<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>teh &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/teh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Oct 2023 11:32:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>teh &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Budaya Tea time di Inggris</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/budaya-tea-time-di-inggris/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A49]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Oct 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[socioloop]]></category>
		<category><![CDATA[tea time]]></category>
		<category><![CDATA[teh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=138592</guid>

					<description><![CDATA[socioloop.co Ketika berbicara tentang Inggris, salah satu hal yang tak terpisahkan adalah tradisi tea time atau waktu minum teh. Lebih dari sekadar ritual minum, tea time adalah representasi budaya, sejarah, dan etika masyarakat Inggris yang telah berlangsung selama berabad-abad. Tradisi minum teh di Inggris dimulai pada awal abad ke-17, tetapi ritual &#8216;afternoon tea&#8217; populer berkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>socioloop.co</strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Ketika berbicara tentang Inggris, salah satu hal yang tak terpisahkan adalah tradisi <em>tea time</em> atau waktu minum teh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih dari sekadar ritual minum, <em>tea time</em> adalah representasi budaya, sejarah, dan etika masyarakat Inggris yang telah berlangsung selama berabad-abad.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tradisi minum teh di Inggris dimulai pada awal abad ke-17, tetapi ritual <em>&#8216;afternoon tea&#8217;</em> populer berkat Anna, Duchess of Bedford, pada pertengahan abad ke-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia memulai kebiasaan meminta sedikit makanan ringan untuk mengisi perut di sore hari, yang kemudian bertransformasi menjadi ritual sosial di kalangan aristokrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teh hitam, khususnya jenis Assam, Ceylon, dan Darjeeling, adalah favorit dalam tradisi ini. Meski begitu, teh Earl Grey yang memiliki aroma bergamot juga sangat populer. Teh biasanya diseduh dalam teko dan disajikan dengan susu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ada perdebatan mengenai apakah susu harus ditambahkan sebelum atau sesudah teh, tetapi keduanya diterima dalam budaya Inggris.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Tea time</em> tak lengkap tanpa makanan pendamping. Ada beberapa kue dan camilan khas yang biasa disajikan, seperti:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1">
<li><em>Scones</em>: Kue berat ini biasanya disajikan dengan <em>clotted cream</em> dan selai stroberi.</li>



<li>Sandwich: Roti tanpa pinggiran dengan isi seperti timun, telur, atau salmon asap.</li>



<li>Kue manis: Seperti Victoria sponge, tart buah, dan macarons.</li>



<li>Biskuit: Terutama biskuit Digestive dan Rich Tea.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Ada beberapa etika yang sebaiknya diperhatikan saat menghadiri <em>tea time</em>:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1">
<li>Urutan menyeduh</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Meski ada perdebatan, biasanya teh dituangkan ke cangkir sebelum susu.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Mengaduk teh</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Mengaduk teh sebaiknya dilakukan dengan gerakan memutar dari depan ke belakang, bukan melingkar.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Makan <em>scone</em></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">&nbsp;Pecah dengan tangan, bukan dengan pisau. Oleskan dulu cream kemudian selai stroberi.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Tangan</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Jangan meninggalkan tangan di pangkuan saat tidak memegang cangkir. Letakkan di sisi cangkir.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Minum teh</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Jangan mengaduk teh saat minum dan hindari membuat suara saat menyeruput.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Tea time</em> di Inggris bukan hanya sekadar minum teh, tetapi juga menikmati makanan ringan dan berbincang santai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ritual ini mencerminkan budaya, tradisi, dan etika yang mendalam dalam masyarakat Inggris. Baik Kamu sedang berkunjung ke Inggris atau hanya ingin merayakan <em>tea time</em> di rumah, menghormati tradisi dan etika ini akan membuat pengalaman Kamu semakin otentik. (A49)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/peter-cernoch-garing-getty-images_webp.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tradisi dan Budaya dalam Setiap Tegukan Teh</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/tradisi-dan-budaya-dalam-setiap-tegukan-teh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A49]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Oct 2023 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[minum]]></category>
		<category><![CDATA[penyajian]]></category>
		<category><![CDATA[socioloop]]></category>
		<category><![CDATA[teh]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=138163</guid>

