A43 ─ author
Latest articles
Headline
Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’
A43 -
Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia?
Nalar Politik
“Sell Indonesia” dan Spirit 1928
A43 -
Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit?
Headline
MBG dan Runtuhnya ‘Republik Tepung’
A43 -
Prabowo melarang telur dadar di program MBG karena rawan dicampur tepung. Mungkinkah kebiasaan "tepung" ini mengancam masa depan bangsa?
Headline
Khofifah dan Jebakan “Bebek Songkem”?
A43 -
Khofifah pimpin Jatim nyaris tanpa sorotan, beda jauh dari gubernur Jawa lain yang ramai. Sengaja merunduk atau memang melemah?
Headline
BGN and the ‘Nurturing’ Nanik
A43 -
Prabowo tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN baru. Mampukah sentuhan perempuan menyembuhkan dapur 60 juta porsi yang sedang sakit?
Nalar Politik
Djojohadikusumo-Baswedan Bertemu di 33
A43 -
Prabowo menyebut Pasal 33 sebagai cetak biru ekonomi RI. Namun, sebenarnya, siapa saja yang merumuskan pasal itu?
Headline
Habibie: Varian ‘Dinasti Teknokrat’?
A43 -
28 tahun setelah Habibie jadi presiden, putranya kini masuk arena politik. Apakah ini dinasti baru atau sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya?
Headline
Anies dan Koleksi Pion Riyadh
A43 -
Anies Baswedan resmi jadi penasihat kota Riyadh. Siapa lagi yang ada di "koleksi" MBS?
Headline
Hikayat Tiongkok Tangkis ‘The Economist’
A43 -
Selama 20 tahun, The Economist ramalkan keruntuhan Tiongkok, tapi justru makin maju. Siapa yang sebenarnya diuntungkan dari narasi ini?
Headline
Cerdas Cermat & Sindrom Defensif Indonesia
A43 -
Jawaban benar siswa SMA diberi nilai minus oleh juri MPR. Mengapa orang Indonesia begitu takut mengakui kesalahan?
Headline
KDM = Konten Dramatis Menipis?
A43 -
KDM wacanakan hapus pajak kendaraan dan ganti jalan berbayar. Terobosan serius atau drama baru yang mulai kehilangan penonton?
Headline
The (Un)Shonen Way of Kaesang?
A43 -
Tiga krisis menghantam PSI dalam 72 jam. Apakah Kaesang protagonis atau sekadar pewaris cerita orang lain?

