<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Surat untuk Jokowi &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/surat-untuk-jokowi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Mar 2018 06:35:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Surat untuk Jokowi &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pencitraan Ala Presiden Jokowi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/pencitraan-ala-presiden-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Mar 2018 06:35:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Karunia Rudianti]]></category>
		<category><![CDATA[Kursi Roda Bulan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Surat untuk Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24321</guid>

					<description><![CDATA[“Saya suka lihat Bapak di televisi bagi-bagi sepeda. Saya mau juga, Pak. Tapi bukan sepeda. Saya mau kursi roda untuk aktivitas sehari-hari karena saya tidak mempunyai kedua kaki.” ~ Bulan Karunia Rudianti. PinterPolitik.com [dropcap]H[/dropcap]obi Presiden Jokowi membagi-bagikan hadiah sepeda pada masyarakat dalam setiap kunjungannya ke daerah, sepertinya menjadi daya tarik tersendiri. Kebiasaannya ini, lambat laun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><em><strong>“Saya suka lihat Bapak di televisi bagi-bagi sepeda. Saya mau juga, Pak. Tapi bukan sepeda. Saya mau kursi roda untuk aktivitas sehari-hari karena saya tidak mempunyai kedua kaki.” ~ Bulan Karunia Rudianti.</strong></em></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]H[/dropcap]obi Presiden Jokowi membagi-bagikan hadiah sepeda pada masyarakat dalam setiap kunjungannya ke daerah, sepertinya menjadi daya tarik tersendiri. Kebiasaannya ini, lambat laun membangun rasa kedekatan antara rakyat dengan presidennya. Udah gak zaman lah ya jadi presiden yang sok <em>cool</em> dan seakan jauh dari jangkauan rakyat kecil.</p>
<p>Rasa kedekatan ini sepertinya yang membuat Bulan Karunia Rudianti, siswi kelas tiga SD asal Pekanbaru, memberanikan diri menulis surat dengan tulisan tangan kepada Presiden Jokowi pada Jumat (16/3). Surat yang dibuat Bulan, ternyata <em>viral loh</em> di jejaring sosial, bak virus yang menjalar. Memang minta apa sih sampe <em>viral</em> gitu? Kok jadi <em>kepo</em> nih?</p>
<p>Dalam suratnya, gadis berparas manis ini memang gak minta sepeda seperti pemberian Jokowi pada umumnya. Bukannya gak mau diberikan sepeda<em> loh</em>, tapi lebih tepatnya sih gak bisa naik sepeda. Iya, itu karena Bulan adalah anak difabel dengan kondisi tidak memiliki kedua kaki. Ya ampun, setelah tau jadi pingin nangis nih, <em>hu hu hu.</em></p>
<p>Meski memiliki keterbatasan fisik, Bulan dalam suratnya memang tampak semangat menunggu hadiah kursi roda yang akan diberikan Presiden Jokowi. Dan ternyata gak perlu waktu lama, permintaan itu pun terwujud. Kursi roda yang diimpiankan Bulan diterimanya di sekolah pada Selasa (20/3). <em>Wow,</em> bener-bener <em>the power of sosmed</em>.</p>
<p>Kalau saja gak ada <em>sosmed</em>, mungkin surat Bulan gak akan pernah sampai terbaca Presiden Jokowi. Itu karena suratnya berawal hanya berupa surat curhatan tangan saja yang tersimpan di tas sekolah, tanpa ada niatan untuk dikirim. Surat tersebut kemudian di-<em>posting</em> ibunda Bulan, Wanti Purwanti, di akun media sosialnya (17/3). <em>Warbiasa</em> si Ibu, aku padamu Bu!</p>
<p>Pemberian kursi roda untuk Bulan ini tampaknya menarik simpati masyarakat akan citra Jokowi. Tapi beda lah ya dipandangan para <em>haters</em>, pasti mereka akan tetap ber-<em>suudzon</em> (Berburuk sangka) kalau ini bagian dari politik pencitraan untuk menaikan elektabilitas di mata masyarakat. Apalagi kalau bukan demi kepentingan Pilpres 2019 mendatang. Ya bisa jadi sih. Tapi, ya sudah lah. (K16)</p>
<p><iframe style="border: none; overflow: hidden;" src="https://www.facebook.com/plugins/post.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fphoto.php%3Ffbid%3D593642617653561%26set%3Da.159510884400072.1073741832.100010234848127%26type%3D3&amp;width=500" width="500" height="631" frameborder="0" scrolling="no"></iframe></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Kursi-Roda-Bulan-Karunia-Rudianti.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
