<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Sunny Tanuwidjaja &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/sunny-tanuwidjaja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Dec 2022 01:10:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Sunny Tanuwidjaja &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PSI Ditinggal Kabur Elite (Lagi) </title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2022 03:08:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Victor Sianipar]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Ernest]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny Tanuwidjaja]]></category>
		<category><![CDATA[Surya Tjandra]]></category>
		<category><![CDATA[Tsamara Amany]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=120664</guid>

					<description><![CDATA[Politikus muda Rian Ernest menyampaikan pengunduran dirinya dari PSI. Dia menyampaikan itu melalui video di akun Facebook pribadinya yang diunggah pada hari Kamis 15 Desember 2022. Rian menyebut itu merupakan keputusan yang benar sembari menyebut dirinya tetap akan berada di dunia politik.&#160; Sebelumnya, sejumlah kader dan elite PSI lain telah mengundurkan diri di antaranya Tsamara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="819" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-819x1024.jpg" alt="psi ditinggal kabur elite lagi ed." class="wp-image-120667" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-120x150.jpg 120w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-336x420.jpg 336w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed..jpg 1080w" sizes="(max-width: 819px) 100vw, 819px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Politikus muda Rian Ernest menyampaikan pengunduran dirinya dari PSI. Dia menyampaikan itu melalui video di akun Facebook pribadinya yang diunggah pada hari Kamis 15 Desember 2022. Rian menyebut itu merupakan keputusan yang benar sembari menyebut dirinya tetap akan berada di dunia politik.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, sejumlah kader dan elite PSI lain telah mengundurkan diri di antaranya Tsamara Amany (eks Ketua DPP), Surya Tjandra (eks Wamen ATR), Sunny Tanuwidjaja (eks Sekretaris Dewan Pembina), Michael Victor Sianipar (eks Ketua DPW DKI Jakarta).&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-819x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PSI Bakal Jadi Partai &#8220;Gagal&#8221;?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/psi-bakal-jadi-partai-gagal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2022 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Victor Sianipar]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny Tanuwidjaja]]></category>
		<category><![CDATA[Surya Tjandra]]></category>
		<category><![CDATA[Tsamara Amany]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=120310</guid>

					<description><![CDATA[Kader-kader pentolan PSI memutuskan keluar dari partai -- mulai dari Tsamara Amany hingga Michael Sianipar. Mungkinkah PSI jadi partai "gagal"?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Setelah beberapa petinggi PSI memutuskan keluar dari partai, kini giliran Ketua DPW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar yang memutuskan keluar. Apakah ini pertanda bahwa PSI bakal berujung jadi partai ‘gagal’?&nbsp;</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Pegang pundakku. Jangan pernah lepaskan bila ku mulai lelah, lelah dan tak bersinar” &#8211;&nbsp;</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Pernah <em>nggak sih</em> kalian punya rencana besar dengan teman-teman kalian? Pasti <em>tuh</em>, adalah beberapa kesempatan teman-teman lama kalian memiliki rencana untuk bepergian dan berwisata bersama-sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, biasanya <em>tuh</em>, ketika ide di-<em>floor</em>-kan di grup percakapan, semua pasti pada setuju dan bilang <em>yes</em> atas ide liburan bersama itu. Namun, semua berubah ketika tanggal berangkatnya semakin mendekat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nggak</em> jarang, rencana liburan itu malah hanya menjadi sebatas wacana yang akhirnya terlewatkan begitu saja. Satu per satu, teman-teman kita pun mulai mengabarkan bahwa mereka tidak <em>available</em> atau tidak bisa untuk bisa berangkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Begitulah biasanya sebuah ide berakhir. Gagasan besar pun tidak akan berdampak hanya karena tidak semua orang bisa berkomitmen atas ide itu.</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/LE9_SHhO-Tb8OdAB3H0e1ArNKCxhoxUoG_HzAUi1qQypUziiwOvIWEoJZcXhNoqTKBmYFJYGLniaMU44XeOeZ4dqZYM7vTwnaLlwCp7dwL_TfrBGtYhTd2DRQ-g0RtnLQz9hQtO7M_co73ZmI59bDySVpYXlgqInvNYPLnpsEBcy808GaUfiYzvIoSXF3D9zbQZw5XYSmw" alt="PSI Plin-plan"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, mungkin <em>nih</em>, fenomena “ide yang hanya jadi wacana” ini tidak hanya terjadi pada ide-ide seperti rencana liburan bersama atau rencana reuni sekolah, melainkan juga di berbagai aspek kehidupan lainnya – termasuk dalam politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisa jadi, inilah yang terjadi dengan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/psi/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PSI</strong></a> saat ini. <em>Gimana nggak</em>? Sudah ada empat pentolan PSI memutuskan keluar dari partai – mulai dari <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/surya-tjandra/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Surya Tjandra</strong></a>, mantan Ketua DPP PSI <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/tsamara-amany/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Tsamara Amany</strong></a>, mantan Sekretaris Dewan Pembina PSI <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/sunny-tanuwidjaja/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Sunny Tanuwidjaja</strong></a>, hingga, yang terbaru, Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, ada apa <em>nih</em> dengan PSI? Apakah visi PSI untuk menjadi corong suara anak muda di politik akan berakhir hanya sebatas wacana – layaknya wacana liburan atau reuni yang marak berakhir gagal?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Soalnya <em>nih</em>, mengacu pada tulisan Ulla Fionna dan Dirk Tomsa yang berjudul <em>Changing Patterns of Factionalism in Indonesia: From Principle to Patronage</em>, faksionalisme (perpecahan) dalam partai semacam ini bisa saja terjadi akibat infrastruktur organisasi dan nilai programatis yang kurang bisa merekatkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan <em>nggak</em> mungkin, ini juga yang akhirnya menyebabkan “perpecahan” di PSI. Apalagi <em>nih</em>, sejumlah eks-kader PSI yang keluar itu sudah menyatakan dukungan untuk <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/anies-baswedan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Anies Baswedan</strong></a> di <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pilpres-2024/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024</strong></a>. <em>Hmm</em>, inikah ujung dari visi anak muda ala PSI? (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="pnUtKYhrV3s"><iframe title="Deddy Corbuzier Kunci Kemenangan Prabowo?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/pnUtKYhrV3s?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/PSI-Bakal-Jadi-Partai-Gagal.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sunny Tanuwidjaja Sabotase Anies?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/sunny-tanuwidjaja-sabotase-anies/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R53]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2022 13:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny dukung Anies]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny keluar PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny sabotase Anies]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny Tanuwidjaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=112544</guid>

