<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Lionel Messi &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/lionel-messi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Aug 2024 03:03:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Lionel Messi &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lionel Messi Kebal Kritik?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/lionel-messi-kebal-kritik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S91]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 03:01:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Julio Garro]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Wamenpora Argentina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=150684</guid>

					<description><![CDATA[Lionel Messi-ah, everybody! ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/08/lionel-messi-kebal-kritik-1024x1024.jpg" alt="lionel messi kebal kritik" class="wp-image-150685" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/08/lionel-messi-kebal-kritik-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/08/lionel-messi-kebal-kritik-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/08/lionel-messi-kebal-kritik-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/08/lionel-messi-kebal-kritik-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/08/lionel-messi-kebal-kritik-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/08/lionel-messi-kebal-kritik-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/08/lionel-messi-kebal-kritik.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Lionel Messi-ah, everybody! <img decoding="async" src="https://fonts.gstatic.com/s/e/notoemoji/15.0/1f44f/32.png" alt="👏"><img decoding="async" src="https://fonts.gstatic.com/s/e/notoemoji/15.0/2728/32.png" alt="✨"><img decoding="async" src="https://fonts.gstatic.com/s/e/notoemoji/15.0/1f1e6_1f1f7/32.png" alt="🇦🇷"><br><br><br></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/08/lionel-messi-kebal-kritik-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Perang Event: Sandiaga vs Erick</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/perang-event-sandiaga-vs-erick/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2023 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Coldplay]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga Uno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=129999</guid>

					<description><![CDATA[Perang event tampaknya sedang terjadi antara Sandiaga Uno dan Erick Thohir. Bila satunya andalkan Coldlplay, satunya lagi andalkan Argentina.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Perang </strong><strong><em>event</em></strong><strong> antara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir semakin memanas. Mereka tampak memiliki jagoan masing-masing, yakni Coldplay dan tim nasional (timnas) Argentina.</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Damn, I swear sports and music are so synonymous. ‘Cause we want to be them, and they want to be us” – Drake, “Thank Me Now” (2010)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Di tengah Kota Surabaya yang panas pada tahun 2010-an silam, sebuah persaingan panas juga pernah terjadi. Kali ini, persaingan tidak terjadi di antara dua kubu politik, melainkan di antara dua sekolah menengah atas (SMA) yang populer di Kota Pahlawan tersebut – yakni antara SMA Negeri 5 Surabaya (Smala) dan SMA Negeri 2 Surabaya (Smada).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentu, persaingan tidak terjadi dalam bentuk tawuran, melainkan dalam bentuk <em>event</em>. Sudah menjadi hal umum bahwa SMA-SMA di Surabaya ini saling bersaing dalam mengadakan acara festival musik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nouveau dan DAF, misalnya, merupakan dua acara festival musik ternama di Surabaya. Masing-masing diadakan oleh Smala dan Smada. Meski berbeda acara, mereka kerap bersaing untuk memperebutkan bintang tamu ternama hingga para pembeli tiket.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, hal yang sama mungkin juga terjadi di tingkat nasional, yakni antara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Kedua menteri ini tampak sedang menggiatkan <em>events</em> besar untuk menggaet animo publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sandiaga, misalnya, tampak begitu giat mengunggah berbagai konten dan kegiatan yang berkaitan dengan konser Coldplay yang akan digelar di Jakarta pada 15 November 2023 mendatang. Bahkan, sang Menparekraf sampai beberapa kali mengunggah bocoran atau <em>teaser</em> terkait rumor konser tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, di sisi lain, Erick juga dikabarkan akan menggelar sebuah acara yang besar lainnya, yakni pertandingan persahabatan antara tim nasional (timnas) Indonesia dan timnas Argentina. Wacana inipun ramai dibicarakan usai kemenangan timnas Indonesia U-22 memenangkan medali emas di South-East Asian (SEA) Games 2023 di Kamboja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya lagi, Erick sempat mengeluarkan pernyataan yang menyinggung fenomena <em>ticket war</em> konser Coldplay. “Yang pasti kalau <em>ticketing</em> <em>kok</em> saya yakin lebih <em>booming</em> dari Coldplay. Betul?” ujar Erick. Apalagi, pada Senin, 5 Juni 2023, perang tiket Argentina akan dimulai.