InfografisArketipe Ketiga COC: Abdi Negara

Arketipe Ketiga COC: Abdi Negara

Kecil Besar
arketipe ketiga coc abdi negara
arketipe ketiga coc abdi negara (2)
arketipe ketiga coc abdi negara (3)
arketipe ketiga coc abdi negara (4)
arketipe ketiga coc abdi negara (5)

Clash of Champions Season 3 tak cuma memamerkan otak encer dari ITB, Harvard, dan Oxford. Musim ini, panggung genius nasional kedatangan wajah baru: para mahasiswa sekolah kedinasan.

Selama ini publik mengenal dua tipe mahasiswa yang jadi sorotan. Ada sang champion seperti Jordan Hervianto dan Ayden Haoken yang mengasah otak untuk menang. Ada pula sang aktivis seperti Tiyo dan Fathimah Azzahra yang menyuarakan kritik di ruang publik.

Kini muncul arketipe ketiga: sang abdi negara. Dari Unhan, PKN STAN, IPDN, hingga Poltek Siber dan Sandi Negara, mereka menempuh jalur yang dibiayai penuh oleh negara.

Menariknya, jalur ini adalah antitesis dari apa yang disebut sosiolog sebagai aristokrasi kognitif. Kalau kompetisi terbuka cenderung dimenangkan mereka yang punya modal sejak awal, sekolah kedinasan justru jadi tangga mobilitas dari bawah, apa yang disebut Ralph Turner sebagai sponsored mobility.

Di sinilah negara berperan sebagai penyetara kesempatan, selaras dengan agenda pendidikan nasional yang menempatkan setiap anak, dari kota hingga pelosok, pada garis start yang lebih adil.

Tiga arketipe, satu benang merah: kecerdasan anak muda Indonesia sedang naik panggung. Pertanyaannya kini, seberapa lebar pintu yang kita buka bagi calon-calon berikutnya?

#pinterpolitik #jaganegeri #ClashofChampionsS3 #sekolahkedinasan #mahasiswa

Baca juga :  Rocky Gerung: Bahaya Fasisme Mahasiswa
spot_img

#Trending Article

Hati-hati Siasat Dramaturgi Keluarga Hotman

Hotman Paris bukan pengacara biasa — ia adalah mesin pembalik opini publik. Klien-kliennya berbicara sendiri: mantan Kapolda Sumatera Barat Teddy Minahasa dalam kasus narkoba;...

Gerbang Digital Telkom untuk Indonesia

Batam segera menjadi gerbang digital Indonesia lewat Nongsa-Changi Cable (NCC)  Diresmikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Wakil PM Singapura Gan Kim Yong, proyek ini merupakan...

Princess Leonor Gacor Tim Matador

Putri Mahkota yang demen sepak bola  #spanyol #leonor #pialadunia #pinterpolitik

Nggak Manchester United, Nggak Makan…

Kamu fans klub bola apa? Yuk absen di kolom komentar. Komen yang likenya paling banyak, mimin kirimin bingkisan.  #pinterpolitik #mu #manchesterunited #febrie #jampidsus 

‘Piala Dunia’ Emas Koruptor

Dari brankas tersembunyi di Sentul hingga vault di Baghdad, ada satu benda yang selalu jadi juara di kalangan pengkhianat amanah publik: emas batangan. 74 kg...

Zulhas OTW Jadi “Luhut”?

Menko Pangan Zulkifli Hasan kini dipercaya memimpin sejumlah program penting. Pandangan kalian soal ini gimana? Share di kolom komentar ya #jaganegeri #zulhas #menkopangan #mbg #swasembada

Masela, Kutub Ekonomi Baru Indonesia Timur?

Setelah menanti hampir tiga dekade sejak 1998, Blok Masela akhirnya masuk tahap konstruksi. Presiden Prabowo menaruh satu tuntutan besar: proyek Rp376 triliun ini harus...

Nestapa Ganda Sumatra

Pandangan kalian sendiri soal dinaika yang terjadi di Sumatra belakangan ini bagaimana? Share di kolom komentar ya #jaganegeri #minyakbumi #bbm #sumatra #energi

More Stories

Nggak Manchester United, Nggak Makan…

Kamu fans klub bola apa? Yuk absen di kolom komentar. Komen yang likenya paling banyak, mimin kirimin bingkisan.  #pinterpolitik #mu #manchesterunited #febrie #jampidsus 

Piala Dunia Patungan-isme?

Piala Dunia kini "patungan". Kenapa? Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia 2030 digelar di 6 negara dan 3 benua sekaligus. Maroko, Portugal, dan...

Warisan Jokowi dan Saga Jampidsus Febrie

Lima hari sebelum lengser, tepatnya 15 Oktober 2024, Jokowi menandatangani sebuah Perpres penting: Perpres Nomor 122 Tahun 2024 yang melahirkan Kortastipidkor — Korps Pemberantasan...