<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Tes Covid-19 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/tes-covid-19/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Feb 2022 09:38:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Tes Covid-19 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tes Covid-19 RI Tak Akurat?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/tes-covid-19-ri-tak-akurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K12]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2020 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Tes Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[tki taiwan positif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=92595</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="872" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-872x1024.jpg" alt="" class="wp-image-92568" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-872x1024.jpg 872w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-255x300.jpg 255w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-128x150.jpg 128w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-768x902.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-1308x1536.jpg 1308w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-1743x2048.jpg 1743w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-696x818.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-1068x1255.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-1920x2255.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-358x420.jpg 358w" sizes="(max-width: 872px) 100vw, 872px" /><figcaption>Otoritas Taiwan ragukan akurasi tes Covid-19 pemerintah RI</figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Tes-Covid-19-RI-Tak-Akurat-872x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tes Covid-19 Gratis kok Ditolak?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/tes-covid-19-gratis-kok-ditolak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2020 11:25:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Tes Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=80133</guid>

					<description><![CDATA[Penolakan masyarakat atas tes Covid-19 semakin marak terjadi di beberapa kota yaitu : Makasar, Bogor, Manado, Serang, Jakarta.Seringkali terjadi pengusiran tim medis, bahkan rusak posko Gugus Tugas]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/06/Infografis-Tes-Covid19-Gratis-Kok-Ditolak.jpg"><img decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-80123 size-full" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/06/Infografis-Tes-Covid19-Gratis-Kok-Ditolak.jpg" alt="Penolakan masyarakat atas tes Covid-19" width="900" height="1000" /></a></p>
<p>Penolakan masyarakat atas tes Covid-19 semakin marak terjadi di beberapa kota yaitu : Makasar, Bogor, Manado, Serang, Jakarta.<br />Seringkali terjadi pengusiran tim medis, bahkan rusak posko Gugus Tugas</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/06/Infografis-Tes-Covid19-Gratis-Kok-Ditolak.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Authoritarian Style Jokowi Yang Diharapkan</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/authoritarian-style-jokowi-yang-diharapkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[J61]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2020 10:21:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Authoritarian Style]]></category>
		<category><![CDATA[Bias Kognitif]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Tes Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=80118</guid>

					<description><![CDATA[Transisi menuju new normal atau normal baru masih diliputi ketidakpatuhan dan rendahnya kesadaran masyarakat akan protokol dan mekanisme kesehatan yang seharusnya dilakukan di tengah pandemi Covid-19 yang masih mengancam. Apakah yang sebenarnya terjadi? Dan, lebih dalam, bagaimana sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sesungguhnya diharapkan dalam menyikapi hal tersebut? PinterPolitik.com Cukup sulit sepertinya menyelaraskan persepsi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Transisi menuju <em>new normal</em> atau normal baru masih diliputi ketidakpatuhan dan rendahnya kesadaran masyarakat akan protokol dan mekanisme kesehatan yang seharusnya dilakukan di tengah pandemi Covid-19 yang masih mengancam. Apakah yang sebenarnya terjadi? Dan, lebih dalam, bagaimana sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sesungguhnya diharapkan dalam menyikapi hal tersebut?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">C</span>ukup sulit sepertinya menyelaraskan persepsi dan kesadaran masyarakat Indonesia untuk bahu-membahu dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 yang masih terus memunculkan kasus berjumlah masif setiap harinya.</p>