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow"><img decoding="async" width="867" height="1044" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-7.png" alt="Coldplay vs Timnas Argentina" class="wp-image-130003" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-7.png 867w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-7-768x924.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-7-696x838.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-7-1068x1286.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-7-1920x2311.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-7-348x420.png 348w" sizes="(max-width: 867px) 100vw, 867px" /></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan tidak mungkin, pernyataan tersebut juga menandakan persaingan yang tengah terjadi antara Erick dan Sandiaga. Pasalnya, kedua menteri ini dinilai berpotensi untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) – yang mana juga santer dibicarakan masuk bursa cawapres untuk Ganjar Pranowo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bila benar terjadi perang, mengapa Erick dan Sandiaga memilih untuk berperang melalui <em>event </em>di bidang olahraga dan musik? Lantas, bagaimana perang ini bisa mempengaruhi strategi politik elektoral – khususnya untuk menuju kuris cawapres?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong><em>Event</em></strong><strong>&#8211;</strong><strong><em>event</em></strong><strong> Apa yang Politis?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Apa yang dibilang penyanyi rap (<em>rapper</em>), Drake, dalam lagunya yang berjudul “Thank Me Now” (2010) yang dikutip di awal tulisan sebenarnya melambangkan bagaimana dunia musik dan olahraga saling berkaitan. Keduanya merupakan bagian dari budaya populer yang dipegang oleh masyarakat luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maka dari itu, kedua hal ini selalu mendapatkan perhatian besar dari masyarakat. Perhatian itu pun mencakup sejumlah <em>events</em> yang sudah dan akan digelar di Indonesia dalam beberapa bulan ke depan – mulai dari konser BLACKPINK, konser Coldplay, batalnya Piala Dunia U-20 2023, hingga FIFA Matchday antara Indonesia dan Argentina.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, mengapa budaya populer ini menjadi penting dalam kehidupan masyarakat? Pertanyaan inilah yang kemudian dicoba untuk dijawab oleh Douglas Kellner dalam bukunya yang berjudul <em>Media Culture: Cultural Studies, Identity and Politics between the Modern and the Post Modern</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Budaya media (<em>media culture</em>) merupakan sebuah panggung di mana konflik sosial terjadi dan realitas sosial terbangun. Layaknya panggung pada umumnya, budaya media juga diisi dengan berbagai pertunjukan – yang mana disebut sebagai <em>media spectacles</em> (pertunjukan media) oleh Kellner.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow"><img decoding="async" width="867" height="1044" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-6.png" alt="Bang Messi Dongkrak Elektabilitas Erick" class="wp-image-130002" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-6.png 867w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-6-768x924.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-6-696x838.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-6-1068x1286.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-6-1920x2311.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-6-348x420.png 348w" sizes="(max-width: 867px) 100vw, 867px" /></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, bagaimana dampak pertunjukan-pertunjukan media terhadap dinamika dan diskrusus politik? Contoh yang mungkin paling terlihat adalah pagelaran Asian Games 2018 yang mana Indonesia menjadi tuan rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak dapat dipungkiri, acara olahraga besar tersebut secara tidak langsung turut membangun realitas sosial di dunia politik. Dampaknya terhadap citra Presiden Joko Widodo (Jokowi), misalnya, turut terasa karena menambah sekian kesuksesan politik mantan Wali Kota Solo tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Jokowi, Asian Games 2018 juga memunculkan nama-nama baru dalam dunia politik dan pemerintahan. Beberapa di antaranya adalah Wishnutama Kusubandio yang sempat didapuk menjadi Menparekraf di awal periode kedua Jokowi dan Erick yang akhirnya menjabat sebagai Menteri BUMN setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara tidak langsung, realitas sosial inilah yang terbangun melalui budaya dan pertunjukan media. Namun, sejumlah pertanyaan lanjutan kemudian muncul. Mungkinkah “panggung” budaya media ini sedang terjadi juga menjelang Pilpres 2023? Mengapa Erick dan Sandiaga begitu <em>getol</em> dengan <em>event</em> mereka masing-masing?