g
Persoalan Bayangi PNS, CPNS Salah Fokus?
Belakangan ini, Seleksi CPNS menjadi perdebatan di publik, seperti tidak memilih calon CPNS disabilitas, LGBT, sampai soal tattoo dan tindik. Apakah CPNS 2019 ini...
Operasi Intelijen di Awal Kekuasaan Megawati
Pada tahun 1988 sepekan sebelum sidang umum MPR, Benny Moerdani yang menjabat sebagai Panglima ABRI tiba-tiba dicopot dari jabatannya.
Trotoar adalah haknya pejalan kaki
“Trotoar adalah haknya pejalan kaki, tidak ada satu pun haknya pengendara motor itu bisa berkendara di atas trotoar. Amanahnya diemban oleh kepolisian dan Kementerian...
Kaleidoskop Pinter Politik 2016
Di penghujung tahun 2016 ini, Pinter Politik mengumpulkan banyak momen yang paling memorable Politik sepanjang tahun 2016
GUS DUR: Ulama, Intelektual, Presiden
Selama periode Pemilu lalu, banyak yang menyebut nama Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam kampanye. Ada yang mengaku rindu dengan sosoknya, ada pula yang...
More Stories
Beras, ”Biang Keladi” Meledaknya Populasi Asia?
https://youtu.be/a8taRzGWxsw Tahun 1200-an jadi tahun yang sangat spesial bagi Tiongkok. Pada masa itu, populasi daratan yang kini jadi Rakyat Republik Tiongkok itu melewati angka 140...
PSI Gagal ke Senayan Lagi Karena Ketua Dewan Pembina?
https://youtu.be/Kteik-oOVWQ Kegagalan Partai Solidaritas Indonesia atau PSI untuk lolos ke parlemen pusat mungkin jadi salah satu topik yang menarik dalam beberapa waktu terakhir. Gimana enggak,...
Sejarah Kedai Kopi dan Politik: Kisah Minuman Politik Perlawanan Ottoman Atas Budaya Eropa
https://youtu.be/BeAa3I7Oluk