					<description><![CDATA[socioloop.co Teh, sebuah minuman yang berasal dari daun tanaman Camellia sinensis, telah menyebar ke seluruh dunia dan menjadi bagian integral dari berbagai budaya. Cara penyajiannya, yang berbeda-beda di tiap negara, mencerminkan nilai, tradisi, dan sejarah setempat. Mari kita jelajahi seni penyajian teh di beberapa wilayah dan temukan keunikan serta makna di baliknya. Upacara Teh Jepang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>socioloop.co</strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Teh, sebuah minuman yang berasal dari daun tanaman Camellia sinensis, telah menyebar ke seluruh dunia dan menjadi bagian integral dari berbagai budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cara penyajiannya, yang berbeda-beda di tiap negara, mencerminkan nilai, tradisi, dan sejarah setempat. Mari kita jelajahi seni penyajian teh di beberapa wilayah dan temukan keunikan serta makna di baliknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Upacara Teh Jepang (Chanoyu)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikenal juga dengan sebutan &#8220;Sadō&#8221; atau &#8220;Chadō&#8221;, upacara teh Jepang lebih dari sekadar ritual minum teh. Ini adalah bentuk meditasi, refleksi diri, dan kesempatan untuk menghargai keindahan dalam kesederhanaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap gerakan dalam upacara ini memiliki makna dan dilakukan dengan ketelitian. Menggunakan teh matcha, sebuah teh hijau bubuk, upacara ini melambangkan keselarasan, rasa hormat, kemurnian, dan ketenangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Samovar di Rusia</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Samovar, mesin teh besar yang sering terbuat dari tembaga atau perak, adalah ikon budaya Rusia. Di musim dingin yang keras, samovar menjadi pusat kehidupan sosial, menyajikan teh panas yang diseduh dengan daun teh konsentrat dari teko kecil, lalu dicampur dengan air panas dari samovar. Teh ini biasanya dinikmati dengan gula, lemon, atau selai buah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Teh Mint di Timur Tengah</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikenal juga sebagai teh Maghrebi, teh mint ini populer di negara-negara seperti Maroko, Tunisia, dan Aljazair. Teh hijau yang diseduh dengan daun mint segar dan gula, memberikan sensasi menyegarkan dan manis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam budaya Maroko, penyajian teh adalah ritual yang penuh dengan tata cara dan menjadi tanda keramahan. Teh disajikan dari ketinggian ke dalam gelas kecil, menciptakan buih di permukaan, yang dianggap sebagai tanda teh yang sempurna.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Masala Chai di India</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Teh khas India ini adalah kombinasi dari teh hitam yang diseduh dengan berbagai rempah seperti jahe, kayu manis, kapulaga, dan cengkeh. Disajikan dengan susu dan gula, masala chai menjadi minuman harian bagi banyak orang India.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Chai wallahs, atau penjual teh, dapat ditemukan di setiap sudut jalan, stasiun kereta, atau pasar, menyajikan teh panas yang menghangatkan jiwa.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Teh Inggris</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ritual minum teh sore di Inggris adalah tradisi yang tak lekang oleh waktu. Teh hitam, biasanya dicampur dengan sedikit susu, disajikan dengan berbagai makanan ringan seperti scones, sandwich, dan kue.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain sebagai kegiatan sosial, minum teh juga merupakan momen untuk istirahat dan refleksi di tengah kesibukan hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teh, dalam berbagai bentuk penyajiannya, mencerminkan kekayaan budaya dan sejarah setiap bangsa. Lebih dari sekadar minuman, teh adalah cerita, tradisi, dan jembatan yang menghubungkan manusia dari berbagai belahan dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di setiap tegukan, kita merayakan keanekaragaman dan kesamaan yang kita miliki sebagai manusia. (A49)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/dishka-garing-getty-images-1-1024x683.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Teh Susu: Minuman Sejuta Umat?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/teh-susu-minuman-sejuta-umat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A49]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Aug 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[minuman]]></category>
		<category><![CDATA[pinterekbis]]></category>
		<category><![CDATA[PinterPolitik]]></category>
		<category><![CDATA[susu]]></category>
		<category><![CDATA[teh]]></category>
		<category><![CDATA[teh susu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=134770</guid>