					<description><![CDATA[Secara mengejutkan, salah satu pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sunny Tanuwidjaja, keluar dari partai yang didirikannya untuk mendukung Anies Baswedan. Apakah mungkin Sunny akan menyabotase Anies? PinterPolitik.com “Tidak ada peperangan yang tidak memanfaatkan jasa spionase.” – Sun Tzu Pada awalnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diharapkan membawa angin segar dalam perpolitikan nasional. Mereka membawa narasi politik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Secara mengejutkan, salah satu pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sunny Tanuwidjaja, keluar dari partai yang didirikannya untuk mendukung Anies Baswedan. Apakah mungkin Sunny akan menyabotase Anies?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://pinterpolitik.com/"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote has-text-align-center is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>“Tidak ada peperangan yang tidak memanfaatkan jasa spionase.” – Sun Tzu</p></blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Pada awalnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diharapkan membawa angin segar dalam perpolitikan nasional. Mereka membawa narasi politik bagi generasi muda. Di tengah apatisme politik, banyak harapan PSI dapat membangkitkan gairah perpolitikan anak muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, harapan besar itu tampaknya terkubur. Alih-alih menunjukkan kritisisme yang diharapkan, PSI justru banyak dilihat sebagai partai yang hanya membahas isu ibu kota. Dalam frasa yang lebih frontal, PSI dinilai menjadikan Anies Baswedan sebagai musuh politiknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hancurnya harapan itu juga terlihat dari penjabaran ilmuwan politik Francis Fukuyama terhadap internet. Dalam bukunya <em>Identity: The Demand for Dignity and the Politics of Resentment</em>, Fukuyama menyebut banyak ilmuwan politik, termasuk dirinya, berharap besar pada internet sebagai medium penyebar nilai-nilai demokrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, seiring berjalannya waktu, penetrasi internet justru menjadi hantaman bagi demokrasi itu sendiri. Khususnya setelah kehadiran media sosial, internet menjadi tempat pengentalan politik kebencian. Sekat-sekat yang seharusnya dikurangi justru menjadi semakin tebal dan meninggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah berbagai kritik terhadap PSI atas sikap politiknya terhadap Anies, manuver politik salah satu pendirinya menjadi pembeda tersendiri. Dia adalah Sunny Tanuwidjaja. Menariknya, seperti yang dikonfirmasi oleh Grace Natalie, Sunny memilih keluar dari PSI agar bisa mendukung Anies Baswedan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan Sunny tentu mengguncang berbagai pihak, khususnya mereka yang selama ini melihat PSI pasti kontras dengan Anies. Berbagai interpretasi dan tanya pun mencuat. “Sebenarnya apa yang terjadi?,” ungkap banyak pihak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, dengan merangkai berbagai variabel yang ada, apa yang dapat dimaknai dari manuver politik Sunny itu?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Metode</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjawab <em>puzzle</em> rumit ini, kita perlu merujuk pada rumus dasar aktivitas politis, yakni motif suatu tindakan dilihat dari titik di mana keuntungan didapatkan. Untuk menentukan mana motif yang paling tepat, kita akan menggunakan <em>abductive reasoning</em> (penalaran abduktif/abduksi) atau yang dikenal juga dengan <em>inference to the best explanation</em>.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Metode abduksi ini diformulasikan oleh filsuf Charles Sanders Peirce pada sepertiga terakhir abad ke-19. Dalam berbagai literatur filsafat, Sherlock Holmes — detektif fiktif karya novelis Sir Arthur Conan Doyle — kerap dijadikan sebagai contoh pengguna metode abduksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Abduksi adalah metode penarikan kesimpulan untuk mendapatkan penjelasan terbaik. Dalam memecahkan kasus-kasus kriminal, Sherlock Holmes membangun berbagai hipotesis, kemudian ditentukan mana yang paling memuaskan – karena itu disebut <em>inference to the best explanation</em>.&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="922" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-1-922x1024.jpg" alt="infografis siapa dan mengapa sunny 1" class="wp-image-112287" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-1-922x1024.jpg 922w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-1-270x300.jpg 270w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-1-135x150.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-1-768x853.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-1-696x773.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-1-1068x1187.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-1-378x420.jpg 378w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 922px) 100vw, 922px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sabotase Anies?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pada manuver Sunny, setidaknya ada tiga hipotesis yang dapat dibangun. <em>Pertama</em>, seperti yang disebutkan oleh pengamat politik Rocky Gerung, ini adalah jebakan untuk Anies. Menurut Rocky, Sunny yang dekat dengan pengusaha dapat merusak citra Anies. Gubernur DKI Jakarta itu dapat dipersepsikan dekat dengan oligarki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di kesempatan yang berbeda, pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin juga memiliki kecurigaan yang sama. Menurut Ujang, tidak menutup kemungkinan Sunny bisa membusuk-busuki Anies dari dalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam literatur strategi politik, analisis Rocky dan Ujang memiliki afirmasi yang kuat. Sun Tzu dalam bukunya <em>The Art of War</em> menyebut operasi penyusupan (intelijen) dan sabotase adalah salah satu strategi paling mendasar dalam pertempuran.