HomeCelotehTiada Injury Time untuk Novel Baswedan?

Tiada Injury Time untuk Novel Baswedan?

“Cause I need more time, yes, I need more time just to make things right,” – Oasis, Don’t Go Away


PinterPolitik.com

Nasib penyidik KPK Novel Baswedan masih belum terang. Sudah berhari-hari sejak matanya terluka akibat siraman air keras, kabar baik masih belum juga menghampirinya. Padahal, tenggat waktu pengungkapan kasus itu sudah berlalu beberapa waktu lalu.

Melihat kondisi tersebut, Pak Jokowi sepertinya punya pandangan tersendiri. Kalau kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, sudah ada temuan baru dari kasus ini yang sebenarnya sudah menuju ke kesimpulan.

Merujuk pada hal itu, Pak Jokowi bilang kalau gak akan ada lagi tambahan waktu untuk proses pengungkapan kasus ini. Menurutnya, kalau sang presiden udah bilang seperti itu, berarti pengungkapan akan terjadi secepatnya, bukan lagi hitungan bulan tapi sudah hitungan hari.

Wah, kabar yang sebenarnya cukup bahagia kalau memang beneran ada temuan baru yang mengarah ke kesimpulan. Publik dan terutama Pak Novel sendiri jelas menanti-nanti pengungkapan kasus ini, soalnya kalau gak kunjung terungkap, bisa jadi preseden buruk buat pemberantasan korupsi.

Yang jadi persoalan adalah, pihak kepolisian sebelumnya justru bilang kalau penyerang dari Pak Novel ini masih belum bisa terungkap. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan bisa bersabar dalam menanti titik terang dari kasus yang sudah berjalan secara berlarut-larut ini.

Hmmm, jadi gimana nih? Sebenarnya kasus ini sudah ada kemajuan signifikan atau tidak? Kan Pak Jokowi sendiri sudah bilang pengungkapan akan dilakukan secepatnya dan tak ada tambahan waktu.

Kalau sudah begini, nasibnya Pak Novel ini mungkin seperti pertandingan olahraga seperti sepakbola yang sudah mendekati menit akhir dalam keadaan poin tertinggal.

- Advertisement -

Nah, dalam kondisi tersebut, wasit sudah mengumumkan tak ada injury time untuk mengejar ketertinggalan, terpaksa deh harus memanfaatkan situasi yang sangat minimal. Dalam kadar tertentu, mengejar ketertinggalan atau bahkan membalikkan keadaan jadi hampir mustahil.

Baca juga :  Luhut Kena "Sentil" Lagi?

Merujuk pada hal tersebut, apakah nasib Pak Novel akan seperti tim yang harus mengejar ketertinggalan di menit akhir itu? Pasalnya, di tengah pengumuman Pak Jokowi soal tak ada waktu tambahan, kemajuan signifikan tak juga terkuak.

Semoga aja sih masih ada harapan ya dari kasus ini. Semoga pernyataan dan instruksi dari Pak Jokowi bisa jadi keajaiban di menit akhir yang bisa membalik keadaan Pak Novel meski tak ada injury time. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Mampukah Gus Yahya “Jatuhkan” Cak Imin?

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi hubungan yang tidak mesra antara PKB dengan PBNU. Jika ketegangan terus...

Joe Biden Menginspirasi Prabowo?

Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari, KH Irfan Yusuf Hakim (Gus Irfan), menyebut KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah berucap bahwa Prabowo...

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Megawati sang Profesor

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of The Arts (SIA), Korea Selatan. Apakah ini menunjukkan Megawati seorang politisi...

Mengapa Jokowi Merasa Kesepian?

Rocky Gerung menyebut batin Jokowi kini tengah kesepian kala momen Hari Raya Idulfitri 1443H. Mengapa Jokowi merasa kesepian?

Kenapa Megawati Singgung BTS?

Ketika menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA) Korea Selatan (Korsel), Megawati Soekarnoputri menyebut tidak ingin kalah dari cucunya yang...

Jokowi Sudah Selesai?

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mulai mengemas barang-barangnya di Istana untuk dikirim ke Solo, Jawa Tengah. Apakah ini pesan kekuasaan RI-1 sudah selesai secara...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...