HomeCelotehSoal Banjir, Anies Butuh Avatar?

Soal Banjir, Anies Butuh Avatar?

“There’s a choice we’re making. We’re saving our own lives” – Artists for Haiti


PinterPolitik.com

Bencana banjir pada awal tahun 2020 boleh jadi menyisakan kerugian dan duka mendalam bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Berbagai wilayah di Jakarta, Tangerang, hingga Bekasi terendam air banjir setinggi 5 sentimeter (cm) hingga 5 meter (m).

Tragedi awal tahun ini tentu membuat masyarakat mengeluh. Tak jarang para warganet melontarkan kritik-kritiknya terhadap pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada akhirnya menjadi bulan-bulanan di media sosial. Lini masa dan berita-berita di media massa juga diwarnai perdebatan-perdebatan mengenai kinerja mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Perbandingan kondisi banjir antara ketika Anies menjabat dan ketika Basuki Tjahaja Purnama (BTP atau Ahok) menjadi gubernur misalnya, mewarnai beberapa situs media daring. Bahkan, meski Ahok akhir-akhir ini tak berkomentar banyak mengenai banjir Jakarta, beberapa warganet mengunggah video ketika beliau mengkritik Anies di masa lampau.

Selain warganet, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga mengkritik kinerja Anies. Beliau menilai pemerintahan Jakarta lambat dalam melakukan normalisasi Sungai Ciliwung.

Mendengar pendapat Pak Basuki, Pak Anies menanggapi dengan menjelaskan bahwa penyebab utama banjir adalah air yang datang dari selatan Jakarta. Maka dari itu, Pak Gubernur menyebutkan bahwa wilayah-wilayah yang ada di selatan Jakarta – seperti Bogor – perlu mengendalikan air dari hulu.

- Advertisement -

­Perdebatan itu ternyata nggak berhenti di Pak Basuki dan Pak Anies, malah berlanjut nih ke Bupati Bogor Ade Yasin. Beliau menyanggah pernyataan Anies dan bilang kalau Bu Ade sendiri bukanlah seorang avatar yang bisa mengendalikan air dengan kekuatannya.

Baca juga :  Kok Jokowi Marah-Marah?

Waduh, pakai ngelibatin avatar juga nih. Keren juga sih kalau misalnya nanti ada avatar yang bisa mengendalikan air banjir. Tapi ya, masa harus nungguin avatar biar masalahnya selesai? Kehadiran Aang sebagai Avatar aja harus nunggu ratusan tahun lho.

Ya, daripada saling menyalahkan begini, mungkin, masing-masing pihak perlu saling bekerja sama guna mengatasai masalah ini. Apalagi nih ya, bencana banjir lalu menimpa tidak hanya  Jakarta, melainkan juga Tangerang dan Bekasi.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga udah bilang kok kalau persoalan banjir ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta karena terdapat faktor-faktor lain, seperti minimnya serapan air di dataran-dataran tinggi.

Selama hanya saling menyalahkan dan minim koordinasi antarpemerintah daerah, bukan nggak mungkin nih bencana banjir akan datang kembali dan merugikan banyak pihak. Mungkin, masing-masing pihak perlu menurunkan ego dan bekerja sama untuk kebaikan masyarakat. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

- Advertisement -

spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

More Stories

Bukan Jokowi, Tapi Gibran?

Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang kini jabat Wali Kota Solo tarik perhatian para elite politik, seperti Prabowo dan Megawati.

Biden Paksa Jokowi Beli Senjata?

Presiden AS Joe Biden sebut siap bela Taiwan bila diserang Tiongkok. Apakah ini bisa jadi cara Biden "paksa" Jokowi beli senjata?

Muslihat Jokowi Manfaatkan Putin?

Presiden Jokowi dikabarkan akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow. Apa ini muslihat Jokowi manfaatkan sosok Putin?