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Coldplay vs Argentina ala Sandiaga-Erick?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bukan tidak mungkin konser Coldplay maupun pertandingan Indonesia vs Argentina merupakan bentuk pertunjukan-pertunjukan yang disajikan dalam “panggung” budaya media.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisa saja, <em>events</em> inipun turut membangun realitas sosial di tengah dinamika menuju Pilpres 2024. Pasalnya, kedua politisi sekaligus pejabat publik ini – Sandiaga dan Erick – sama-sama disebut berpotensi untuk mendampingi Ganjar sebagai cawapres dari PPP.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow"><img loading="lazy" decoding="async" width="867" height="1084" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-8.png" alt="Mulai Nih Tolak-tolak Coldplay" class="wp-image-130004" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-8.png 867w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-8-768x960.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-8-696x870.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-8-1068x1335.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-8-1920x2400.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/image-8-335x420.png 335w" sizes="auto, (max-width: 867px) 100vw, 867px" /></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang dijelaskan dalam tulisan <a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a> yang berjudul <a href="https://www.pinterpolitik.com/in-depth/ada-apa-dengan-sandiaga-coldplay/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong><em>Ada Apa dengan Sandiaga-Coldlplay?</em></strong></a>, budaya populer (<em>popular culture</em>) memiliki pengaruh dalam dunia politik. Dengan mengutip tulisan Omer M. Manhaimer yang berjudul <em>Between Pepe and Beyoncé: The Role of Popular Culture in Political Research</em>, budaya populer dapat menjadi stok luas atas pengetahuan, bentuk-bentuk, analogi, simbol, dan teknik sosial yang dapat dikomunikasikan dan digunakan oleh aktor-aktor sosio-politik untuk mempengaruhi lingkungannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut lagi, budaya populer memiliki kedekatan dengan kelompok muda. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), pemilih muda yang terdiri dari generasi Milenial dan Generasi Z menjadi kelompok pemilih terbesar, yakni sekitar 60 persen dari pemilih total yang berjumlah 187 juta orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inilah mengapa – baik musik maupun olahraga – dapat mempengaruhi dinamika pemilihan cawapres menuju Pilpres 2024. Pasalnya, sudah bukan rahasia lagi apabila generasi muda memiliki kaitan erat dengan budaya populer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tippabhotla Vyomakesisri, Thigulla Sonu,&nbsp; dan Doballi Srikanth dalam tulisan mereka yang berjudul <em>POP Culture: Interaction of and Influence on the Youth</em> menjelaskan bahwa budaya populer kini menjadi kekuatan utama (<em>central force</em>) di abad ke-21 yang dipenuhi dengan peningkatan kesadaran digital (<em>digital literacy</em>) di kalangan anak muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan peran Erick dan Sandiaga yang kerap bermain di “panggung” budaya media, bukan tidak mungkin kedua politisi ini dianggap memiliki pengaruh luas dalam mempengaruhi pemilih-pemilih muda ini – membuat mereka menjanjikan bagi para calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 nanti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, tentu, seperti pada persaingan umumnya, jumlah sumber atau status “juara” yang bisa dimenangkan juga terbatas. Menjadi menarik untuk diamati kelanjutannya soal siapa dari Sandiaga dan Erick yang bisa menyajikan pertunjukan atau <em>event</em> yang lebih menarik bagi kalangan muda Indonesia. (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="D8nxQe7be5Q"><iframe loading="lazy" title="Kenapa Orang Indonesia Sangat Takut Hantu?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/D8nxQe7be5Q?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/06/perang-event-sandiaga-vs-erick-1024x683.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ronaldo-Messi Belajar ke Jokowi-Prabowo?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/ronaldo-messi-belajar-ke-jokowi-prabowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Cristian Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=123123</guid>