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sun Tzu, ada lima jenis sabotase. Pertama adalah <em>Yin Jian</em> – memakai kepala desa di desa musuh menjadi mata-mata. Kedua adalah <em>Nei Jian</em> – memanfaatkan pejabat menteri di negara musuh menjadi mata-mata.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga adalah <em>Fan Jian</em> – memakai spionase musuh menjadi mata-mata (agen ganda). Keempat adalah <em>Si Jian</em> – menugaskan petugas spionase menyebarkan informasi palsu ke negara musuh. Kelima adalah <em>Shen Jian</em> – meminta laporan dari petugas spionase kita yang tertangkap, tetapi berhasil melarikan diri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kasus Sunny, bukan tidak mungkin dia adalah <em>Si Jian</em>. PSI menugasinya untuk menyebar informasi palsu ke Anies atau relawan pendukungnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika melakukan komparasi, kita dapat melihat kasus Ratna Sarumpaet pada Pilpres 2019. Saat itu, kebohongan Ratna soal “digebuki” ditafsirkan sebagai upaya sabotase oleh beberapa pihak. Ada dugaan bahwa Ratna sengaja dimasukkan ke kubu Prabowo untuk menghancurkan citranya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlepas dari dugaan itu benar atau tidak, yang jelas, kasus Ratna saat itu persis seperti operasi <em>Si Jian</em> yang disebutkan Sun Tzu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ring-1 Anies?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Kedua</em>, menariknya, karena Anies dan Sunny sama-sama menempuh studi doktor ilmu politik di Northern Illinois University, Amerika Serikat (AS), Sunny dipersepsikan sebagai “orangnya” Anies.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dugaan semacam ini memang memiliki landasannya tersendiri. Kita tentu ingat soal kelompok (Universitas California) Berkeley atau (Universitas) Chicago. Elite politik Indonesia yang mengenyam pendidikan tinggi di dua universitas itu dinilai memiliki ikatan tersendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika tafsiran itu tepat, maka dapat dikatakan Sunny justru merupakan petugas sabotase Anies. Mengacu pada penjabaran Sun Tzu, Sunny mungkin adalah <em>Nei Jian</em>. Sunny adalah pejabat tinggi negeri musuh yang dijadikan mata-mata.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika Sunny adalah <em>Nei Jian</em>, berarti selama ini Anies mendapatkan <em>supply</em> informasi terkait PSI. Sebagai pendiri dan petinggi, Sunny tentu mendapatkan informasi A-1 terkait pergerakan politik PSI.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="987" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-987x1024.jpg" alt="sunny tanuwidjaja adalah jebakan" class="wp-image-112330" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-987x1024.jpg 987w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-289x300.jpg 289w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-145x150.jpg 145w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-768x797.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-696x722.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-1068x1109.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-405x420.jpg 405w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 987px) 100vw, 987px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Indikasi Pergerakan Konglomerat?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Ketiga</em>, ada kemungkinan Sunny bukan <em>Si Jian </em>ataupun <em>Nei Jian</em>, melainkan <em>Fan Jian </em>alias agen ganda. Bukan tidak mungkin, Sunny sebenarnya adalah petugas sabotase yang ditempatkan di PSI, dan sekarang ditempatkan di Anies.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentu pertanyaannya, lantas siapa pengguna jasa Sunny? Mungkin, mereka adalah konglomerat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Telah menjadi rahasia umum bahwa Sunny dekat dengan berbagai kelompok pengusaha. Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah menyebut Sunny dikenal oleh semua pengusaha.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sunny emang sering ketemu pengusaha semua. Kan memang dia di lingkungan itu (pengusaha),&#8221; ungkap Ahok pada 7 April 2016.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sunny sendiri adalah sepupu dari istri Franky Widjaja. Franky adalah anak ketiga Eka Tjipta, pendiri Sinar Mas Group. Sunny juga diketahui dekat dengan taipan minyak kelapa dan ekspor kayu Peter Sondakh.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Membaca tulisan Jeffrey Winters yang berjudul <em>Oligarchy Dominates Indonesia’s Elections</em> membuat kita menyadari betapa vitalnya konteks kedekatan Sunny dengan berbagai konglomerat. Menurut Winters, kekuasaan oligarki dan elite yang mendominasi sistem politik Indonesia. Oligarki menggunakan sumber daya kapitalnya yang besar. Sementara elite politik menggunakan jabatan dan kontrolnya terhadap institusi.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengelaborasinya dengan buku <em>Democracy for Sale: Elections, Clientelism, and the State in Indonesia</em> karya Edward Aspinall dan Ward Berenschot, dapat disimpulkan bahwa besarnya biaya politik telah menempatkan pemilik kekuatan kapital, yakni oligarki sebagai pemegang kendali yang lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, mengacu pada metode abduksi Sherlock Holmes, tampaknya dapat dikatakan bahwa hipotesis nomor tiga yang paling memuaskan. Selaku sosok berlatar pengusaha, paradigma berpikir Sunny sekiranya adalah untung-rugi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjaga hubungan baiknya dengan konglomerat, Sunny perlu merapat dengan sosok yang sekiranya potensial untuk menjadi pemenang di Pilpres 2024. Jika interpretasi ini tepat, maka dapat dikatakan dukungan terbuka Sunny merupakan sinyal Anies mulai dilirik oleh konglomerat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Well</em>, sebagai penutup, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sekelumit analisis dalam artikel ini hanyalah pengujian hipotesis semata. Ini adalah interpretasi yang dibangun berdasarkan variabel-variabel yang dapat ditangkap. (R53)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="8Xduu5kNur8"><iframe loading="lazy" title="Kenapa Etnis Tionghoa Dibenci di Indonesia?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/8Xduu5kNur8?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-Tanuwidjaja-mantan-tangan-kanan-Ahok-dan-merapat-ke-Anies-Baswedan.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sunny Tanuwidjaja adalah Jebakan?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2022 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Rocky Gerung]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny Tanuwidjaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=112328</guid>