<p>Ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespon keluh kesah atas kebosanan dan kemerosotan ekonomi akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan gagasan <em>new normal</em> atau normal baru, tak lantas diiringi kesadaran masyarakat akan protokol dan mekanisme kesehatan yang baik.</p>
<p><em>New normal</em> jamak disikapi dengan perspektif keliru dan tak jarang upaya “meluruskan” protokol serta mekanisme kesehatan yang ada justru ditanggapi dengan kesalahpahaman, bahkan tak sedikit berujung keributan yang tak perlu.</p>
<p>Contohnya seperti fenomena cukup ironis yang beberapa waktu terakhir terjadi hampir serempak di berbagai kota di Indonesia saat warga menolak tes gratis Covid-19 yang diselenggarakan pemerintah dalam rangka antisipasi penyebaran virus saat berlangsungnya <em>new normal</em>.</p>
<p>Di Bogor, para pedagang pasar mengusir petugas yang akan melaksanakan tes. Sementara di Ambon, warga memblokade jalan sebagai bentuk penolakan akan kehadiran tenaga medis untuk melakukan tes. Bahkan di DKI Jakarta, <a href="https://regional.kompas.com/read/2020/06/21/06150011/aksi-aksi-warga-tolak-rapid-test-blokade-jalan-usir-tim-medis-sampai-geruduk?page=all"><strong><span style="color: #cedb2a">penolakan</span></strong></a> warga diekspersikan dengan ramai-ramai menggeruduk kantor kelurahan.</p>
<p>Masih banyak lagi contoh penolakan masyarakat yang bahkan jauh lebih <a href="https://jabar.suara.com/read/2020/03/31/113235/odp-tolak-tes-corona-marah-marahi-tenaga-medis-hingga-todongkan-pisau"><strong><span style="color: #cedb2a">eks</span></strong></a><a href="https://news.okezone.com/read/2020/06/22/340/2234230/para-kiai-di-seluruh-kota-serang-tolak-rapid-test-ini-kata-walikota"><strong><span style="color: #cedb2a">trem</span></strong></a> dan dinilai justru memperkeruh upaya pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 secara menyeluruh.</p>
<p>Fenomena tersebut berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Tiongkok. Dalam acara Fareed Zakaria <a href="https://twitter.com/FareedZakaria/status/1274779267482648579?ref_src=twsrc%5Egoogle%7Ctwcamp%5Eserp%7Ctwgr%5Etweet"><strong><span style="color: #cedb2a">GPS</span></strong></a> di stasiun televisi CNN yang bertajuk <em>Best Practice for Beating Covid-19</em>, Vivian Wang, koresponden The New York Times di negeri Tirai Bambu mengatakan bahwa sebagian besar masyarakat Tiongkok justru menyambut baik dan sangat senang dengan adanya tes masif dan mendukung berbagai langkah pemerintah.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CBxP1SHB4gW/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CBxP1SHB4gW/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CBxP1SHB4gW/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Banyak masyarakat yang menolak untuk tes Covid-19, benarkah akibat informasi yang simpang siur? #tescovid19 #rapidtes #testswab #gugustugas #corona #coronavirus #covid19 #pandemicorona #jagajarak #cegahcorona #cucitangan #stayhealth #pakemasker #infografis #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-06-23T07:38:00+00:00">Jun 23, 2020 at 12:38am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Tidak hanya berpotensi mengaburkan pemetaan persebaran Covid-19, lebih jauh lagi fenomena penolakan tes gratis ini akan berdampak secara langsung dan tidak langsung pada kemungkinan persebaran virus yang tak terdeteksi dan menyebabkan aktivitas kembali dibatasi, hingga berpotensi menambah beban tenaga medis yang saat ini semakin kewalahan.</p>
<p>Lalu, fenomena apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik masifnya penolakan tes Covid-19 yang diberikan secara cuma-cuma itu? Serta dengan kecederungan tersebut, langkah tegas seperti apa yang dapat Presiden Jokowi lakukan agar tak memperparah pandemi beserta dampak turunannya?</p>
<h4><strong>Bias Yang Belum “Sembuh”?</strong></h4>
<p>Martie Haselton, seorang Profesor psikologi asal University of California Los Angeles, dalam <a href="https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/9781119125563.evpsych241"><strong><span style="color: #cedb2a">tulisannya</span></strong></a> yang berjudul <em>The Evolution of Cognitive Bias</em> menjelaskan bias kognitif sebagai sebuah kesalahan secara sistematis dalam pola pikir yang berimplikasi pada tak rasionalnya penilaian serta keputusan yang dibuat oleh individu.</p>
