<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>TGB Gubernur NTB &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/tgb-gubernur-ntb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Apr 2019 11:14:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>TGB Gubernur NTB &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TGB ‘Dipaksa’ Jadi Koruptor</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/tgb-dipaksa-jadi-koruptor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 May 2018 10:37:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Zainul Majdi]]></category>
		<category><![CDATA[TGB calon Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[TGB Gubernur NTB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=29991</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Ini masih proses Pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan). Kami sedang mengklarifikasi informasi dari yang bersangkutan.&#8221; ~ Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan PinterPolitik.com [dropcap]K[/dropcap]omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang rajin – rajinnya melakukan pembersihan para koruptor. KPK kini tak main – main, ia telah mencatatkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terbanyak sepanjang masa. Makanya, tak aneh kalau kinerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Ini masih proses Pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan).</em> </strong><em><strong>Kami sedang mengklarifikasi informasi dari yang bersangkutan.&#8221; ~ Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan</strong> </em></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]K[/dropcap]omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang rajin – rajinnya melakukan pembersihan para koruptor.</p>
<p>KPK kini tak main – main, ia telah mencatatkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terbanyak sepanjang masa.</p>
<p>Makanya, tak aneh kalau kinerja KPK dipuji dan diapresiasi Ketua DPR Bambang Soesatyo. Katanya, KPK memecahkan rekor OTT terbanyak, semoga semakin banyak OTT semakin memberi rasa jera bagi koruptor.</p>
<p>Tapi dominasi para koruptor yang ditahan KPK itu, kebanyakan terjerat terkait persiapan Pilkada, <em>ehm, </em>apakah itu dana penyelewengan inilah itulah, yang jelas ada hipotesa diantara mereka kalau uang bisa membeli kemenangan Pilkada.</p>
<p>Ngeri kali ya, <em>weleeh weleeh, </em>tapi akhirnya terlihat banyak para pejabat atau calon pejabat daerah yang diciduk KPK karena bermain dengan api korupsi. <em>Ehmmm, </em>rasakan itu, emang enak, <em>weleeh weleeeh.</em></p>
<p>Karena banyaknya calon Kepala Daerah yang ikut <em>tercyduk </em>akhirnya menimbulkan satu dugaan liar yang mengira kalau KPK itu dijadikan alat untuk menghambat seseorang menjadi pejabat.</p>
<p><em>Waduh, </em>logikanya terbalik banget ya, justru KPK menjalankan tugasnya supaya jabatan strategis itu dipegang oleh para pejabat yang tidak korup.</p>
<p>Berarti bukan alat serang lawan politik nih? <em>Waduh, </em>kalau prinsipnya calon kepala daerah itu tak punya cacat hukum sama sekali, ngapain berpikir begitu.</p>
<p>Makanya lebih baik dukung KPK bersihkan kekuasaan dari pejabat yang menggerogoti uang negara.</p>
<p>Nah, belakangan ini ada kabar mengejutkan. Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) <em>tercydduukkk</em> KPK.</p>
<p><em>Waduh, </em>usut punya usut, nama TGB sempat digadang – gadang jadi calon Presiden, apakah dugaan korupsi ini berkaitan dengan niatannya menjadi capres? <em>Weleeeh weleeh, </em>apakah murni ada dugaan korupsi.</p>
<p>Padahal, TGB mengkreasikan nama dan citranya jauh dari kata korupsi, namun seolah luruh saat KPK katanya memeriksa TGB. Akankah TGB mengenakan rompi oranye? <em>Uhuuk uhuuuk.</em></p>
<p>Tapi setelah diselami lagi, benar sih ada aduan masyarakat yang melaporkan TGB, tapi KPK dalam hal ini baru mengklarifikasi keterangannya saja.</p>
<p><em>Ehmm, </em>ya iyalah, ga semua laporan bisa langsung menjerat seseorang. Tapi setidaknya, TGB sudah mulai berkenalan dan berurusan dengan KPK.</p>
<p>Kalau menurut Charles Caleb Colton, korupsi itu seperti bola salju, setelah itu menetapkan bergulir akan terus membesar dan membesar.</p>
<p>Akankah pertemuan TGB dan KPK lebih intens lagi? <em>Wedeeww. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/tgb-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Zulkifli Hasan si ‘Pengepul’ Capres</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/zulkifli-hasan-si-pengepul-capres/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 12:57:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Gatot Nurmantyo]]></category>
		<category><![CDATA[PAN]]></category>
		<category><![CDATA[Rizal Ramli]]></category>
