HomeCelotehAkhirnya Buzzer Turun ke Jalan

Akhirnya Buzzer Turun ke Jalan

“Turun ke jalan, mencari keramaian,” – The Changchuters, Gila-gilaan


PinterPolitik.com

Tweetwaaaarrr! Begitu kira-kira seruan anak-anak Twitter lama kalau melihat perseteruan antara netizen di media sosial Twitter. Pokoknya, netizen sepertinya paling gemar kalau lihat dua orang beradu argumen apalagi sampai panas. Meski tensi tinggi, jarang banget tuh ada ketegangan yang dibawa ke dunia nyata.

Ternyata akhirnya ada juga yang bisa membuat para pelaku media sosial ini mau menunjukkan rivalitasnya ke dunia nyata. Setelah ditunggu-tunggu dan jadi cibiran karena jadi keyboard warrior, akhirnya personality di media sosial ini turun juga ke jalan.

Secara spesifik, figur-figur yang dimaksud ini adalah mereka yang kerap diberi cap buzzer.  Adalah sosok Abu Janda, Dewi Tanjung, dan kawan-kawan yang akhirnya mau turun ke jalan. Mereka ini kan terkenal kritis kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Nah, mereka kemudian mengekspresikan sikap kritis itu dengan berdemo di kawasan Patung Kuda. Mereka lumayan gak main-main di demo ini, minta pertanggungjawaban Pak Anies pas banjir beberapa waktu lalu dan bahkan memintanya mundur.  Waduh.

Terlepas dari apapun, sebenarnya langkah para buzzer ini jadi langkah yang menarik. Kapan lagi sih bisa melihat para aktivis di balik komputer dan telepon genggam ini turun ke jalan?

Yang unik, ternyata para buzzer pas berdemo harus berhadapan dengan massa yang pro kepada Pak Anies. Secara spesifik, massa Abu Janda cs. ini berhadapan dengan Bang Japar yang organisasinya dipimpin oleh anggota DPD Fahira Idris.

Ini nih yang bikin jadi tambah unik. Bu Fahira ini kan sosok yang juga amat terkenal di media sosial. Dari hal itu, bisa dibilang kalau saling berhadapannya dua massa ini semacam tweetwar yang dibawa ke dunia nyata. Wah, ini dia nih yang ditunggu para netizen!

Baca juga :  Luhut seperti Julius Caesar?
- Advertisement -

Eh, tapi yang namanya buzzer, meski udah rame di jalanan, tetap aja mereka harus meramaikan media sosial. Masing-masing kubu ternyata masih aja melakukan perang tagar #JKTBergerakTurunkan4nies dan #JagaDanKawalAnies.

Ya, mungkin namanya juga buzzer kalau gak ngetwit, mungkin kurang afdol. Kita lihat aja deh, apakah gerakan para buzzer ini bakal berdampak seperti apa. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...