<p>Bias kognitif seperti yang dijelaskan Haselton tersebut dinilai masih merajalela dalam pola pikir sebagian masyarakat Indonesia terhadap pandemi Covid-19 yang kemudian salah satunya terealisasi pada fenomena berupa penolakan tes massal secara serempak di beberapa kota belakangan ini.</p>
<p>Secara lebih spesifik, bias kognitif berupa <em>confirmation bias</em> atau bias konfirmasi dijelaskan oleh Raymond S. Nickerson <a href="https://journals.sagepub.com/doi/10.1037/1089-2680.2.2.175"><strong><span style="color: #cedb2a">dalam</span></strong></a> Confirmation <em>Bias: A Ubiquitous Phenomenon in Many Guises</em> sebagai kecenderungan untuk menafsirkan informasi yang hanya mendukung kebenaran serta keyakinan pribadi yang ia anggap paling benar, bahkan meskipun faktanya berkebalikan.</p>
<p>Bias konfirmasi inilah yang jamak terjadi di tengah-tengah masyarakat selama pandemi Covid-19. Selain berupa penolakan tes massal, fenomena sebelumnya seperti kepercayaan diri <a href="https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-52408357"><strong><span style="color: #cedb2a">berleb</span></strong></a><a href="https://surabaya.tribunnews.com/2020/06/16/gugus-tugas-penanganan-covid-19-jatim-banyak-masyarakat-yang-tidak-percaya-covid-19"><strong><span style="color: #cedb2a">ihan</span></strong></a> akan kemampuan menjaga diri dari transmisi virus, hingga anggapan Covid-19 tidak seberbahaya itu atau bahkan tidak mempercayainya, menjadi representasi bahwa bias dalam pola pikir masyarakat masih belum hilang meski pandemi telah merenggut ribuan nyawa di tanah air.</p>
<p>Yang menjadi persoalan, bias tersebut seolah berlomba dengan Sars-CoV-2 dalam “menginfeksi” pola pikir sebagian masyarakat Indonesia. Nicekrson lebih lanjut menjelaskan bahwa satu pembenaran atas bias konfirmasi selalu diikuti pembenaran berikutnya namun tidak berlandaskan informasi akurat yang simultan.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CBuvzfQBnxP/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CBuvzfQBnxP/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CBuvzfQBnxP/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">CFD dimasa PSBB Transisi padat, jadi tending topic hingga timbulkan kritik #psbbjakarta #carfreeday #cfd #corona #coronavirus #covid19 #pandemicorona #jagajarak #cegahcorona #cucitangan #stayhealth #pakemasker #infografis #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-06-22T08:19:39+00:00">Jun 22, 2020 at 1:19am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Hal inilah yang kemudian menggelitik seorang Sri Mulyani ketika berkomentar bernada <a href="https://www.jawapos.com/ekonomi/19/06/2020/ada-warga-tolak-rapid-test-sri-mulyani-ya-itu-lucunya-indonesia/"><strong><span style="color: #cedb2a">satire</span></strong></a> bahwa penolakan tes massal Covid-19 sebagai bentuk bagaimana lucunya orang-orang Indonesia.</p>
<p>Tentu bukan tanpa alasan seorang Menteri Keuangan (Menkeu) turut berkomentar atas fenomena bias kognitif berjamaah tersebut. Salah satu makna tersirat yang dinilai dapat ditelaah ialah Sri Mulyani tentu menyayangkan adanya fenomena itu ketika jajarannya telah mengalokasikan anggaran yang besar demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satunya dengan melakukan tes massal secara gratis.</p>
<p>Lebih dalam lagi, dapat diterjemahkan pula bahwa nada satire Menkeu juga menggambarkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang masih juga tak selaras dalam penanganan pandemi Covid-19, bahkan setelah tiga bulan pandemi berlangsung di Indonesia.</p>
<p>Sebagai pembuat keputusan tertinggi, bentuk langkah efektif seperti apa yang dapat ditempuh Presiden Jokowi guna memberangus pola pikir bias yang masih terjadi di masyarakat dan menghambat percepatan penanganan Covid-19 di tengah <em>new normal</em>?</p>
<h4><strong>Otoritarian Jadi Opsi Terbaik?</strong></h4>
<p>Bukan hal tabu untuk mengatakan bahwa penanganan pandemi Covid-19 Presiden Jokowi di awal terasa cukup membingungkan dengan jamaknya gestur ketidakseriusan di berbagai level <em>elite</em>. Hal ini pula dinilai menjadi salah satu faktor signifikan akan maraknya bias pola pikir masyarakat seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.</p>