					<description><![CDATA[Salah satu pendiri PSI, Sunny Tanuwidjaja keluar dari PSI untuk mendukung Anies Baswedan. Menurut pengamat politik Rocky Gerung, ini merupakan jebakan politik.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="987" height="1024" src="//i0.wp.com/pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-987x1024.jpg" alt="sunny tanuwidjaja adalah jebakan" class="wp-image-112330" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-987x1024.jpg 987w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-289x300.jpg 289w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-145x150.jpg 145w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-768x797.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-696x722.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-1068x1109.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-405x420.jpg 405w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 987px) 100vw, 987px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu pendiri PSI, Sunny Tanuwidjaja keluar dari PSI untuk mendukung Anies Baswedan. Menurut pengamat politik Rocky Gerung, ini merupakan jebakan politik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/Sunny-tanuwidjaja-adalah-jebakan-987x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sunny, Jalan Anies ke Konglomerat?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/sunny-jalan-anies-ke-konglomerat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[I76]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2022 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Genderuwo]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny Tanuwidjaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=112266</guid>

					<description><![CDATA[“Ketika Bro Sunny memilih untuk mendukung, tanpa diminta, dia pun mengajukan untuk mengundurkan diri dari posisi Sekwanbin PSI”.- Grace Natalie, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI PinterPolitik.com Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mungkin menjadi satu-satunya orang yang dianggap bertanggung jawab atas berhentinya Sunny Tanuwidjaja sebagai Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Karena sejauh ini, kemunduran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>“Ketika Bro Sunny memilih untuk mendukung, tanpa diminta, dia pun mengajukan untuk mengundurkan diri dari posisi Sekwanbin PSI”.- Grace Natalie, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.pinterpolitik.com/"><strong><u><strong>PinterPolitik.com</strong></u></strong></a></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mungkin menjadi satu-satunya orang yang dianggap bertanggung jawab atas berhentinya Sunny Tanuwidjaja sebagai Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena sejauh ini, kemunduran Sunny dari PSI disinyalir berkaitan dengan sikap politiknya yang dianggap telah mendukung Anies. Ini sih sikap sportif. Kan semua orang tau kalo PSI adalah partai yang sering berseberangan dengan kebijakan-kebijakan Anies.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin ini peristiwa kedua dari drama kemunduran kader-kader PSI yang dikaitkan dengan Anies, setelah sebelumnya Tsamara Amany juga memilih hengkang. Untuk kasus Sis Tsamara, sejumlah orang mengaitkannya dengan&nbsp; hubungan suaminya,&nbsp; Ismail Fajrie Alatas yang juga merupakan teman dekat Anies.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedikit memberikan konteks, meski keduanya sama-sama keluar dari PSI, tapi khusus untuk Sunny mungkin sedikit lebih spesial. Ini karena mantan staf khusus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu, dianggap potensial dan dapat memberikan peran berharga bagi Anies.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut kesaksian Ahok, Sunny adalah salah satu peneliti lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Doi juga pernah bekerja pada salah satu konglomerat di Indonesia, yaitu Peter Sondakh yang merupakan CEO Rajawali Corporation.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, ia juga merupakan sepupu dari&nbsp;istri Chairman PT SMART, Franky Wijaya. Pasti tau lah siapa Franky.&nbsp;Beliau adalah anak dari pendiri Sinar Mas Group,&nbsp;Eka Tjipta Widjaja. Ini artinya, Sunny mempunyai jejaring konglomerasi yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentunya, kedekatan Sunny dengan konglomerat akan menjadi point positif bagi Anies. Bisa saja saluran kekuatan konglomerat mengalir ke Anies, mengingat saat ini ia membutuhkan “amunisi politik” untuk berkompetisi pada Pilpres 2024 mendatang.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="922" height="1024" src="//i0.wp.com/pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-922x1024.jpg" alt="infografis siapa dan mengapa sunny" class="wp-image-112268" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-922x1024.jpg 922w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-270x300.jpg 270w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-135x150.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-768x853.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-696x773.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-1068x1187.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny-378x420.jpg 378w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Siapa-dan-Mengapa-Sunny.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 922px) 100vw, 922px" /><figcaption>SUnny dan Anies</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Hmm, kok&nbsp;seolah- olah Anies mampu menculik kader-kader PSI satu demi satu ya? Dan Ngomong-ngomong soal culik menculik,&nbsp;kok jadi keinget genderuwo ya. Apakah fenomena ini dapat dimaknai sebagai politik genderuwo?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Antropolog Clifford Geertz dalam beberapa tulisannya tentang kondisi masyarakat Jawa, pernah mencatat soal mitos-mitos seputar makhluk halus di Jawa, khususnya genderuwo. Geertz mengklasifikasi tiga jenis makhluk halus yang dikenal orang Jawa, yaitu memedi, lelembut, dan tuyul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu jenis memedi yang paling terkenal dan sering dibicarakan dalam masyarakat desa adalah genderuwo, yang umumnya digambarkan sebagai makhluk halus yang lebih suka bermain-main dan mengerjai manusia ketimbang menyakiti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut alam pikiran orang Jawa, genderuwo mampu menculik seseorang,&nbsp;sehingga pindah ke alamnya dan tak kembali ke alam manusia. Disinilah Geertz menampilkan cerita makhluk halus yang merupakan konstruksi&nbsp;budaya, tampil sebagai cerminan dari sifat dasar manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Begitu pula dalam ranah politik, sifat dasar manusia yang merupakan refleksi budaya rupanya tidak hilang, melainkan terkonversi menjadi sikap politik. Hal ini ingin mengilustrasikan bahwa diculik genderuwo, dapat ditafsirkan sebagai tindakan menyeberangnya politikus dari satu kubu ke kubu lain karena motif kepentingan politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kok berasa dunia politik sudah seperti dunia mistis ya. Kalau kader politik yang diculik disebut politik genderuwo, bagaimana jika kader yang suka loncat-loncat dari satu partai ke partai lain? Apa manuver mereka bisa dinamakan politik pocong? Hehehe. (I76)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Politik di Balik Sepeda Jokowi dan Anies" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/L0A5m4unQ4o?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div><figcaption>Anies Baswedan</figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/image_750x_6270749c8b1f7.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PSI vs PDIP Rebutan Ahok</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/psi-vs-pdip-rebutan-ahok-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S13]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2019 07:35:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Grace Natalie]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny Tanuwidjaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=47175</guid>

