HomeCelotehErick, Juru Damai Ahok-Sandiaga?

Erick, Juru Damai Ahok-Sandiaga?

“Ooo… damainya hatiku, kala mentari bersinar lagi,” – Wayang, Damai


PinterPolitik.com

Saga soal penunjukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi pimpinan BUMN akhirnya selesai juga. Setelah dilanda berbagai komentar-komentar tajam, mantan Gubernur DKI Jakarta itu resmi menerima SK yang menyatakan dia menjadi Komisaris Utama (Komut) Pertamina. Cie, akhirnya ya Pak Ahok.

Di luar Ahok dan Pertamina, sebenarnya ada banyak kursi petinggi BUMN lain yang bisa diisi oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Saat ini misalnya, santer beredar kabar kalau mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara akan jadi Direktur Utama PLN.

Nah, di tengah berbagai kursi petinggi BUMN yang masih bisa diisi tersebut, ada satu pertanyaan iseng yang bisa diajukan kepada Pak Erick, yakni soal kemungkinan sahabatnya sendiri, Sandiaga Uno jadi pimpinan salah satu perusahaan pelat merah.

Ditanya seperti itu, Pak Erick dengan singkat menjawab kalau Pak Sandi mau membantu BUMN adalah hal yang bagus. Meski demikian, pas ditanya lebih lanjut soal BUMN mana yang bisa diisi oleh Pak Sandi, Pak Erick enggan menyebut lebih rinci.

Pak Sandi sendiri sih sebelum ini sempat dirumorkan akan menjadi petinggi salah satu perusahaan pelat merah. Meski begitu, ia sempat menepis berbagai rumor tersebut dan menyebutkan bahwa kontribusinya tak harus diwujudkan dengan masuk pemerintahan atau BUMN. Hmmm.

Ya, tapi itu kan beberapa waktu yang lalu. Siapa tahu Pak Sandi bisa berubah pikirannya kalau diajak ngobrol oleh sahabatnya sendiri. Tapi ya gak tahu juga, semuanya itu terserah Pak Sandi, kalau mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu lebih nyaman di luar sistem, ya gak bisa dipaksa.

Nah, seumpama Pak Sandi beneran mau menjadi petinggi salah satu BUMN, maka akan ada interaksi unik antara dirinya dengan Pak Ahok yang kini jadi Komut Pertamina. Pak Ahok dan Pak Sandi ini kan rival yang lumayan sengit ketika berlaga di Pilgub DKI Jakarta 2017.

Baca juga :  Ada Mafia Juga di Kementan?
- Advertisement -

Kalau misalnya Pak Sandi nantinya bisa diajak untuk jadi pimpinan BUMN, maka Pak Erick bisa mempertemukannya dengan Pak Ahok kalau lagi ngumpul-ngumpul pimpinan BUMN. Nah, mungkin akibat sering ngumpul keduanya bisa melupakan persaingan mereka di 2017 dan jadi lebih akur. Kalau itu kejadian, Pak Erick mungkin bisa disebut juru damai Pak Ahok dan Pak Sandi.

Tapi ya sekali lagi, itu kalau Pak Sandi beneran mau jadi pimpinan perusahaan pelat merah. Kita tunggu aja nih, gebrakan apa lagi yang dilakukan oleh Pak Erick dalam menangani BUMN. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Berani Ganjar Tinggalkan PDIP?

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tidak diundang dalam halal bihalal PDIP Jateng. Apakah PDIP sudah tidak memperhitungkan Ganjar? Apakah Ganjar harus meninggalkan PDIP? PinterPolitik.com Bagi...

Jokowi Sudah Selesai?

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mulai mengemas barang-barangnya di Istana untuk dikirim ke Solo, Jawa Tengah. Apakah ini pesan kekuasaan RI-1 sudah selesai secara...

Anies Lagi, Anies Lagi

Beberapa pihak menyebut nama Jakarta International Stadium (JIS) melanggar undang-undang karena tidak menggunakan bahasa Indonesia. Apakah kritik ini terjadi karena yang merampungkan pembangunannya adalah...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Cak Imin Bisa “Tenggelam”?

Politikus PKB Umar Hasibuan sebut soal kemungkinan ancaman pembajakan terhadap PKB. Bila terjadi, mungkinkah Cak Imin bisa makin tenggelam?

Partai Mana yang Diinginkan Gatot?

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menolak ajakan Din Syamsuddin untuk bergabung dalam Partai Pelita. Mungkinkah yang diinginkan Gatot adalah partai besar? PinterPolitik.com Kalau membahas eks Panglima...

Mampukah Gus Yahya “Jatuhkan” Cak Imin?

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi hubungan yang tidak mesra antara PKB dengan PBNU. Jika ketegangan terus...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...