					<description><![CDATA[PinterPolitik.com Teh, sebagai salah satu minuman tertua di dunia, telah menjadi bagian dari berbagai budaya di seluruh dunia. Dalam perjalanannya, teh mengalami berbagai modifikasi sesuai dengan selera lokal masyarakat. Salah satu variasi yang paling populer adalah teh susu. Berikut adalah eksplorasi tentang teh susu dari beberapa negara yang mencerminkan kekayaan dan keragaman budaya dunia. Teh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://www.pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Teh, sebagai salah satu minuman tertua di dunia, telah menjadi bagian dari berbagai budaya di seluruh dunia. Dalam perjalan<ins>an</ins>nya, teh mengalami berbagai modifikasi sesuai dengan selera lokal masyarakat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu variasi yang paling populer adalah teh susu. Berikut adalah eksplorasi tentang teh susu dari beberapa negara yang mencerminkan kekayaan dan keragaman budaya dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Teh Tarik (Malaysia)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan ikon kuliner Malaysia, teh tarik adalah kombinasi dari teh hitam dan susu kental manis yang disajikan panas. Teh tarik terkenal dengan ritual penyajiannya di<ins> </ins>mana teh <ins>“</ins>ditarik<ins>”</ins> berkali-kali dari satu gelas ke gelas lain hingga menghasilkan busa di permukaannya. Proses ini tidak hanya memberi teh tekstur yang halus tetapi juga memberikan sensasi rasa yang kaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Masala Chai</em></strong><strong> (India)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikenal sebagai minuman nasional India,<em> masala chai</em> adalah campuran dari teh hitam, susu, dan berbagai rempah-rempah seperti jahe, cengkeh, kayu manis, dan <em>kadhi patta</em>. <em>Masala chai</em> biasanya diseduh kuat dan manis, menawarkan rasa yang hangat dan menggugah selera.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Cha Yen</em></strong><strong> (Thailand)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Cha Yen </em>adalah minuman yang manis dan menyegarkan. Diseduh dari teh hitam yang dicampur dengan susu kental manis dan susu evaporasi, minuman ini memperoleh warna amber yang kaya dan rasa manis yang khas. <ins></ins></p>



<p class="wp-block-paragraph">Disajikan dingin dengan es batu, <em>Cha Yen</em> sering kali ditemukan di pasar jalanan Bangkok hingga kafe-kafe trendi di seluruh dunia. Selain rasanya yang menarik, <em>Cha Yen</em> juga menawarkan estetika visual yang cantik dengan gradasi warnanya yang indah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Milk Tea</em></strong><strong> (Hong Kong)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Disebut juga sebagai <em>&#8220;Hong Kong-style milk tea&#8221;</em>, minuman ini terbuat dari teh hitam dan susu evaporasi atau susu kental manis. Proses penyeduhan yang unik, dengan teh yang disaring berulang kali, menghasilkan tekstur yang halus dan rasa yang kental.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Bubble Tea</em></strong><strong> (Taiwan)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Memulai debutnya di Taiwan pada tahun 1980-an, <em>bubble tea</em> adalah kombinasi dari teh, susu, dan bola-bola tapioka yang kenyal. Walaupun berawal dari Taiwan, bubble tea telah menjadi fenomena global dan tersedia dalam berbagai varian rasa dan <em>topping</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>English Breakfast Tea</em></strong><strong> (Inggris)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun bukan sepenuhnya teh susu, <em>English Breakfast Tea</em> seringkali dinikmati dengan tambahan susu. Ini adalah teh hitam yang kuat dan biasanya disajikan dengan susu dan gula sesuai selera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Malaysia hingga Inggris, teh susu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya minuman di banyak negara. Setiap negara memiliki cara unik dalam menyeduh, menggabungkan bahan-bahan, dan menikmati teh susu mereka. <ins></ins></p>



