Tagar Mardani Anti Badai!  

Tagar Mardani Anti Badai!  
Foto : Istimewa
2 minute read

“Kata dan fakta itu banyak, tetapi kebenaran hanya satu.”


PinterPolitik.com

[dropcap]I[/dropcap]nsiden penolakan dan pengancaman dan isu “penganiayaan” yang dilakukan kepada para tokoh inisiator gerakan #2019gantipresiden tidak sedikit pun membuat mereka gentar.

Gimana enggak gentar, penganiayaannya rekayasa. Wkwkwk, udah diakui kan?

Lidah yang tak bertulang milik Mardani Ali Sera kini kembali berkelakar. Katanya, walaupun terjadi serangan bom Molotov dan Neno Warisman mobilnya dirusak, tapi mereka enggak akan berhenti. Weleh-weleeh.

Masalahnya bukan soal bom molotovnya gengs, tapi emang ada ya jiwa yang sehat yang melakukan tindakan seperti itu? Sebegitu rendahnya kah negeri ini sampai tidak bisa dewasa menghadapi demokrasi?

Hmmm, mungkin saran saya kita kembali saja kepada sila keempat Pancasila. Siapa tahu kan kepemimpinan akan lebih hikmat! Rakyat tidak peduli kok siapa pemimpinnya, yang penting keadilan sosial bagi seluruh rakyat tercapai. Betul apa betul?

Mungkin terlalu muluk ya sarannya, tapi mau gimana lagi kalau kenyataan pahit hari ini harus kita telan meski harus merusak oragan tubuh saat melakukannya. Ckckck.

Politisi PKS tersebut juga memandang apa yang dilakukannya itu adalah bagian dari proses demokrasi dalam kehidupan bernegara. Sehingga sudah sepatutnya tidak perlu ada ancaman terhadap dirinya. Woles bang! Solusi dong, solusi.

Apa mungkin solusi lainya kita bubarin aja gerakan #2019gantipresiden, terus kita ganti jadi #2019tukerankaliom atau #2019icakaliom atau #2019gantiandunks. Wkwkwk.

Menurut Mardani hak mengeluarkan pendapat dalam negara demokrasi sudah dilindungi dalam konstitusi. Jadi tidak perlu ada yang melakukan persekusi. Masa iya sih Idrus Marham aja masuk KPK, yang lempar bom molotov enggak masuk penjara? Emang polisi sebodoh itu apa enggak bisa nanganin?

Terus juga kasus juru kampanye Prabowo-Sandi, Ratna Sarumpaet yang katanya dianiaya oleh sekelompok orang tidak dikenal di Bandung, Jawa Barat kok enggak lapor polisi aja? Ya enggak lapor lah, orang doi bohong! Wkwkwk. Segala pakai bilang polisi enggak netral lagi ckckck! Syukur pak polisinya sabar ya hehehe.

Terus nanti kalau Prabowo terpilih jadi presiden, polisi mau enggak ya dipakai lagi jadi bagian pengamanan negara? Atau polisi mau dibuang terus diganti sama petugas security atau hansip? Aduh ada-ada bae, ayo dong ini kan negara demokrasi! Masa berani Jokowi melakukan tindakan sebengis itu?

Tapi kalau nyatanya memang Jokowi sebengis itu, percaya deh sama ungkapannya Elvis Presley, katanya sih kebenaran akan mencari jalannya sendiri gengs: Click To Tweet

“Kebenaran itu seperti matahari. Anda bisa mencegahnya dalam waktu tertentu, tapi dia tidak akan pernah pergi menjauh.”(G35)