HomeCelotehJangan Sakiti Anak Kereta

Jangan Sakiti Anak Kereta

“Aku tahu dari dulu kamu,”- Mulan Jameela feat. Dewi Dewi, Sakit Minta Ampun


PinterPolitik.com

Kereta sepertinya jadi moda transportasi banyak orang yang mengadu nasib di ibu kota ya. Selama bertahun-tahun, KRL Jabodetabek jadi andalan banyak warga yang mencari peruntungan di Jakarta. Sekarang ini, variasinya ditambah dengan kehadiran MRT dan LRT.

Saking bergantungnya masyarakat sama moda transportasi tersebut, ada gangguan dikit aja bisa bikin emosi. Mau telat atau gangguan sekecil apapun, anak-anak kereta pasti dibuat geram karena aktivitas mereka jadi terganggu. Apalagi kalau di jam sibuk, beuh jadi super sensitif.

Nah, kejadian semacam ini terjadi dalam kurun waktu berdekatan. Beberapa waktu yang lalu, anak-anak kereta Commuter Line misalnya sempat menyoraki kereta yang ditumpangi sosok sekelas Wapres Ma’ruf Amin. Wah, berani juga ya mereka.

Konon, Kiai Ma’ruf sebenarnya udah turun duluan, jadinya kereta yang disoraki itu udah kosong. Meski begitu, karena kereta itu ngaruh ke jadwal kereta yang lain, para anak-anak kereta jadi merasa harus mengekspresikan kekecewaan mereka.

Ternyata, yang tersakiti bukan hanya anak-anak kereta Commuter Line doang. Anak-anak yang tarif keretanya lebih mahal, MRT, juga sempat merasakan kecewa karena perjalanan dengan moda andalan mereka itu mengalami gangguan.

Beberapa waktu yang lalu, sempat ada acara peragaan busana di dalam kereta yang disebut sebagai Moda Raya Terpadu itu. Yang jadi perkara, peragaan busana itu dilakukan di jam sibuk sehingga membuat banyak penumpang kesulitan naik moda transportasi itu.

Akibat kedua hal tersebut, pihak-pihak yang berotoritas sampai harus meminta maaf. Hmmm, mungkin ini jadi gambaran kalau anak-anak kereta itu jangan sampai disakiti.

- Advertisement -

Berdasarkan itu, sepertinya pemerintah dan pihak-pihak yang melayani transportasi kereta idealnya membuat kebijakan yang bisa membuat mereka nyaman dan gak tersakiti. Para anak kereta Commuter Line misalnya sudah bertahun-tahun harus menahan napas akibat kereta tertahan di Stasiun Manggarai.

Baca juga :  Kok Jokowi Marah-Marah?

Semoga aja, dari dua kejadian itu, pemerintah dan pihak-pihak terkait mau belajar ya, jangan sampai sakiti anak kereta. Ya, kalau bisa perbaiki layanannya juga, banyak loh yang menggantungkan diri sama kereta di ibu kota. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...