HomeCelotehRamalan PKS ala Doctor Strange

Ramalan PKS ala Doctor Strange

“We’ll let you guys prophesy. We gon’ see the future first” – Frank Ocean, penyanyi R&B asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Di tengah-tengah situasi politik yang tengah ramai dengan berbagai isu – seperti isu dugaan korupsi Jiwasraya, kerugian Asabri, hingga dugaan suap pergantian antar-waktu (PAW) PDIP; terdapat beberapa elemen masyarakat yang mengajukan sebuah gugatan pada Mahkamah Konstitusi (MK).

Seorang advokat bernama Ignatius Supriyadi mengajukan gugatan atas Undang-Undang No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) yang dianggap memberikan celah bagi anggota-anggota DPR dan DPRD dapat menjabat secara berulang. Padahal nih, berbeda dengan mereka, pejabat eksekutif sudah dibatasi masa jabatannya.

Ya, gugatannya Ignatius bisa aja beralasan. Soalnya nih, banyak lho yang menilai kalau anggota-anggota DPR dan DPRD dinilai tidak banyak mengalamai regenerasi. Muka-muka lama dianggap masih mendominasi kursi-kursi wakil rakyat.

Mungkin, penggugat sadar nih para anggota lama ini bisa aja udah lelah nih. Kan, kasihan kalau harus bekerja terus. Ya, kan?

Eits, tapi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) punya ramalan nih soal masa depan nasib gugatan ini. Anggota DPR Fraksi PKS Nasir Djamil memprediksi bahwa MK bakal menolak gugatan dari Ignatius.

Kata partai yang mengklaim dirinya sebagai oposisi ini, lembaga legislatif memiliki struktur dan fungsi yang berbeda dengan lembaga eksekutif. Berbeda dengan lembaga legislatif, lembaga eksekutif bisa memiliki kewenangan untuk mengeksekusi kebijakan.

- Advertisement -

Hmm, by the way, kalau ngomongin soal ramal-meramal, jadi ingat Doctor Strange dalam film Avengers: Infinity War (2018) nih. Dalam film itu, Doctor Strange yang telah mengarungi waktu meramal bahwa hanya ada satu dari jutaan kemungkinan yang berujung pada kemenangan para pahlawan super itu.

Baca juga :  Koalisi Semut Merah Siap Menggigit?

Wah, prediksi Pak Nasir dari PKS ini bisa saja jadi satu-satunya kemungkinan itu di masa depan. Soalnya nih, kalau di negara-negara lain seperti Amerika Serikat (AS), anggota-anggota legislatif juga tak dibatasi kok masa jabatannya.

Ya, tapi, daripada hanya memberikan ramalan, PKS mungkin bisa juga tuh ngasih masukan soal gagasan pemberian batas masa jabatan DPR/DPRD ini. Ya, mungkin, PKS bisa ngelihat usulan PDIP.

Meski nggak sepenuhnya sepakat dengan Ignatius, anggota Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan ngasih usulan bahwa paling nggak bisa dikasih batasan maksimal empat periode. Katanya sih, anggota DPR/DPRD baru biasanya perlu beberapa waktu (satu periode) untuk belajar terlebih dahulu. Hmm, udah kayak mahasiswa aja perlu orientasi. Hehe.

Ya, tapi, yang namanya prediksi belum juga pasti akan terjadi sih. Lagi pula, itu kan hak konstitusional sang penggugat, termasuk juga prediksi PKS. Hehe. Kita tunggu aja deh putusan MK nanti. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

- Advertisement -

spot_img

#Trending Article

SBY-JK Bersatu Untuk 2024?

Pertemuan antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) mencuri atensi publik dan melahirkan berbagai spekulasi politik. Lantas, mungkinkah reuni SBY-JK ini dapat membuat...

PKB Merah Cukur Gundul PKS?

Kelompok yang menamakan dirinya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Merah melakukan aksi cukur rambut hingga gundul. Kenapa ritual gundul dapat berubah menjadi instrumen politik? PinterPolitik.com Lagu Gundul-gundul Pacul pastinya...

Puan Ratu Konten?

Konten video Ketua DPR RI Puan Maharani heboh lagi, kali ini dengan aksi nge-vlog dalam ruangan yang memperlihatkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sedang berbicara dengan...

Airlangga Manfaatkan Ronaldinho?

Pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan legenda sepak bola asal Brasil, Ronaldinho, mendapat perhatian publik karena popularitas Ronaldinho yang sangat besar. Ini Airlangga Hartarto yang...

Ahok, Mantan Terindah Djarot?

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat kritik tingkat kemiskinan DKI Jakarta di bawah Anies Baswedan. Apa Djarot belum bisa move on dari Ahok?

Ganjar, Mbappe-nya PDIP?

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dilirik partai lain untuk dijadikan Capres 2024. Apakah Ganjar semacam "Mbappe"-nya PDIP?

Bakso: Dark Jokes Anies vs Mega?

Seloroh tentang tukang bakso yang dilontarkan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, rupanya tidak selesai bersamaan dengan ditutupnya Rapat Kerja Nasional...

Berharap PDIP, PKS Lelah Kalah?

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebut PDIP tidak akan koalisi dengan PKS di Pilpres 2024. Sirna sudah harapan PKS pada PDIP agar tidak kalah lagi?

More Stories

Jokowi-Putin Bangun Poros Baru?

Presiden Jokowi dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu di Moskow. Muncul juga wacana Indonesia-Rusia bangun poros baru untuk saingi Barat.

Siasat Luhut Tawar-tawar Kuota Haji

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan temui Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), dan bahas soal kuota haji Indonesia.

Megawati Tidak Rasis ke Papua?

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri analogikan tercampurnya orang Papua dengan etnis Indonesia bagaikan "kopi susu". Apakah Megawati rasis?