					<description><![CDATA[Ahok memberikan endorsement politik untuk mantan stafnya yang maju jadi caleg dari PDIP, Ima Mahdiah. Namun, hal tersebut mendatangkan komentar dari PSI. Partai yang pernah menjadi salah satu pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan bahwa Ahok juga harus memberikan dukungan untuk kader-kader PSI yang dekat dengannya. Faktanya, jika dibandingkan dengan PSI, hubungan Ahok dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Ahok memberikan <em>endorsement </em>politik untuk mantan stafnya yang maju jadi caleg dari PDIP, Ima Mahdiah. Namun, hal tersebut mendatangkan komentar dari PSI. Partai yang pernah menjadi salah satu pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan bahwa Ahok juga harus memberikan dukungan untuk kader-kader PSI yang dekat dengannya. Faktanya, jika dibandingkan dengan PSI, hubungan Ahok dengan PDIP sebetulnya penuh “duri”. PSI adalah salah satu partai yang militan mendukung mantan bupati Belitung Timur itu, sementara kader-kader PDIP pernah menentang pencalonannya.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<blockquote class="td_quote_box td_box_center"><p><strong>“In war, you can only be killed once, but in politics, many times.”</strong></p>
<p><strong>:: Winston Churchill ::</strong></p></blockquote>
<p>[dropcap]B[/dropcap]eberapa hari terakhir, beredar petikan tulisan yang dibuat oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang berisi dukungan politik untuk mantan stafnya, Ima Mahdiah di jagat Twitter.</p>
<p>Ahok yang akan bebas dari hukuman tahanan pada 24 Januari 2019 mendatang memang tidak secara tersurat meminta warga di dapil 10 DKI Jakarta untuk memilih Ima yang maju menjadi caleg DPRD lewat PDIP.</p>
<p>Mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya meminta agar warga di dapil 10 tersebut untuk tidak golput pada hari pemungutan suara nanti dan menyebutkan bahwa surat tersebut ia titipkan pada Ima yang menjadi caleg di dapil tersebut.</p>
<p><hr /><p><em>Dalam konteks Ahok, sangat mungkin PSI juga sedang berupaya menarik pemilih-pemilih nasionalis-progresif dari PDIP.</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fin-depth%2Fpsi-vs-pdip-rebutan-ahok-2%2F&#038;text=Dalam%20konteks%20Ahok%2C%20sangat%20mungkin%20PSI%20juga%20sedang%20berupaya%20menarik%20pemilih-pemilih%20nasionalis-progresif%20dari%20PDIP.&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr /></p>
<p>Namun, konteks adanya nama Ima dalam surat itu membuat hal tersebut menjadi tanda <em>endorsement </em>atau dukungan politik yang diberikan oleh pria yang harus mendekam di penjara akibat kasus penistaan agama jelang Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu. Ima sendiri pernah menuturkan pada September 2018 lalu bahwa ia <a href="https://nasional.kompas.com/read/2018/09/02/07062851/ahok-sarankan-stafnya-nyaleg-lewat-pdi-p"><strong>disarankan</strong></a> oleh Ahok untuk maju menjadi anggota legislatif lewat PDIP.</p>
<p>Sontak <em>endorsement </em>politik yang diberikan oleh Ahok itu mendatangkan tanggapan, salah satunya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni <a href="https://news.detik.com/berita/d-4385634/eks-jubir-berharap-ahok-endorse-caleg-dari-psi?utm_source=twitter&amp;utm_campaign=detikcomsocmed&amp;utm_medium=btn&amp;utm_content=news"><strong>mengomentari</strong></a> surat tersebut dan menyebut hal itu wajar terjadi karena Ima memang cukup dekat dengan Ahok.</p>
<p>Namun, mantan juru bicara Ahok itu juga menyebutkan bahwa adalah baik jika Ahok juga memberikan <em>endorsement </em>politik untuk caleg-caleg dari PSI. Ia mencontohkan Rian Ernest, caleg PSI yang juga pernah menjadi staf Ahok. Selain itu ada Tsamara Amany yang pernah magang di Balai Kota saat Ahok menjabat sebagai gubernur. Selain itu, Ketum PSI Grace Natalie yang kini maju menjadi caleg juga dekat dengan pria kelahiran Belitung Timur itu.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">9 hari lagi bebas pak <a href="https://twitter.com/basuki_btp?ref_src=twsrc%5Etfw">@basuki_btp</a>, siap jalan2 banyak undangan?? <a href="https://t.co/pzSnHE9MI7">pic.twitter.com/pzSnHE9MI7</a></p>
<p>&mdash; 4. IMA MAHDIAH (@imadya) <a href="https://twitter.com/imadya/status/1085019329182162944?ref_src=twsrc%5Etfw">January 15, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Pernyataan Toni – demikian ia disapa – ini tentu saja menarik. Setidaknya ada gambaran masih kuatnya posisi politik Ahok sekalipun telah dipenjara dan tidak lagi menjabat posisi apa pun. Selain itu, mantan kader Partai Gerindra itu juga berpotensi akan menarik dukungan politik yang besar bagi siapa pun politisi atau partai yang mendapatkan dukungan darinya.</p>
<p>Persoalannya, hubungan Ahok dengan PDIP dan PSI punya dimensi yang sangat kompleks. Kader-kader PDIP pernah menolak pencalonan Ahok untuk Pilgub 2017 lalu. Sementara, PSI yang sering dianggap sebagai “partainya Ahok” sebab berisi para pendukung fanatik Ahok, masih menjadi pemain baru dalam politik Indonesia dan kini sedang ada dalam proses merebut momentum politik untuk lolos ke parlemen. Lalu, akan berlabuh ke mana dukungan politik Ahok seutuhnya?</p>
<h4><strong>Ahok, PSI dan “Duri” PDIP</strong></h4>
<p>“Tidak etis!” Itulah komentar yang keluar dari mulut Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari menanggapi aksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memakaikan jas merah PDIP pada Ahok saat mendaftarkan pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat di KPUD Jakarta jelang Pilkada 2017 lalu.</p>
<p>Ketidaketisan itu dapat terjadi karena menurut Qodari, PDIP “melangkahi” tiga partai lain – Nasdem, Hanura dan Golkar – yang paling awal mengusung Ahok. Namun, ketidaketisan itu juga terlihat dari hubungan politik partai banteng itu dengan Ahok.</p>
<p>PDIP sebagai partai paling besar memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuat keputusan mendukung Ahok. Keyakinan publik bahwa linearnya garis politik antara Joko Widodo (Jokowi) saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan Ahok otomatis membuat partai banteng itu mendukungnya, nyatanya tidak mudah terjadi.</p>
<p>Bahkan, beberapa kader partai banteng itu sempat <a href="https://pinterpolitik.com/di-balik-tumbangnya-ahok/"><strong>menolak</strong></a> pencalonan Ahok kala itu. Nama-nama seperti Masinton Pasaribu hingga Boy Sadikin sempat menolak Ahok.  Wacana pencalonan Ahok kala itu bahkan disebut membuat dukungan di partai itu terbelah.</p>