		<category><![CDATA[TGB Gubernur NTB]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkifli Hasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=28742</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Karena nggak punya partai kan, jadi handicap-nya itu partai pendukung. Kalau pantas, (Rizal-Gatot-TGB) lebih dari pantas, banyak sekali anak negeri ini yang pantas untuk menjadi capres,&#8221; ~ Ketua MPR, Zulkifli Hasan. PinterPolitik.com [dropcap]K[/dropcap]etua MPR, Zulkifli Hasan sepertinya lagi keranjingan mengundang kandidat Calon Presiden (Capres) non Partai ke ruang kerjanya di Komplek Senayan. Setelah sebelum ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Karena nggak punya partai kan, jadi handicap-nya itu partai pendukung. Kalau pantas, (Rizal-Gatot-TGB) lebih dari pantas, banyak sekali anak negeri ini yang pantas untuk menjadi capres,&#8221; ~ </em>Ketua MPR, Zulkifli Hasan.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]K[/dropcap]etua MPR, Zulkifli Hasan sepertinya lagi keranjingan mengundang kandidat Calon Presiden (Capres) non Partai ke ruang kerjanya di Komplek Senayan. Setelah sebelum ini mengundang Rizal Ramli dan Gatot Nurmantyo, kini Zulkifli bertemu Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang. <em>Mmm</em>, udah kayak ‘pengepul’ Capres aja ya.</p>
<p>Dalam pertemuan terbarunya dengan TGB, Zulkifli menilai kalau TGB berhasil mengubah wajah NTB selama dua periode kepemimpinan. Contohnya nih ya, pertumbuhan ekonomi NTB menjadi salah satu terbaik se-Indonesia, sehingga menjadikan NTB sebagai daya tarik pariwisata. Tokoh berprestasi kayak gini sayang kalau hanya sebatas Gubernur. Iya kan guys?</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-28750" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-TGB-Zainul-Majdi-300x200.jpg" alt="Zulkifli Hasan si ‘Pengepul’ Capres" width="636" height="424" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-TGB-Zainul-Majdi-300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-TGB-Zainul-Majdi-768x512.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-TGB-Zainul-Majdi-696x464.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-TGB-Zainul-Majdi-630x420.jpg 630w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-TGB-Zainul-Majdi.jpg 822w" sizes="(max-width: 636px) 100vw, 636px" /></p>
<p>Ya, baik TGB, Gatot dan Rizal memang memiliki keunggulannya masing-masing. Dan seunggul apapun itu, tetap aja gak bisa membuat mereka duduk di kursi RI-1 seandainya belum mendapatkan tiket Pilpres dukungan dari Partai Politik. Mmm, jangan-jangan dalam pertemuan ini ada politik transaksional ya. Ya moga gak gitu ya. Meski berat sih buat gak <em>bersuuzon</em>.</p>
<p>Sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) kayaknya Zulkifli memiliki misi untuk membesut lahirnya koalisi poros ketiga. Dan siapa yang lebih unggul diantara ketiga orang ini, dia lah yang nantinya mendapatkan tiket maju di Pilpres 2019 bersama Partai koalisi. Mmm sama Demokrat ya? Ada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dung! Wah, AHY kira-kira Capres apa Cawapres ya nanti?</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-28752" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Gatot-Nurmantyo-300x194.jpg" alt="Zulkifli Hasan si ‘Pengepul’ Capres" width="660" height="427" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Gatot-Nurmantyo-300x194.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Gatot-Nurmantyo-768x496.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Gatot-Nurmantyo-1024x661.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Gatot-Nurmantyo-696x449.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Gatot-Nurmantyo-1068x689.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Gatot-Nurmantyo-651x420.jpg 651w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Gatot-Nurmantyo-1920x1239.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Gatot-Nurmantyo.jpg 2000w" sizes="(max-width: 660px) 100vw, 660px" /></p>
<p>Setelah kandidat terbaik udah dikumpulin sama Bang Zulkifli, menurut kalian gimana guys? Pasangan mana yang lebih cocok dengan AHY? Tapi eike rasa, siapapun pasangannya, AHY masih terlalu hijau untuk menempati posisi sebagai Capres deh. Ya, mungkin nanti Pemilu 2024 kayaknya AHY udah mantep banget deh tuh buat dicalonkan lagi sebagai Presiden. <em>Mantap jiwa</em>.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-28753" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Rizal-Ramli-300x187.jpg" alt="Zulkifli Hasan si ‘Pengepul’ Capres" width="664" height="415" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Rizal-Ramli-300x187.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Rizal-Ramli-768x479.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Rizal-Ramli-1024x639.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Rizal-Ramli-696x434.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Rizal-Ramli-1068x666.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Rizal-Ramli-674x420.jpg 674w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Rizal-Ramli-1920x1197.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan-Rizal-Ramli.jpg 2048w" sizes="(max-width: 664px) 100vw, 664px" /></p>