					<description><![CDATA[Dua pemain sepak bola rival, Ronaldo dan Messi, berpelukan di pertandingan PSG vs Riyadh All Stars. Apakah mereka tiru Jokowi dan Prabowo?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dua pemain sepak bola profesional yang dikenal merupakan rival, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, tampak berpelukan di laga beberapa waktu lalu. Apakah Messi dan Ronaldo belajar dari Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Oh friend hug, friend hug, just keep it friendly. We friends, friends” – J. Cole, “Villuminati” (2013)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Ingat <em>nggak</em> kalau setiap pagi dulu siap-siap <em>nonton</em> acara-acara anak-anak di televisi (TV)? Bagi kalian yang lahir di tahun 1990-an, tahun 2000-an jadi waktu-waktu kala banyak kartun, anime, dan acara anak-anak yang <em>bener</em>&#8211;<em>bener</em> <em>memorable</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satunya mungkin adalah <em>Teletubbies</em> (1997-2001) yang dulu tayang di Indonesia sejak tahun 2000 ini. Kalau ingat <em>nih</em>, beberapa hal yang ter-<em>memorable</em> dari Teletubbies adalah <em>scene</em> ketika Tinky Winky, Dipsy, Lala, dan Poo berpelukan <em>tuh</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlepas dari konteks Teletubbies, pelukan memang punya makna yang signifikan. Ketika bertemu dengan sahabat yang udah <em>klop</em> banget, misalnya, berpelukan adalah salah satu bentuk ekspresi yang kerap dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, ternyata, pelukan bukan hanya dilakukan oleh mereka yang berteman, bersahabat, atau lebih. Mereka yang sebenarnya rival pun melakukan pelukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nggak</em> percaya? Coba <em>aja</em> lihat dua pemain sepak bola rival, <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/cristiano-ronaldo/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Cristiano Ronaldo</strong></a> yang bermain untuk Al Nassr dan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/lionel-messi/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Lionel Messi</strong></a> yang bermain untuk Paris Saint-Germain F.C. (PSG), yang bertanding untuk dua tim yang berbeda dalam pertandingan antara Riyadh All Stars dan PSG. </p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://lh5.googleusercontent.com/EksnV-SkPxki7ASX73vl6ZE2CjV5fn4BIGEX6kTuwwdei0nSs5w6RCTLqzf952BZFRI_iPlGoJBkxLYqYOYwVlGnmhZD8nfp8JWooPAkTAMwfpXxM_KICkTyp7ReJaxO0m0DBRbSLRy0ZnkjhD_tytfWxsfRtm1wk1yKFPRYGgt9bA5w3acKVOPaXFZvWkp784t3mArNjA" alt="Saatnya Prabowo Jadi James Bond"/></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, mungkin <em>nih</em>, Ronaldo dan Messi ini belajar dari dua rival lainnya. Mereka adalah dua rival di dunia politik, yakni <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/joko-widodo/"><strong>Joko Widodo</strong></a> (Jokowi) dan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/prabowo-subianto/"><strong>Prabowo Subianto</strong></a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hayoo</em>, coba ingat lagi. Dulu, Pak Jokowi dan Pak <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/prabowo/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Prabowo</strong></a> – waktu masih menjadi rival politik di <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pilpres-2019/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019</strong></a> – pernah berpelukan <em>lho</em> di salah satu cabang olahraga (cabor) yang dilombakan di <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/asian-games-2018/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Asian Games 2018</strong></a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlepas dari adanya pesilat yang mengajak mereka berpelukan, pelukan Jokowi-Prabowo ini se-<em>enggak</em>-nya sempat viral karena membawa pesan tertentu kepada masyarakat luas. Kalau kata Delia Dumitrescu dalam tulisannya <em>Nonverbal Communication in Politics: A Review of Research Developments, 2005-2015</em>, inilah yang disebut sebagai komunikasi politik yang bersifat non-verbal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Boleh jadi, pesan ini juga yang ingin disampaikan oleh Ronaldo dan Messi serta Prabowo dan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/jokowi/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Jokowi</strong></a> – mengingat mereka selalu saling dibentur-benturkan. Namun, ada satu hal yang membedakan antara Ronaldo-Messi dan Jokowi-Prabowo.