Yusril “Disalip” Para Milenial?

Yusril staf khusus Jokowi
Yusril Ihza Mahendra (Foto: JP/Donny Fernando)
3 minute read

“Kemarin ku nanti, kehadiran dirimu, kedatangan cintaku,” – Kahitna, Menanti


PinterPolitik.com

Pengumuman staf khusus presiden berusia muda beberapa waktu lalu sepertinya masih menyisakan banyak kisah ya. Dari mulai perkara  privelege hingga gaji para stafsus itu masih terus jadi bahan obrolan masyarakat. Tak hanya itu, ada juga yang meributkan soal hal itu hanya sebatas gimik dan bagi-bagi jabatan.

Di tengah berbagai obrolan para netizen tersebut, sebenarnya ada satu hal yang bisa disoroti. Di lingkaran stafsus presiden itu, ternyata masih ada yang berlatar belakang parpol. Secara spesifik, ada PKPI yang akhirnya dapat tempat juga di lingkar kekuasaan Pak Jokowi. Cie.

Di jajaran stafsus tersebut, terselip nama Angkie Yudistia yang diketahui merupakan kader dari PKPI. Wah, akhirnya PKPI bisa menyusul PSI dan Perindo yang meski tak lolos ke parlemen, tetapi tetap mendapatkan tempat di lingkarannya Pak Jokowi.

Eits, sebenarnya bukan cuma Angkie doang nih kader PKPI yang jadi stafsus Pak Jokowi. Di luar kategori milenial, ada juga nama Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono yang kembali dipercaya untuk jadi stafsus presiden. Wah, jadi dua dong?


Nah, melihat hal tersebut, coba kita bandingkan dengan nasib partai non-parlemen yang dulu juga mendukung Pak Jokowi. Kita ambil sampel PBB terutama dengan kiprah ketua umumnya Yusril Ihza Mahendra. Kok Pak Yusril dan PBB belum juga diumumkan untuk posisi apapun?

Kalau dilihat dari rekam jejak Pak Yusril di Pilpres lalu, sebenarnya mantan Mensesneg ini lumayan berkeringat loh. Gimana enggak, Pak Yusril ini jadi pemimpin tim hukumnya Pak Jokowi yang kiprahnya pas gugatan di Mahkamah Konstitusi lalu cukup krusial.

Hmmm, masa sih Pak Yusril keduluan sama para milenial yang sudah jadi stafsus duluan? Ini kan sudah pengumuman kesekian. Sebelum pengumuman nama stafsus, di pengumuman nama menteri dan wakil menteri nama Pak Yusril atau kader PBB manapun tidak juga disebut. Sedih ya, mudah-mudahan Pak Yusril gak beneran disalip oleh para milenial itu.

Mungkin aja masih ada harapan buat Pak Yusril dan PBB. Hingga saat ini, nama-nama Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) masih belum juga diumumkan. Nah, mungkin aja di pengumuman yang ini akan ada nama Pak Yusril atau kader PBB.

Kalau enggak, ya biasanya kan kursi di BUMN juga kerap diberikan buat mereka yang berjuang bersama presiden di Pilpres. Kita tunggu aja nih, pengumuman yang mana yang akan menyebut nama Pak Yusril atau kader PBB. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.