<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/wakil-ketua-dprd-dki-jakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Mar 2019 05:57:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Haji Lulung ‘Kutu’ Gerindra</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/haji-lulung-kutu-gerindra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2018 09:18:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Abraham Lunggana]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Haji Lulung]]></category>
		<category><![CDATA[PPP]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=27134</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Ya sangat terbuka (ke Gerindra) buat pak Haji Lulung. Pendapat saya pribadi Lulung lebih baik keluar dari PPP daripada di PPP.&#8221; ~ Ferry Juliantono, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]erpecahan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) antara kubu Djan Faridz dan Romahurmuziy pun masih menyisakan dampak yang berkepanjangan. Hal ini menandakan perseteruan di tubuh PPP takkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Ya sangat terbuka (ke Gerindra) buat pak Haji Lulung. Pendapat saya pribadi Lulung lebih baik keluar dari PPP daripada di PPP.&#8221; ~ Ferry Juliantono, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]erpecahan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) antara kubu Djan Faridz dan Romahurmuziy pun masih menyisakan dampak yang berkepanjangan.</p>
<p>Hal ini menandakan perseteruan di tubuh PPP takkan lekas berakhir. Konflik itu ternyata membuat para kadernya saling tarik menarik entah kemana akan berlabuh, apakah ke kubu Djan atau Romi?</p>
<p>Tapi ternyata diantara dua kubu yang berseteru itu, ada sebagian kader PPP yang muak dengan konflik dan ingin keluar dari lingkaran itu.</p>
<p>Mereka menghimpun diri dan muncul sebagai poros baru PPP yang menamakan dirinya PPP <em>Khittah</em>. Namun, PPP <em>Khittah</em> ini tak ingin memancing ikan di air keruh dengan menandingi dua kubu PPP, tapi kader PPP <em>Khittah</em> akan berjamaah jadi kutu loncat ke Partai Bulan Bintang (PBB).</p>
<p>Mau jadi kutu loncat aja pake barengan segala, <em>hadeuuhh. </em>Di tengah ramainya kader PPP yang<em> hijrah</em> ke partai lain. Menariknya muncul isu kalau Haji Lulung juga akan pindah ke Partai Gerindra, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Makanya Ferry Juliantono, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra langsung melihat konflik PPP dengan prihatin. Tapi ya sudahlah, namanya juga dinamika partai orang lain ini kan? Jadi Ferry ga usah pusing.</p>
<p><em>Weeeiitts, </em>tapi Ferry ingin menyelamatkan Haji Lulung dari konflik itu dan menyarankan supaya segera keluar dari PPP. Dan setelah itu katanya, Haji Lulung lebih baik masuk aja ke Partai Gerindra. <em>Waduh, </em>semudah itukah masuk partai, asal loncat – loncat gitu aja, <em>hadeuuuhh.</em></p>
<p>Nah tapi pertanyaannya, Haji Lulung siap ga jadi kutu loncat ke Partai Gerindra? <em>Hmmm </em>apalagi jabatan Wakil Ketua DPRD DKI yang dipegang Lulung emang didapat dari PPP, rela emang ngelepasnya? <em>Ehmm, </em>terserah sih kalau mau kehilangan jabatan, <em>weleeeh weleeeh. </em></p>
<p>Kayaknya sih Lulung ga mau pindah partai, ibaratnya ia politisi yang setia sama PPP. Dari dulu juga ada wacana pindah tapi ga jadi mulu kan? <em>Ciyeee </em>nahan terus ya, <em>hmmm.</em></p>
<p>Tapi Lulung harus inget nih perkataan Brigitte Bardot, kalau jadi politisi itu lebih baik tidak setia daripada menjadi setia karena terpaksa, <em>jleeebbb </em>banget ya, <em>uhukkk uhuukkk. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/lulung-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