<p>Rasanya Zulkifli ini memang bisa melihat bakat kepemimpinan terpendam dalam diri ketiga orang yang berniat menjadi Capres ini. Bakat pemimpin seseorang itu memang sulit terlihat. Bakat kepemimpinan ini bak keberadaan serbuk emas dalam gundukan tanah yang sulit diketahui, bahkan oleh si pemilik bakat itu sendiri. Seperti halnya yang dikatakan filsuf Jonathan Swift (1667-1745): “<em>Although men are accused of not knowing their own weakness, yet perhaps few know their own strength. It is in men as in soils, where sometimes there is a vein of gold which the owner knows not of.</em>” (K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Zulkifli-Hasan.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ustaz Somad ‘Timses’ TGB</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/ustaz-somad-timses-tgb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2018 09:23:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TGB calon Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[TGB Gubernur NTB]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadz Abdul Somad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=26487</guid>

					<description><![CDATA[“Bukanlah hakikat politik bahwa orang terbaik harus terpilih. Orang yang terbaik malah tak berpolitik karena tidak mau mengatur para pengikutnya.” ~ George E. McDonald PinterPolitik.com [dropcap]K[/dropcap]onstelasi politik menjelang Pilpres 2019 semakin memanas. Bursa Calon Presiden dan Wakil Presiden semakin seksi terlihat. Jokowi sang petahana sudah mantul alias mantap betul mendeklarasikan dirinya untuk kembali memimpin Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Bukanlah hakikat politik bahwa orang terbaik harus terpilih. Orang yang terbaik malah tak berpolitik karena tidak mau mengatur para pengikutnya.” ~ George E. McDonald</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]K[/dropcap]onstelasi politik menjelang Pilpres 2019 semakin memanas. Bursa Calon Presiden dan Wakil Presiden semakin seksi terlihat.</p>
<p>Jokowi sang petahana sudah <em>mantul</em> alias mantap betul mendeklarasikan dirinya untuk kembali memimpin Indonesia di periode keduanya. Di sisi lainnya, Prabowo lagi dan lagi akan mengulang pertarungan sengit seperti di Pilpres 2014 lalu.</p>
<p>Tapi yang menjadi pertanyaan itu, justru posisi Cawapresnya Jokowi dan Prabowo lah yang akan menjadi penentu kemenangan. Makanya tak aneh bila muncul nama – nama tokoh yang ingin mengadu nasib di perebutan kepemimpinan nasional.</p>
<p>Namun dari sekian nama yang beredar, tak banyak yang memiliki kans yang pasti untuk posisi Cawapresnya Jokowi atau Prabowo. Tapi, ada potensi dari sosok TGB Zainul Majdi yang tak bisa dipandang sebelah mata.</p>
<p>Gubernur NTB dua periode ini memang tak hanya mengisi kekosongan kursi Cawapres aja, tapi ia pun memiliki modal untuk mendongkrak elektabilitas Calon Presidennya, <em>wedeewww, </em>cocok dah, <em>weleeeeh weleeeh.</em></p>
<p><em>Weeeiittss, </em>tak hanya itu, kekuatan TGB rasanya akan bertambah karena teman satu kampusnya, Ustaz Abdul Somad mendukung TGB. Tahu kan seberapa banyak pengikutnya Ustaz Abdul Somad? Harapannya sih para loyalisnya pun akan merapat ke TGB, lumayan tambahan suara, <em>weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Karena Ustaz Somad itu memang tak terlahir sebagai politikus, Ustaz Somad masih malu – malu mengkampanyekan TGB. Padahal ngapain juga sih kaku – kaku.</p>
<p>Alhasil, Ustaz Somad hanya memberikan kode – kode aja dengan mengarahkan pada TGB yang harus menjadi inspirasi masyarakat. <em>Ciyeeee, </em>kalau mau kampanye itu jangan malu – malu begitu ah.</p>
<p>Terkadang sosok seperti Ustaz Somad ini kan sebenernya punya peluang besar untuk perubahan negeri, tapi biasanya punya kebiasaan agak sedikit enggan mengajak pengikutnya untuk turun tangan ke dunia politik.</p>
<p>Kalau calonnya itu terbaik ngapain diem – diem aja, bantu jemput kemenangan lah. <em>Hmm </em>kalau ga begitu, gimana coba caranya orang terbaik bisa mimpin? <em>Weleeeh weleeeh. </em></p>
<p>Lah berarti Ustaz Somad manfaatin pengikutnya dong? <em>Yaiyalah</em>, manfaatin pengikut demi kebaikan, <em>weleeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/04/ustad-somad-dan-tgb-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
