Tak Ingin Jatuh Ke Swasta, Kemen BUMN Mulai Pagari Penjualan Citos

Foto: Editor.id
2 minute read

Kementerian Badan Usaha milik Negara (BUMN) tampaknya mulai memagari rencana penjualan aset miliki PT Asuransi Jiwasraya (Jiwasraya), yakni Mal Cilandak Town Square (Citos). Kementerian yang dipmpin Erick Thohir ini, tidak ingin Chitos berpindah tangan ke pihak swasta.


PinterPolitik.com

Wakil Menteri (Wamen) BUMN, Kartika Wirjoatmodjo berharap pembeli Citos adalah perusahaan BUMN, seperti PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau Bahana.

“Saat ini kan Bahana juga punya uang, mungkin karena ini aset yang bagus sekali, tapi kita akan jual ke BUMN lain khususnya ke Bahana,” kata Kartika di sela-sela acara diskusi di Jakarta, Rabu (11/3).

Pria yang akrab disapa Tiko ini menjelaskan, aset seperti pusat perbelanjaan berpotensi memberikan keuntungan besar. Karena itu, Kartika menawarkan ke BUMN lain menjadi pembeli aset Jiwasraya tersebut.

“Karena kita melihat ini ke depan, ini sangat bagus untuk diusahakan dan kita akan usahakan ada di lingkungan BUMN dulu bersama dengan BUMN Karya,” paparnya.

Sebelumnya Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan akan melepas aset-aset yang dimiliki Jiwasraya seperti kantor-kantor Jiwasraya dan juga bangunan berstatus hak milik lainnya, seperti gedung perbelanjaan Cilandak Town Square, di Jakarta Selatan.

“Ini aset yang cukup bagus dan sudah mulai ditawarkan, banyak yang minat, nilainya kurang lebih Rp 2-3 triliun,” kata Arya belum lama ini.

Arya menambahkan aksi korporasi berupa pelepasan aset properti itu tidak serta merta dapat dilakukan Jiwasraya, sebab terdapat status aset negara yang turut melekat pada properti tersebut. “Maka untuk penjualan aset ini harus melalui mekanisme persetujuan DPR,” pungkasnya. (R58)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.