<p>Sementara, jas merah yang diberikan kepada Ahok saat pendaftaran itu terlihat sebagai “pemaksaan di depan publik”, mengingat Ahok awalnya terlihat enggan mengenakannya. Ia juga membantah bahwa dirinya telah menjadi kader PDIP – sekalipun belakangan diisukan akan menjadi kader partai tersebut.</p>
<p>Lebih jauh, hubungan Ahok dengan PDIP juga cenderung ada pada dimensi yang kompleks. Beberapa pihak <a href="https://pinterpolitik.com/di-balik-tumbangnya-ahok/"><strong>menyebut</strong></a> Mendagri Tjahjo Kumolo – yang adalah kader PDIP – terkesan “terburu-buru” mengurus pengunduran diri Ahok pasca putusan bersalah terkait penistaan agama dibacakan hakim.</p>
<p>Pihak-pihak tersebut menyebutkan ada pertalian kepentingan tentang kekosongan kekuasaan yang ada di DKI Jakarta kala itu, termasuk agar segera menjadikan Djarot yang adalah kader PDIP sebagai pengganti Ahok di pucuk kekuasaan politik ibukota.</p>
<p>Apalagi, Ahok kala itu sedang mengajukan proses banding atas putusan bersalah terkait penistaan agama. Pelantikan Djarot yang hanya menghitung jam sejak pengunduran diri Ahok jelas mengindikasikan adanya “duri” dalam hubungan mantan bupati Belitung Timur itu dengan PDIP. Beberapa pihak bahkan mengaitkannya dengan persoalan ekonomi-politik dan kewenangan keuangan tertentu di ibukota.</p>
<p>Belakangan, PDIP pun makin kuat memanfaatkan efek ekor jas yang dimiliki oleh Ahok, utamanya pada Pilkada Serentak 2018 lalu. Djarot yang maju pada Pilgub Sumatera Utara misalnya memanfaatkan <em>endorsement </em>politik Ahok.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BsshFSyghs-/?utm_source=ig_embed&amp;utm_medium=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BsshFSyghs-/?utm_source=ig_embed&amp;utm_medium=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BsshFSyghs-/?utm_source=ig_embed&amp;utm_medium=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Ahok jadi rebutan Nantikan artikel selengkapnya di Pinterpolitik.com #ahok #basukitjahajapurnama #btp #pdip #psi #infografik #infografis #politik #politikindonesia #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_medium=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2019-01-16T12:33:15+00:00">Jan 16, 2019 at 4:33am PST</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Namun, seperti biasa, <a href="http://pilkada.metrotvnews.com/news-pilkada/VNnR79XN-ahok-minta-warga-sumut-pilih-djarot"><strong>bahasa</strong></a> <em>endorsement </em>politik Ahok tidak langsung mengajak masyarakat untuk memilih tokoh-tokoh tersebut. Tulisan-tulisan Ahok umumnya hanya meminta masyarakat untuk tidak golput pada hari pemungutan suara, lalu tim media sosialnya akan menyertakan foto tokoh tertentu, misalnya Djarot, pada postingan tersebut.</p>
<p>Lalu, bagaimana dengan PSI?</p>
<p>Hubungan Ahok dengan partai yang kini dipimpin Grace Natalie itu sebenarnya cukup dekat. Partai ini adalah salah satu yang cukup <a href="https://nasional.tempo.co/read/783433/lewat-partai-atau-perorangan-psi-kami-tetap-dukung-ahok"><strong>militan</strong> </a>mendukung Ahok saat Pilkada 2017 lalu. Konteks kedekatan itu juga terbangun lewat tokoh-tokoh partai tersebut.</p>
<p>Selain Rian Ernest, nyatanya juga ada nama Sunny Tanuwidjaja yang menjabat sebagai petinggi partai tersebut. Seperti Rian, Sunny yang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pembina PSI adalah mantan staf Ahok sekaligus salah satu orang terdekatnya.</p>
<p>Ahok pernah <a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180228063337-32-279315/sunny-eks-staf-ahok-jabat-dewan-pembina-psi"><strong>menuturkan</strong></a> bahwa Sunny dekat dengan sejumlah konglomerat termasuk taipan minyak kelapa dan ekspor kayu Peter Sondakh dan bos PT Sinar Mas, Franky Wijaya. Hubungan Ahok dengan Sunny tersebut sangat mungkin menjadi alasan lain pertalian PSI dengan Ahok.</p>
<p>Secara ideologis pun Ahok dan PSI dianggap sangat mirip. Keduanya cenderung progresif dan mengedepankan program-program serta kebijakan birokrasi dan politik yang bersih – sekalipun untuk konteks ini PSI masih perlu pembuktian lebih jauh.</p>
<p>Bahkan pada titik tertentu, hubungan Ahok dengan PSI bisa dianggap terjadi dalam konteks patron politik. Sebagai partai yang tidak punya tokoh politik besar – katakanlah jika dibandingkan dengan partai-partai lama lainnya – PSI jelas butuh patron politik.</p>
<p>Hal ini sesuai dengan<a href="https://ecpr.eu/Filestore/PaperProposal/f0b3ba9d-0914-44b4-b440-07a71186bc69.pdf"><strong> tulisan</strong></a> Wolfgang C. Müller, Kaare Strøm dan Devesh Tiwari yang menyebutkan bahwa dalam menghadapi Pemilu, partai-partai memang perlu berjuang untuk mendapatkan pemilih loyal agar memenangkan suara yang sebanyak-banyaknya. Salah satu cara untuk mendapatkan hal tersebut adalah dengan melahirkan ketergantungan pada tokoh tertentu, entah dari internal maupun eksternal partai tersebut.</p>
<p>Pada titik inilah hubungan PSI dengan Ahok bisa dianggap sebagai bagian dari upaya memenangkan dukungan lewat keberadaan patron politik. Ahok bisa menjadi alat politik untuk meraih pemilih loyal yang bisa membantu PSI memenangkan dukungan untuk lolos ke parlemen. Persoalannya, PDIP juga sedang berupaya memagari Ahok untuk kepentingan yang serupa.</p>
<h4><strong>Taktik PSI Gembosi Parpol Lain?</strong></h4>
<p>Strategi politik PSI beberapa waktu terakhir ini memang berfokus untuk membentuk setinggi-tingginya <em>awareness</em> atau kesadaran masyarakat agar meloloskan mereka ke Senayan. Mulai dari model kampanye lewat isu-isu progresif, hingga menggunakan patron politik seperti Ahok.</p>
<p>Namun, sadar atau tidak, strategi PSI ini – yang tergabung dalam koalisi pemenangan Jokowi – berpotensi menggerus suara-suara partai nasionalis lain, termasuk PDIP. Pada isu-isu tertentu – seperti poligami, kebebasan beragama, hingga Perda berbasis agama – PSI menampilkan citra yang jauh lebih progresif dibanding PDIP yang belakangan mulai “bermain aman” dalam isu-isu tersebut.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Diposting oleh Timbtp</p>
<p>Berikut kami sampaikan surat terbaru dari BTP mengenai niat baik dari seluruh pendukung yang berencana menjemput beliau di Mako Brimob dan pesan lainnya <a href="https://t.co/bEftJTqYbd">pic.twitter.com/bEftJTqYbd</a></p>
<p>&mdash; Ahok Basuki TPurnama (@basuki_btp) <a href="https://twitter.com/basuki_btp/status/1085833489725808640?ref_src=twsrc%5Etfw">January 17, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Dalam konteks Ahok, sangat mungkin PSI juga sedang berupaya menarik pemilih-pemilih nasionalis-progresif dari PDIP. Apalagi Ahok cukup populer di kalangan pemilih partai banteng tersebut.</p>
<p>PSI jelas berusaha memanfaatkan <em>political endorsement </em>dengan menggunakan Ahok. Konsepsi <em>endorsement </em>itu sendiri memiliki <a href="https://www.theguardian.com/music/2018/oct/12/taylor-swift-democrats-midterm-election-celebrity-political-endorsements"><strong>pertalian</strong></a> yang sangat kuat dengan keberhasilan kampanye politik.</p>
