HomeCelotehPrison Break Napi Korupsi

Prison Break Napi Korupsi

Kecil Besar

“I’ll always be a step ahead of you. I can see everything in your eyes.”  — Jacob Anton Ness (Mark Feuerstein).


 PinterPolitik.com

Setelah sekaratnya KPK kemudian pertandingan “tinju” dengan DPR, agaknya masyarakat akan bertambah panas dengan RUU Pemasyarakatan yang sedang “digodok” oleh bapak ibu yang mulia di Senayan sana.

RUU Pemasyarakatan merupakan rangkaian ketiga undang-undang yang berniat direvisi oleh DPR. Lalu mengapa RUU Pemasyarakatan ini mengundang kontroversi?

Setelah ditelusuri, ternyata RUU Pemasyarakatan ini meniadakan Peraturan Pemerintah (PP) No. 99 Tahun 2012, kemudian mengembalikan aturan mengenai napi korupsi pada PP NO. 32 Tahun 1999. Aturan tersebut menjadikan napi korupsi tidak wajib menjadi  justice collaborator sebagai syarat remisi dan pembebasan bersyarat.

Wah, enak sekali ya! Sudah korupsi, hukumannya diperingan pula. Kasian dong penjahat kelas teri yang suka nyolong sendal jepit pas Jumatan di masjid.

Pemangkasan hukuman ini semakin diperingan dengan eksistensi Pasal 9 dan 10 RUU Pemasyarakatan. Pada dua pasal tersebut tertera bahwa napi korupsi memiliki hak untuk “cuti bersyarat” dan “rekreasi”. Selingan yang menyegarkan bukan.

Ini mah sama aja kayak gak dipenjara kalo napi korupsi bebas berkeliaran sampe bisa nge-mall sama “jajan-jajan” gak bener. Ye enak aja duit negara dipake terus bebas gitu aja. Kasian nasib maling ayam lah!

Ditakutkan, dengan adanya kebebasan berlebih ini maka akan mempengaruhi pergerakan kasus korupsi para narapidana tersebut. Selain itu, disahkannya RUU pemasyarakatan ini akan menandai regresi pada pemberantasan korupsi di Indonesia.

Kayaknya RUU Pemasyarakatan yang sedang “digodok” ini merupakan bentuk solidaritas DPR terhadap rekan kerjanya yang telah berada di balik jeruji besi. Sama seperti serial Prison Break di mana Michael Scofield aka DPR membantu Lincoln Burrows aka napi korupsi atas dasar persaudaraan.

Sungguh terpuji solidaritas bapak ibu sekalian di Senayan. Saya aja kalo kakak saya kena masalah malah senang saya gak kena. Patut dicontohlah tindakan ini! Memang warga Indonesia itu sesungguhnya suka bergotong royong.

Semoga ke depannya penduduk Indonesia saling tolong-menolong dalam senang maupun susah ya. (M52)

 

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Related Posts

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Di Balik Nadiem Menteri Jokowi

Sehari setelah pelantikan presiden, Jokowi memanggil sejumlah pihak ke Istana yang ditengarai sebagai calon-calon menteri yang akan mengisi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Di...

Menyoal RUU Masyarakat Hukum Adat

RUU Masyarakat Hukum Adat menjadi salah satu rancangan undang-undang yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas DPR. Meski begitu, lambatnya pemrosesan RUU ini bisa jadi...

Hari Rabu: Jokowi’s Best Day?

“It’s the best day ever!” – SpongeBob Squarepants, “Best Day Ever” (2006) PinterPolitik.com Buat kalian yang kini bisa disebut sebagai generasi milenial, pasti pernah tuh ngalamin rasanya nggak sabar menunggu-nunggu...

Menyingkap Ngabalinisasi ala Rocky Gerung

Rocky Gerung menyebut para ketum parpol koalisi tengah alami Ngabalinisasi. Apa sebenarnya arti kata Ngabalinisasi?

Kemelut FPI Bukan PKI

"Tidak ada ketentuan pidana yang melarang menyebarkan konten FPI karenanya siapa pun yang mengedarkan konten FPI tidak dapat dipidana. Sekali lagi objek larangan adalah...

Formula Bang Oma di Balai Kota

Pelantikan Anies – Sandi mendatang siap digoyang Soneta. Goyang, Bang~ PinterPolitik.com Kalau darah muda sang Ksatria Bergitar itu masih meledak-ledak, mungkin saja dia bakal begadang ke...

Peleton Beringin Sepakat Tolak Azis

“Dalam hidupku, saya tidak pernah belajar sesuatu dari seorang yang selalu setuju denganku.” PinterPolitik.com Surat sakti mandraguna Papa mengawali kisah baru yang bernasib pilu yaitu tak...

More Stories

Gerindra-PKS Tega Anies Sendiri?

“Being alone is very difficult.” – Yoko Ono PinterPolitik.com Menjelang pergantian tahun biasanya orang-orang akan punya resolusi baru. Malah sering kali resolusi tahun-tahun sebelumnya yang belum...

Ada Luhut, Langkah Bamsoet Surut?

“Empires won by conquest have always fallen either by revolt within or by defeat by a rival.” – John Boyd Orr, Scottish Physician and...

Balasan Jokowi pada Uni Eropa

“Negotiations are a euphemism for capitulation if the shadow of power is not cast across the bargaining table.” – George P. Shultz PinterPolitik.com Sekali-kali mari kita...