<p class="wp-block-paragraph">Meminum teh susu bukan hanya tentang menikmati rasa, tetapi juga merayakan tradisi dan cerita yang ada di balik setiap cangkir. (A49)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/teh-susu_klikdoktercom.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Boba Si Black Pearl</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/boba-si-black-pearl/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A49]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 02:58:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[black pearl]]></category>
		<category><![CDATA[boba]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[minuman]]></category>
		<category><![CDATA[pinter ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[PinterPolitik]]></category>
		<category><![CDATA[Taiwan]]></category>
		<category><![CDATA[tapioka]]></category>
		<category><![CDATA[teh]]></category>
		<category><![CDATA[teh susu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=133125</guid>

					<description><![CDATA[PinterPolitik.com Suhu udara di Jakarta beberapa hari terakhir ini terasa panas ya. Saat cuaca panas, tubuh akan kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat. Cairan tubuh yang hilang tersebut bisa diganti dengan mengonsumsi air putih. Hmm, tapi ada kalanya, di saat cuaca panas, rasanya kepengen minum minuman yang dingin dan manis ya. Salah satunya adalah minuman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong> </p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Suhu udara di Jakarta beberapa hari terakhir ini terasa panas ya. Saat cuaca panas, tubuh akan kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat. Cairan tubuh yang hilang tersebut bisa diganti dengan mengonsumsi air putih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hmm, tapi ada kalanya, di saat cuaca panas, rasanya kepengen minum minuman yang dingin dan manis ya. Salah satunya adalah minuman teh boba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ya, siapa sih yang nggak tahu minuman yang pernah hits ini? Saking hits-nya, kita pasti bisa menemukan minuman ini di sepanjang jalan atau di mal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbagai minuman sejenis dengan brand yang berbeda bisa kita temui dengan mudahnya. Namun, kalian pernah nggak sih kepikiran soal asal mula minuman yang satu ini?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu ke buku Andrew Chau dan Bin Chen yang berjudul The Boba Book: Bubble Tea and Beyond, boba adalah topping minuman yang terbuat dari olahan tepung tapioka yang dibentuk serupa mutiara yang direbus dengan air gula merah. Boba juga dikenal dengan sebutan “black pearl”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilansir dari Chowhound, minuman boba berasal dari sebuah kedai teh yaitu Chun Shui Tang Teahouse di Taichung, Taiwan pada 1980-an. Pada tahun tersebut, kedai teh merupakan pemasok awal es teh susu yang ditambahkan ke dalam daftar menu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah itu, seorang karyawan di kedai teh Chun Shui Tang yaitu Lin Hsui Hui mencoba untuk mencampur bola tapioka dari sebuah makanan penutup yang populer di Taiwan, yaitu fen yuan ke dalam segelas es teh susu. Saat itu, fen yuan merupakan puding yang populer di Taiwan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Minuman boba kemudian menyebar ke seluruh Asia Timur pada 1990-an. Awalnya, boba hanya dapat ditemukan pada menu minuman di restoran Taiwan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akhir 1990-an, gerai boba pertama telah dibuka di Los Angeles, Amerika Serikat (AS), yang akhirnya menyebar ke Asia Timur dan Tenggara hingga New York.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Indonesia sendiri, boba masuk pada tahun 2000 melalui brand Quickly. Seiring berjalannya waktu berbagai macam brand juga turut hadir menawarkan jenis minuman ini. (A49)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/konten-artikel-7-varian-rasa-minuman-bubble-tea-paling-populer-di-dunia-1024x819.png" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