<p>Bahkan, menggunakan sosok Ahok yang adalah seorang politisi dan mantan pejabat publik akan sangat efektif untuk menggaet suara, ketimbang menggunakan <em>endorsement </em>dari profesi publik lain – misalnya selebriti dan sejenisnya.</p>
<p>Pertanyaanya tentu saja adalah akankah PSI berhasil mewujudkan dukungan Ahok? Tidak ada yang tahu pasti. Yang jelas, seperti kata Churchill di awal tulisan, orang-orang terbunuh berkali-kali dalam politik. Menarik untuk ditunggu seperti apa “kebangkitan kembali” Ahok ini dan dampaknya bagi PSI maupun PDIP. (S13)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/sfsasf-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Antara Ahok, Taipan, dan PSI</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/antara-ahok-taipan-dan-psi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R17]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Mar 2018 10:21:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisme]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny Tanuwidjaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=22770</guid>

					<description><![CDATA[Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta lalu. Kedekatan keduanya berlanjut dengan keberadaan satu nama, Sunny Tanuwidjaja. PinterPolitik.com “Dalam politik, Anda harus tetap berjalan dengan mantap. Saat Anda goyah dan mereka merasa bahwa Anda terluka, mereka akan menjadi serigala untuk Anda.” -R. A. Butler- Nama Sunny Tanuwidjaja beredar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta lalu. Kedekatan keduanya berlanjut dengan keberadaan satu nama, Sunny Tanuwidjaja.</strong></h4>
<hr>
<p><span style="color: #ccdb00;">PinterPolitik.com</span></p>
<blockquote class="td_quote_box td_box_center"><p><em>“Dalam politik, Anda harus tetap berjalan dengan mantap. Saat Anda goyah dan mereka merasa bahwa Anda terluka, mereka akan menjadi serigala untuk Anda.”</em></p>
<p><strong><em>-R. A. Butler-</em></strong></p></blockquote>
<p><span class="dropcap dropcap3">N</span>ama Sunny Tanuwidjaja beredar luas dua hari terakhir. Banyak desas desus miring mengenai terkuaknya nama Sunny sebagai Sekretaris Dewan Pembina PSI—posisi yang lebih tinggi dari Grace Natalie. Sunny sendiri adalah orang yang dekat dengan Ahok dan bekerja di bawahnya selama lima tahun, saat Ahok menjabat wakil gubernur dan gubernur Jakarta, tahun 2012-2017.</p>
<p>Kemunculan nama Sunny ini dinilai negatif oleh pengamat politik dari Lingkar Survei Indonesia (LSI), Denny Januar Ali. Denny menilai, terkuaknya sosok Sunny di dalam PSI adalah hasil dari korek mengorek yang dilakukan oleh publik. Pasalnya, ada indikasi bahwa PSI menutupi keberadaan Sunny selama ini, dan publik terpaksa menemukannya dengan cara <a href="http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/18/02/28/p4ueob354-orang-dekat-ahok-jadi-pengurus-denny-psi-tidak-transparan">“kasar”</a>.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en">
<p dir="ltr" lang="in">Sebuah partai lahir melalui persekongkolan..orang2 di belakang layar yg melindungi bisnis besar dengan memuja kekuasaan lalu memanfaatkan Anak2 muda yang lugu “siap grak” maju ke depan&#8230;baru sekarang ada anak muda yg menyebut diri idealis sambil memuja pemerintahan&#8230;</p>
<p>— #MerdekaBro! (@Fahrihamzah) <a href="https://twitter.com/Fahrihamzah/status/968662701202292737?ref_src=twsrc%5Etfw">February 28, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async="" src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Sebelum tulisan ini, pinterpolitik.com sudah mencoba membaca siapa pihak yang berada di belakang PSI sebagai partai baru, khususnya melalui Ketua Umum Grace Natalie. Grace disebut-sebut sebagai orang yang dekat dengan taipan media Edy Kusnandi Sariaatamadja. Di samping Edy, ada juga sosok Jeffry Geovanie, yang adalah pebisnis sekaligus menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PSI. <strong>(Baca juga: <a href="https://pinterpolitik.com/di-balik-grace-natalie/">Di Balik Grace Natalie</a>)</strong></p>
<p>Nama Jeffry di balik PSI sendiri sudah terdengar di telinga publik sejak tahun lalu. Namun tidak dengan nama Sunny yang baru muncul belakangan ini.</p>
<p>Sunny sendiri sebenarnya sudah muncul ke permukaan cukup lama. Dirinya sempat terseret dalam pusaran kasus suap reklamasi yang menyeret politisi Gerindra M. Sanusi. Sunny bahkan sempat diisukan dilarang ke luar negeri oleh KPK, namun isu ini dibantah oleh KPK.</p>
<p>Dan naiknya Sunny kali ini dalam jabatan politik praktis mengindikasikan banyak hal. Mulai dari kepentingan Ahok sebagai mantan “bos”-nya, pebisnis yang pernah bersinggungan dengannya, sampai platform politik PSI itu sendiri.</p>
<h4><strong>Sunny dan Kepentingan Ahok di PSI</strong></h4>
<figure id="attachment_22771" aria-describedby="caption-attachment-22771" style="width: 780px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22771" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/122017820160725KP05-KCM1780x390.jpg" alt="" width="780" height="390" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/122017820160725KP05-KCM1780x390.jpg 780w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/122017820160725KP05-KCM1780x390-300x150.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/122017820160725KP05-KCM1780x390-768x384.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/122017820160725KP05-KCM1780x390-696x348.jpg 696w" sizes="auto, (max-width: 780px) 100vw, 780px" /><figcaption id="caption-attachment-22771" class="wp-caption-text">Sunny Tanuwidjaja dan Basuki Tjahaja Purnama</figcaption></figure>
<p>Sunny adalah seorang doktor ilmu politik dari Universitas Illinois, yang punya banyak pengalaman sebagai penasehat politik. Keahliannya cukup banyak diasah selama lima tahun Ahok menjabat di Jakarta. Menurut pengakuannya sendiri dan pengakuan Ahok, Sunny tidak mendapatkan gaji selama menjadi anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Alasannya, tujuan Sunny adalah menyelesaikan disertasi, bukan untuk bekerja.</p>
<p>Sunny adalah orang kepercayaan Ahok untuk melakukan lobi-lobi dan memberi nasehat dalam menjalankan kebijakan Pemprov DKI. Khususnya, dalam relasi Pemprov dengan pebisnis-pebisnis pemegang proyek Pemprov. Ahok sendiri mengaku, hampir selalu mengajak Sunny dalam pertemuan sebulan sekali dengan para pebisnis.</p>
<p>Apa yang membuat Sunny dipercaya oleh Ahok? Mungkin, karena keahlian Sunny dalam melakukan lobi dan kemampuannya untuk dekat dengan pengusaha-pengusaha kelas atas.</p>
<p>Sunny memiliki kedekatan dengan Peter Sondakh, seorang konglomerat di sektor kelapa sawit dan pengolahan kayu, yang berpusat di Kalimantan. Ahok sendiri menyebut, bahwa Sunny pernah bekerja di bawah Peter sebelum Sunny dekat dengan dirinya.</p>
<p>Sunny juga memiliki relasi keluarga yang cukup dekat dengan Franky Wijaya, anak dari Eka Tjipta Wijaya, penguasa kelapa sawit Indonesia dan bos grup bisnis Sinar Mas. Ahok menyebut, istri Franky adalah<a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20160406192348-20-122212/ahok-beberkan-konglomerat-kerabat-sunny-tanuwidjaja"> sepupu dekat Sunny</a>.</p>
