HomeCelotehLuhut Tiba-tiba Cinta Lingkungan?

Luhut Tiba-tiba Cinta Lingkungan?

“Walk it like I talk it” – Quavo, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Jika sebelumnya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ramai dibicarakan di media dan publik karena sering menjalankan kunjungan luar negeri, sebenarnya terdapat menteri lain yang juga sering melintasi lautan dan daratan di luar Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan misalnya, sering menjalankan kunjungan luar negeri ke berbagai negara – dari Jepang, Uni Emirat Arab (UEA), hingga Swiss – guna menarik para pemilik modal asing agar dapat berinvestasi di Indonesia.

Kegigihan Pak Luhut yang tidak tampak disertai lelah ini beberapa kali membuahkan hasil tertentu. Bagaimana tidak? Beliau sering kali pulang dengan membawa buah tangan berupa kesepakatan-kesepakatan kerja sama dan investasi.

Kunjungan beliau yang terakhir dilaksanakan di Davos, Swiss – bertepatan dengan pelaksanaan World Economic Forum (WEF) 2020. Dalam pertemuan tersebut, Pak Luhut mengklaim bahwa beberapa negara – seperti Australia – telah menyatakan ketertarikan mereka untuk berinvestasi.

Bagusnya nih, pengusaha dan pemerintah Australia akan menjalankan investasinya di bidang lingkungan, seperti pembangunan hydropower, penanganan bushfire, dan manajemen sampah plastik. Ketertarikan ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan kunjungan pada bulan Februrari 2020.

Wah, kira-kira apa sih kiat-kiat suksesnya Pak Luhut biar bisa menarik para investor ini ke Indonesia? Apa yang diceritakan oleh Pak Luhut tentang Indonesia?

- Advertisement -

Hmm, kabarnya sih, Pak Luhut bercerita dalam Forum Tri Hita Kirana – bagian dari rangkaian kegiatan WEF – tentang bagaimana Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah. Bagi beliau, kekayaan alam negara kita ini merupakan modal keajaiban dunia.

Bagaimana tidak? Indonesia merupakan rumah bagi salah satu hutan hujan terakhir di dunia. Pak Luhut pun menilai kalau jutaan orang bergantung pada ekosistem itu. Oleh sebab itu, Menko Kemaritiman dan Investasi tersebut mengajak para investor di WEF untuk melakukan pembangunan sekaligus menjaga lingkungan.

Eits, tapi, Pak Luhut juga sering lho disorot soal kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap dapat merusak lingkungan. Soal benih lobster misalnya, beliau mendukung adanya ekspor benih yang dianggap banyak orang dapat merusak ekosistem bawah laut.

Masih berhubungan dengan ekosistem laut, Pak Luhut juga pernah menolak pelarangan cantrang yang diberlakukan oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Selain itu, Pak Luhut dulu juga sempat menolak wacana pelarangan penggunaan plastik guna mengatasi persoalan sampah plastik lho.

Belum lagi, Pak Luhut pernah dikabarkan memiliki beberapa usaha di sektor energi fosil – yang mana memiliki reputasi sebagai penyumbang gas karbon biang pemanasan global. Kepemilikan usaha dan bisnis beliau di bidang batu bara ini pernah diungkapkan oleh beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) kala Pilpres 2019 lalu.

Hmm, jadi yang benar bagaimana nih, Pak Luhut? Modal keajaiban dunia Indonesia bisa digunakan untuk pembangunan atau justru harus dilestarikan ya? (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

- Advertisement -

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Bakso: Dark Jokes Anies vs Mega?
spot_img

#Trending Article

SBY-JK Bersatu Untuk 2024?

Pertemuan antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) mencuri atensi publik dan melahirkan berbagai spekulasi politik. Lantas, mungkinkah reuni SBY-JK ini dapat membuat...

PKB Merah Cukur Gundul PKS?

Kelompok yang menamakan dirinya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Merah melakukan aksi cukur rambut hingga gundul. Kenapa ritual gundul dapat berubah menjadi instrumen politik? PinterPolitik.com Lagu Gundul-gundul Pacul pastinya...

Puan Ratu Konten?

Konten video Ketua DPR RI Puan Maharani heboh lagi, kali ini dengan aksi nge-vlog dalam ruangan yang memperlihatkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sedang berbicara dengan...

Airlangga Manfaatkan Ronaldinho?

Pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan legenda sepak bola asal Brasil, Ronaldinho, mendapat perhatian publik karena popularitas Ronaldinho yang sangat besar. Ini Airlangga Hartarto yang...

Ahok, Mantan Terindah Djarot?

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat kritik tingkat kemiskinan DKI Jakarta di bawah Anies Baswedan. Apa Djarot belum bisa move on dari Ahok?

Ganjar, Mbappe-nya PDIP?

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dilirik partai lain untuk dijadikan Capres 2024. Apakah Ganjar semacam "Mbappe"-nya PDIP?

Bakso: Dark Jokes Anies vs Mega?

Seloroh tentang tukang bakso yang dilontarkan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, rupanya tidak selesai bersamaan dengan ditutupnya Rapat Kerja Nasional...

Berharap PDIP, PKS Lelah Kalah?

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebut PDIP tidak akan koalisi dengan PKS di Pilpres 2024. Sirna sudah harapan PKS pada PDIP agar tidak kalah lagi?

More Stories

Jokowi-Putin Bangun Poros Baru?

Presiden Jokowi dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu di Moskow. Muncul juga wacana Indonesia-Rusia bangun poros baru untuk saingi Barat.

Siasat Luhut Tawar-tawar Kuota Haji

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan temui Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), dan bahas soal kuota haji Indonesia.

Megawati Tidak Rasis ke Papua?

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri analogikan tercampurnya orang Papua dengan etnis Indonesia bagaikan "kopi susu". Apakah Megawati rasis?