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, Pak Jokowi dan Pak Prabowo kan akhirnya bersatu <em>beneran tuh</em>. Sementara, <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/ronaldo/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Ronaldo</strong></a> dan Messi hingga kini belum pernah <em>tuh</em> sekalipun ada di satu tim. Sungguh perbedaan yang tampak jelas, kan, <em>guys</em>? <em>Hehe</em>. (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="qAnj-0XRYtY"><iframe loading="lazy" title="Di Balik Cristiano Ronaldo dan Mohammed Bin Salman" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/qAnj-0XRYtY?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/Ronaldo-Messi-Belajar-ke-Jokowi-Prabowo.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tuah Jubah Hitam Messi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/tuah-jubah-hitam-messi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2022 10:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Emir Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Jubah Bisht]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=120854</guid>

					<description><![CDATA[Emir Qatar pakaikan jubah hitam pada Lionel Messi sebelum angkat trofi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/tuah-jubah-hitam-messi-ed.-1024x1024.jpg" alt="tuah jubah hitam messi ed." class="wp-image-120856" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/tuah-jubah-hitam-messi-ed.-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/tuah-jubah-hitam-messi-ed.-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/tuah-jubah-hitam-messi-ed.-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/tuah-jubah-hitam-messi-ed.-1536x1536.jpg 1536w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/tuah-jubah-hitam-messi-ed.-2048x2048.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Emir Qatar pakaikan jubah hitam pada Lionel Messi sebelum angkat trofi</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/tuah-jubah-hitam-messi-ed.-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Rian Ernest &#8220;Transfer&#8221; ke Perindo?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/rian-ernest-transfer-ke-perindo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2022 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Perindo]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Ernest]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=120823</guid>

					<description><![CDATA[Politisi muda bernama Rian Ernest memutuskan untuk keluar dari PSI. Rumornya, ada sinyal Rian akan bergabung ke partai lain, yakni Perindo.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Politikus muda bernama Rian Ernest memutuskan untuk keluar dari PSI. Menariknya, tidak lama setelahnya beredar rumor bahwa Rian memiliki kedekatan tertentu dengan partai politik (parpol) lain, yakni Perindo.</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“You switched up, huh, like how you not feelin&#8217; me?” – Fivio Foreign, “Off The Grid” (2021)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph"><em>Time flies</em>, <em>people change</em>. Kalimat ini merupakan salah satu ungkapan yang diluapkan ketika seseorang mendadak berubah dan pergi meninggalkan kita. Seakan-akan, harusnya kita tahu sedari awal bahwa orang tersebut pasti pergi <em>eventually</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, bayangkan <em>aja</em> kalau orang yang kalian sangat sayangi pergi tiba-tiba – hanya karena dia tidak merasakan hal yang sama seperti dulu pertama kali bertemu. Padahal, bisa jadi, kita-nya masih memiliki perasaan yang membara untuk orang ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kecewa pasti akan muncul. Namun, tentu, kita tidak bisa memaksakan kehendak kita sendiri. Bagaimana pun, kita harus mendengarkan apa keinginan mereka sebagai <em>human being</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, ini mungkin yang terjadi ketika <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/lionel-messi/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Lionel Messi</strong></a> pada tahun 2020 menyatakan keinginannya untuk hengkang dari klub sepak bola Spanyol yang bernama Futbol Club (FC) Barcelona – di mana Messi bermain di sana sejak tahun 2004 silam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan Messi untuk meninggalkan Barcelona ini tentu membuat banyak <em>fans</em> sedih. <em>Gimana nggak</em>? Nama Messi dan nama Barcelona serasa sudah identik satu sama lain. Membayangkan Messi mengenakan <em>jersey</em> klub lain terasa tidak mungkin saat itu.