HomeFokus BUMNPegawai BNI Dukung Erick Thohir Rombak Direksi BNI

Pegawai BNI Dukung Erick Thohir Rombak Direksi BNI

Kecil Besar

Serikat Pekerja (SP) BNI mendukung rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang akan merombak jajaran direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. Ketua Umum SP BNI, Irfan Ferdiansyah di Jakarta, Senin (17/2) mengatakan pihaknya mendukung upaya Menteri BUMN tersebut untuk melakukan perombakan di jajaran direksi BNI.


PinterPolitik.com

Menurutnya langkah ini sangat tepat  untuk menjadikan bank BUMN tersebut lebih baik dari sebelumnya. “Kami sepakat dengan pemerintah bahwa perombakan ini dimaksudkan agar kinerja BNI menjadi lebih baik dari sebelumnya. Karena itulah kami berharap pemerintah tetap memberikan kepercayaan kepada talenttalent terbaik kami untuk memimpin BNI,” ujar Irfan.

Irfan menegaskan ada beberapa alasan dirinya mengusulkan talent terbaik yang harus menduduki posisi orang nomor satu di bank pelat merah tersebut. Petama, upaya ini sejalan dengan misi pemerintah untuk menjadikan BUMN go global, namun tetap dengan menggunakan talent terbaik Indonesia.

“Kedua, Kami meyakini bahwa talenta-talenta yang berasal dari BNI tentunya akan jauh lebih memahami budaya yang dimiliki perusahaan. Kami sama sekali tidak anti perubahan, justru di era disrupsi ini kami juga sedang dalam proses bertransformasi ke arah digital,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Erick Thohir akan melakukan perombakan jajaran Direksi Bank BNI, yang  akan dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)  pada 20 Februari 2020. (R58)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Danantara dan Konstitusi Kedua: Ketika Negara Memilih Menjadi Satu Arsitektur
spot_imgspot_img

#Trending Article

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia? 

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...

Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

Dengarkan artikel berikut. Audio ini dibuat dengan teknologi AI. Sugianto Kusuma mungkin bukan nama yang Anda ingat saat membeli iPhone. Tapi dialah yang berdiri di balik...

Jebakan Rindu Soeharto?

Demokrasi sudah 28 tahun berjalan, tapi foto Soeharto di sawah itu masih terus beredar di WhatsApp. Ekonom senior Ferry Latuhihin menyatakan menyesal ikut menjatuhkan Soeharto — dan Mahfud MD tidak mau meralat pernyataannya bahwa korupsi era reformasi "lebih gila" dari Orde Baru. Ada pertanyaan filosofis yang lebih dalam di balik semua ini: bukan siapa yang lebih baik, tapi mengapa negara yang lebih bebas justru terasa lebih tidak hadir?

Runtuhnya Empire Sawit Singapura?

Kebijakan DSI mengguncang arsitektur lama perdagangan sawit Asia Tenggara. Saat saham konglomerat sawit berbasis Singapura melemah, Indonesia mulai merebut kembali nilai yang selama puluhan tahun mengalir ke luar negeri. Apakah ini awal runtuhnya empire sawit Singapura dan lahirnya era baru geoekonomi Indonesia?

Pertamax dan Kelas yang Terlupakan

Negara menyebut mereka tulang punggung ekonomi, semakin lama mereka semakin hilang. Mereka tidak memiliki jaminan seperti kelas bawah dan mereka tidak punya akses sebesar kelas atas. Tetapi, mereka dipilih untuk menanggung semuannya.

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

Adu Nasib Rusdi-Sandi

Dua pengusaha besar, dua jalan politik berbeda. Rusdi Kirana berakar kuat di PKB hingga menjadi elite nasional, sementara Sandiaga Uno gagal mengangkat PPP dari keterpurukan. Mengapa modal, popularitas, dan jaringan tak cukup menyelamatkan partai yang rapuh?

More Stories

Erick Thohir Pastikan 4,7 Juta Masker Telah Didistribusikan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan 4,7 juta masker yang diproduksi oleh perusahaan pelat merah, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) telah...

BUMN akan Bangun RS Darurat Corona di Daerah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memerintahkan jajarannya untuk membangun Rumah Sakit Darurat Corona di sejumlah daerah di Indonesia. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan...

BUMN Back Up Sepenuhnya RS Darurat Covid-19

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN),  Erick Thohir  menjamin RS Darurat Penangan Covid-19 siap beroperasi  pada Senin (23/3). BUMN sepenuhnya siap back up kebutuhan...