<p>Begitu pula selama menjadi orang dekat Ahok di Pemprov DKI, Sunny juga telah membangun relasi yang baik khususnya dengan Sugianto Kusuma alias Aguan, bos Agung Sedayu Group. Kedekatannya terjalin melalui proyek reklamasi Teluk Jakarta yang dikerjakan oleh Agung Sedayu. Dan seperti yang kita tahu, Ahok adalah pihak yang paling mempertahankan eksistensi reklamasi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-22782" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-01-INFOGRAFIS-sunny-tangan-kanan-ahok-R17.jpg" alt="" width="1080" height="1080" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-01-INFOGRAFIS-sunny-tangan-kanan-ahok-R17.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-01-INFOGRAFIS-sunny-tangan-kanan-ahok-R17-135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-01-INFOGRAFIS-sunny-tangan-kanan-ahok-R17-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-01-INFOGRAFIS-sunny-tangan-kanan-ahok-R17-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-01-INFOGRAFIS-sunny-tangan-kanan-ahok-R17-768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-01-INFOGRAFIS-sunny-tangan-kanan-ahok-R17-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-01-INFOGRAFIS-sunny-tangan-kanan-ahok-R17-696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-01-INFOGRAFIS-sunny-tangan-kanan-ahok-R17-1068x1068.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/2018-03-01-INFOGRAFIS-sunny-tangan-kanan-ahok-R17-420x420.jpg 420w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<p>Tentu saja, pebisnis-pebisnis yang dekat dengan Sunny bukan orang-orang sembarangan. Ada yang memiliki kedekatan dengan dunia politik dan aktif terlibat, tak hanya memengaruhi kebijakan pemerintah, tapi menjabat posisi strategis di dalam pemerintahan.</p>
<p>Peter Sondakh misalnya. Ia pernah menjabat sebagai penasehat TNI pada tahun 2014. Keberadaann Peter di internal tubuh TNI pun menghasilkan banyak pertanyaan. Apakah kekuasaan bisnis Peter sudah mencapai para pejabat tinggi TNI? <strong>(Baca juga: <a href="https://pinterpolitik.com/jokowi-hadi-tjahjanto-elegi-militer-bisnis/">Jokowi-Hadi Tjahjanto: Elegi Militer-Bisnis?</a>)</strong></p>
<p>Yang lain bahkan punya kasus-kasus hukum yang tidak terselesaikan. Misalnya, Eka Tjipta dan Sinar Mas Group, yang punya banyak rekam jejak kasus pembakaran hutan sampai yang merugikan masyarakat di wilayah bisnis sawit mereka. Atau, Aguan melalui Agung Sedayu Group yang telah terbukti <a href="https://nasional.tempo.co/read/762580/terkuak-aguan-diduga-dalang-suap-reklamasi-ini-buktinya">menyuap M. Sanusi</a> sebesar 2 miliar rupiah.</p>
<p>Seperti normalnya hubungan bisnis, apalagi yang menyangkut hubungan keluarga, maka Sunny tentu tetap memiliki kedekatan dengan orang-orang ini sampai sekarang, sekalipun dia telah keluar dari Pemprov DKI, sudah keluar dari Teman Ahok, dan menjabat sebagai orang nomor dua di PSI.</p>
<p>Dan Ahok, sangat mungkin masih &#8220;berada&#8221; di sana. Terlebih sepertinya PSI adalah partai yang lebih setia kepadanya, dibandingkan partai-partai lain yang pernah dekat dengannya.</p>
<h4><strong>PSI Bukan Partai Sosialis</strong></h4>
<blockquote class="td_quote_box td_box_center"><p><em>&#8220;Di mana ada kapitalisme, di situ ada sosialisme, karena akan selalu ada respon atas ketidakadilan. &#8220;</em></p>
<p><strong>&#8211;<em>Ed Miliband</em>&#8211;</strong></p></blockquote>
<p>Apa yang dapat dipahami dari fakta bahwa Sunny berada di kursi kedua tertinggi di PSI ini? Yang terang-terangan dapat dijawab, adalah haluan PSI bukanlah sosialisme. PSI jauh dari identitas sebagai partai sosialis.</p>
<p>Sebelumnya, banyak selentingan yang mengatakan bahwa PSI punya kedekatan dengan banyak partai sosialis di dunia. Isu-isu miring di awal pembentukannya menyebut kalau PSI adalah reinkarnasi dari Partai Sosialis Indonesia (PSI), besutan salah satu Bapak Bangsa, Sutan Sjahrir.</p>
<p>Isu-isu miring lainnya mengatakan bahwa PSI punya relasi dengan keturunan-keturunan partai sosialis di banyak negara Eropa, katakanlah Partai Sosialis Polandia, Partai Sosialis Jerman, sampai Partai Sosialis Perancis. Apalagi lambang PSI juga disebut-sebut mirip dengan partai-partai sosialis.</p>
<figure id="attachment_22772" aria-describedby="caption-attachment-22772" style="width: 670px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-22772" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/psi-sebut-sunny-sudah-lama-menjadi-kader-partai.jpg" alt="" width="670" height="335" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/psi-sebut-sunny-sudah-lama-menjadi-kader-partai.jpg 670w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/psi-sebut-sunny-sudah-lama-menjadi-kader-partai-300x150.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 670px) 100vw, 670px" /><figcaption id="caption-attachment-22772" class="wp-caption-text">Keberadaan aktor pro-bisnis seperti Sunny Tanuwidjaja menandakan PSI bukan partai sosialis</figcaption></figure>
<p>Secara ideologi dan platform politik, PSI mungkin memang menawarkan kebaruan dan progresivisme. Partai mawar ini memiliki visi untuk menghasilkan proses politik yang bersih dari korupsi, juga relasi politik kemasyarakatan yang bertebaran toleransi. PSI juga disebut-sebut berusaha menjadi PDIP seperti awal partai banteng tersebut berdiri. <strong>(Baca juga: <a href="https://pinterpolitik.com/psi-jangan-tiru-pdip/">PSI, Jangan Tiru PDIP!</a>)</strong></p>
<p>Akan tetapi, sesungguhnya PSI tidak menawarkan kebaruan dalam proses pendanaan partai dan keberanian untuk menjadi partai yang pro-kelas pekerja. Kehadiran sosok seperti Sunny yang adalah pelobi bisnis ulung, menjadikan PSI sama halnya dengan partai-partai pro-bisnis lainnya.</p>
<p>Argumen ini juga diperkuat dengan sikap Ketua II DPP PSI, Tsamara Amany. Melalui sebuah acara bincang-bincang yang digelar oleh Indonesia Youth Conference beberapa waktu lalu, Tsamara menyampaikan bahwa anak muda harus berbisnis untuk kemudian masuk ke politik. Menurutnya, politik mahal dan perlu uang untuk menjalankannya.</p>
<p>Karenanya, PSI tetap harus membuktikan terus “putih” karena didanai oleh pebisnis “putih”—seperti klaim ketua umum mereka. Pebisnis-pebisnis yang punya rekam negatif dalam politik, yang berada di belakang Sunny, tentu saja tidak boleh menggembosi PSI dari dalam.</p>
<p>Oleh karena itu, sepertinya isu-isu mengenai sosialisme ala PSI dan relasi dengan partai sosialis dari Eropa hanya isapan jempol belaka.</p>
<p>Namun, lain cerita bila PSI benar-benar “diternaki” oleh partai-partai sosialis dari Eropa. Boleh jadi, PSI benar-benar membawa nilai solidaritas yang sama dengan solidaritas-sosialisme partai-partai tersebut. <strong>(R17)</strong></p>


<iframe loading="lazy" type="text/html" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/bfRZI7NOeto?modestbranding=1&#038;disablekb=1&#038;autoplay=1&#038;loop=1&#038;fs=0" frameborder="0" allow="autoplay" ></iframe>


<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Ahok-dan-PSI.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