</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/p/CmLmXGnBKym/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/tSeZhQY6P5IJ1FnULxwBnGNPd9k5sZX49dgeQQhusuB0ES6GhbeebJ388ELR2T_v4AXJgCWBxP_nM5NRUMx3LdR0HNaptDPhA6GnTaKKm8f0vJ-g4gXhscy7sF5SIJBIX9E11-s9D6k3WJoPSoB83NfiZEcx23WZ-90l0i_n_TeADcV3__B0QJzdZPhFBGVf" alt="PSI Ditinggal Kabur Elite Lagi Rian Ernest"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, kepergian “pemain-pemain” favorit ini tampaknya tidak hanya terjadi di dunia sepak bola, melainkan juga di dunia politik – khususnya kancah perpolitikan Indonesia. <em>Gimana nggak</em>? Baru-baru ini, ada satu lagi kader pentolan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/psi/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PSI</strong></a> yang memutuskan untuk keluar, yakni <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/rian-ernest/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Rian Ernest</strong></a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mirip dengan gosip-gosip transfer pemain dalam sepak bola, sejumlah rumor pun menyertai. Ada rumor yang mengatakan kalau Rian Ernest ini bakal berpindah partai. Partai politik (parpol) yang paling santer dikabarkan bakal menerima Rian adalah <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/perindo/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Perindo</strong></a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, kalau benar kabarnya demikian, kira-kira, kenapa ya akhirnya kader-kader PSI ini memilih untuk berpindah partai? Elad Klein dalam tulisannya yang berjudul <em>Explaining Legislative Party Switching in Advanced and New Democracies</em> menjelaskan kalau fenomena berpindah partai (<em>party switching</em>) adalah fenomena yang kerap terjadi dalam demokrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam negara sudah sejak lama menggunakan demokrasi (<em>advanced</em>), fenomena <em>party switching</em> sering kali terjadi karena persoalan ideologi dan perbedaan pilihan kebijakan. Sementara, di negara-negara demokrasi baru seperti Indonesia, motif <em>party switching</em> sering kali adalah kecilnya prospek untuk terpilih kembali dan minimnya akses ke posisi pemerintahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini menjadi menarik untuk dibahas lebih lanjut terkait kondisi apa yang membuat PSI kehilangan kader-kader pentolannya. Bahkan, sejumlah mantan petinggi PSI kini terang-terangan mendukung <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/anies-baswedan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Anies Baswedan</strong></a> – yang <em>notabene</em> dikenal sebagai “musuh bebuyutan” PSI – sebagai calon presiden (capres) dalam <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pilpres-2024/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024</strong></a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, apakah ada ketidakpuasan tersendiri di antara para “pemain” di tim PSI? Mungkinkah rumor “transfer pemain” Rian Ernest dari PSI ke Perindo ini semakin memperlihatkan alasan-alasan <em>party switching</em> – seperti yang dijelaskan Klein? Menarik untuk diamati kelanjutannya. (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="y8mq_MEWL2c"><iframe loading="lazy" title="Ini Alasan Banyak Yang Quiet Quitting | dengan Margianta Surahman J.D dari Emancipate Indonesia" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/y8mq_MEWL2c?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/Rian-Ernest-Transfer-ke-Perindo-1024x683.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Messi Batal ke Liga 1</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/messi-batal-ke-liga-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2021 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Riza Patria]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=98873</guid>

					<description><![CDATA[Lionel Messi dikabarkan telah gabung ke Paris-Saint Germain F.C (PSG). Padahal, kemarin diharapkan gabung ke salah satu klub Liga 1, yakni Persija.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Pemain sepak bola ternama asal Argentina, Lionel Messi, berhenti bermain untuk klubnya, FC Barcelona. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun berharap Messi bergabung ke Persija. Siapkah Messi bermain di Liga 1?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Baru-baru ini, ada kabar yang cukup meluapkan emosi bagi para penggemar sepak bola, khususnya mereka yang mendukung salah satu klub La Liga yang bernama FC Barcelona.&nbsp;<em>Gimana nggak</em>? Klub tersebut memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak&nbsp;<em>striker</em>&nbsp;andalan mereka, Lionel Messi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Messi yang berasal dari Argentina itu pun menangis ketika mengumumkan hari terakhirnya. Tapi, tenang,&nbsp;<em>guys</em>. Secerca harapan bahwa Messi tetap akan bermain juga disebutkan di hari (8/8) itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kabarnya, Messi akan bergabung dengan salah satu klub besar di Ligue 1, yakni Paris Saint-Germain F.C (PSG). Terlepas klub mana yang nantinya jadi tujuan Messi, perpindahan (transfer) pemain seperti ini&nbsp;<em>udah</em>&nbsp;biasa terjadi di dunia sepak bola.