<p>Jonathan Schwartz dalam <strong><a href="https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7111788/"><span style="color: #cedb2a">publikasi</span></a></strong> ilmiahnya yang berjudul <em>Compensating for the ‘Authoritarian Advantage’ in Crisis Response: A Comparative Case Study of SARS Pandemic Responses in China and Taiwan</em> menemukan bahwa Tiongkok dengan <em>authoritarian </em>style-nya jauh lebih baik dalam penanganan krisis akibat pandemi SARS tahun 2003 dibandingkan Taiwan yang tak menganut <em>style</em> serupa.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CBnK8dzhRPW/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CBnK8dzhRPW/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CBnK8dzhRPW/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Rizal Ramli singgung kebijakan new normal ##rizalramli #newnormal #herdimmunity #corona #coronavirus #covid19 #pandemicorona #jagajarak #cegahcorona #cucitangan #stayhealth #pakemasker #infografis #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-06-19T09:42:53+00:00">Jun 19, 2020 at 2:42am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Komparasi dua negara dengan sistem pemerintahan berbeda dalam penelitian Schwartz itu bertujuan untuk mempromosikan <em>authoritarian style</em> atau cara-cara otoritarian yang dapat diadopsi secara temporer berkaca pada keunggulan konkretnya tersendiri dalam merespon pandemi.</p>
<p>Schwartz menekankan bahwa<em> authoritarian style</em> yang dikemukakan tersebut paling tidak berupa tiga hal esensial. <em>Pertama</em>, implementasi fundamental kebijakan yang tegas. <em>Kedua</em>, kendali dan distribusi informasi yang kuat terkait seluruh dinamika pandemi dari pemerintah. Terakhir<em>,</em> <em>surveillance</em> atau pengawasan yang ketat terhadap satus kesehatan tiap individu beserta mobilitasnya.</p>
<p>Jika dua hal ini dapat diartikulasikan dengan baik pada sebuah kerangka kebijakan komprehensif, apa yang disampaikan Vivian Wang sebelumnya tak bisa dipungkiri memang merupakan buah keberhasilan yang diraih pemerintah Tiongkok dengan <em>authoritarian style</em> mereka.</p>
<p>Realitanya, dua hal esensial dari <em>authoritarian style</em> saat ini dinilai telah dan sukses diterapkan oleh dua negara demokratis, Taiwan serta Malaysia. Belajar dari SARS 2003, negara yang dipimpin Tsai Ing Wen memiliki kendali informasi begitu kuat dipegang pemerintah dan dapat diresap dengan baik oleh tiap individu. Dan dengan teknologinya, <a href="https://www.businessinsider.com/taiwan-coronavirus-surveillance-masks-china-2020-6"><strong><span style="color: #cedb2a"><em>surveillance</em></span></strong></a> Taiwan juga sangat ketat terhadap masyarakatnya untuk menekan penyebaran virus.</p>
<p>Sementara Malaysia sendiri <a href="https://www.nst.com.my/opinion/columnists/2020/04/586413/coronavirus-surveillance-how-much-too-much"><strong><span style="color: #cedb2a">sukses</span></strong></a> dengan pendekatan <em>lockdown,</em> dengan dilengkapi regulasi dan sanksi tegas, bernama Movement Control Order (MCO) yang bahkan masih berlangsung hingga 31 Agustus mendatang. Selain itu, Malaysia juga mengerahkan <em>surveillance</em> digital untuk memonitor setiap orang selama pandemi Covid-19.</p>
<p>Akumulasi dari <em>authoritarian style</em> di tiga sampel negara di atas cukup serupa, yakni dukungan konstruktif serta kepatuhan rakyatnya terhadap setiap langkah yang pemerintahnya tempuh dalam penanganan Covid-19. Lebih lanjut, langkah tersebut membuat penanganan aspek terdampak pandemi lainnya juga menjadi jauh lebih efektif.</p>
<p><em>Authoritarian style</em> inilah yang diharapkan dapat segera diadopsi oleh Presiden Jokowi untuk membangun kembali sinergi dan kepatuhan masyarakat akan protokol kesehatan yang justru telah menjadi bias tersendiri belakangan ini.</p>
<p>Di samping itu, pendekatan tersebut juga dinilai dapat memaksimalkan anggaran besar yang pemerintah keluarkan dibanding menelurkan berbagai program kontraproduktif nan timbulkan polemik seperti Kartu PraKerja hingga lomba video <em>new normal</em>.</p>
<p>Tentu ada pihak yang menilai mustahil dan sudah terlambat bagi Presiden Jokowi untuk merubah kebijakannya jika melihat tindak tanduk kebijakan pemerintah sejauh ini.</p>
<p>Namun di sudut lain, tak sedikit juga yang masih mengharapkan ada perubahan dan realisasi ketegasan mantan Gubernur DKI Jakarta itu ketika pandemi masih belum pasti kapan berakhir. Akankah Presiden Jokowi mengadopsi <em>authoritarian style</em>? Tentu menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (J61)</p>
<p><div class="youtube-embed" data-video_id="ZecLbPRrC5U"><iframe title="K-POP vs J-POP : Mengapa J-Pop Kalah dari K-Pop?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/ZecLbPRrC5U?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</p>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik</p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/06/Joko-Widodo-1.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