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Layaknya perjanjian bisnis pada umumnya, biaya kontrak – serta gaji – ikut dibahas dalam transfer pemain seperti ini. Kontrak terakhirnya dengan FC Barcelona, misalnya, bisa membuat Messi dibayar hingga USD 168,5 juta (sekitar Rp 2,35 triliun) tiap tahunnya.&nbsp;<em>Waduh</em>, duit apa duit ya itu?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wajar memang kalau Messi dibayar begitu mahalnya. Dengan segudang prestasi dan popularitasnya, Messi menjadi salah satu pemain top di dunia. Di musim La Liga terakhirnya saja,&nbsp;<em>striker</em>&nbsp;asal Argentina itu berhasil membuahkan 30 gol untuk FC Barcelona.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga:&nbsp;</strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/celoteh/airlangga-jadi-juara-olimpiade"><strong>Airlangga Jadi Juara Olimpiade?</strong></a></p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://www.pinterpolitik.com:8000/photos/shares/Infografis%202020/poster%20ppkm%20di%20perpanjang.jpg" alt="Perpanjangan PPKM"/></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Coba&nbsp;<em>bayangin</em>&nbsp;kalau Messi main di klub-klub Indonesia, bisa berapa kali ya dia menjebol gawang-gawang kita?&nbsp;<em>Eits</em>, tunggu dulu, ada pertanyaan lain yang perlu dipikirkan. Bisa&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;ya klub-klub Liga 1 membayar Messi dengan gaji&nbsp;<em>segitu</em>?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski kontraknya mahal, ada harapan dari Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) terkait masa depan Messi, yakni Persija.&nbsp;<em>Wah</em>, bisa-bisa nanti kewalahan bayarnya kalau&nbsp;<em>beneran</em>&nbsp;ke Persija, Pak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi ya, “transfer pemain” yang saat ini mungkin dibutuhkan Indonesia bukanlah harapan “transfer” Messi ke Persija. Justru, pandemi Covid-19 lah yang kini perlu menjadi fokus utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seharusnya, “transfer pemain” yang dilakukan adalah “transfer” para ahli dan pembuat kebijakan yang bisa segera menyurutkan gelombang penularan Covid-19. Mungkin, pemerintah bisa sekalian “beli” kontraknya dr. Faheem Younus yang terkenal di kalangan warganet dengan berbagai&nbsp;<em>tips</em>&nbsp;pandeminya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atau, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) bisa juga mendatangkan Wakil Presiden (Wapres) Republik Tiongkok (Taiwan) Lai Ching-te yang dikenal juga jago dalam membuat kebijakan penanganan wabah penyakit menular sebagai “pelatih” (<em>manager</em>). Siapa tahu tim-tim penanganan pandemi Indonesia yang di-<em>kapteni</em>&nbsp;oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjairan dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto nantinya bisa segera membuahkan gol-gol penurunan kasus Covid-19?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagipula, “gol” yang ditunggu-tunggu masyarakat bukanlah hanya selebrasi soal penurunan kasus semata. Justru, hal yang dinanti-nanti adalah “piala kemenangan” dalam pertandingan melawan pandemi. Bukan begitu? (A43)</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga:&nbsp;</strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/celoteh/menanti-rapor-ppkm-ala-jokowi"><strong>Menanti Rapor PPKM ala Jokowi</strong></a></p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-embed-handler wp-block-embed-embed-handler wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="P6Lgdo9xKxY"><iframe loading="lazy" title="Indonesia Menuju Negara Penjaga Malam?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/P6Lgdo9xKxY?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di&nbsp;<a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.youtube.com/c/PinterPolitik/featured"><img decoding="async" src="https://www.pinterpolitik.com:8000/photos/shares/ytb%20membership-03.jpg" alt=""/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di&nbsp;<strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong>&nbsp;untuk informasi lebih lanjut.</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://linktr.ee/PinterPublishing"><img decoding="async" src="https://www.pinterpolitik.com:8000/photos/shares/2021/3/ebook-promo-web-banner.jpg" alt=""/></a></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Messi-Batal-ke-Liga-1-1024x682.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
