<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Seokarno &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/seokarno/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Feb 2022 04:03:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Seokarno &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gibran, ‘Anak Emas’ Megawati?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/gibran-anak-emas-megawati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2020 14:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[baca buku]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Milenial]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Rakabuming]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Rakabuming Raka]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati Soekarno putri]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati Soekarnoputri]]></category>
		<category><![CDATA[Milenial]]></category>
		<category><![CDATA[Seokarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=95703</guid>

					<description><![CDATA[“I read passages, I read areas, chapters. I don&#8217;t have the time” – Donald Trump, Presiden Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Akhir-akhir ini, mungkin banyak politisi mulai beralih menjadi&#160;bookstagram&#160;– sebuah istilah yang kerap digunakan untuk menyebut akun para&#160;influencer&#160;yang bergerak di bidang kegemaran membaca.&#160;Gimana nggak? Banyak dari mereka kini mulai mengunggah foto-foto diri sembari membaca sebuah buku. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="wp-block-heading"><strong>“I read passages, I read areas, chapters. I don&#8217;t have the time” – Donald Trump, Presiden Amerika Serikat (AS)</strong></h4>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://pinterpolitik.com/"><strong>PinterPolitik.com</strong></a><strong></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Akhir-akhir ini, mungkin banyak politisi mulai beralih menjadi&nbsp;<em>bookstagram&nbsp;</em>– sebuah istilah yang kerap digunakan untuk menyebut akun para&nbsp;<em>influencer</em>&nbsp;yang bergerak di bidang kegemaran membaca.&nbsp;<em>Gimana nggak</em>? Banyak dari mereka kini mulai mengunggah foto-foto diri sembari membaca sebuah buku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, misalnya, mengunggah foto dirinya sambil membaca&nbsp; sebuah buku yang berjudul&nbsp;<em>How Democracies Die</em>. Tidak hanya Pak Anies, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon turut mengunggah foto dirinya yang terlihat membaca sebuah buku karya Mohammad Hatta yang berjudul&nbsp;<em>Demokrasi Kita</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tren membaca buku di kalangan politisi ini tidak hanya berhenti di situ, melainkan juga merembet ke sejumlah pemimpin lembaga negara. Salah satunya adalah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan tersebut mengklaim dirinya sudah membaca buku&nbsp;<em>Why Nations Fail</em>&nbsp;sejak tahun 2002 – meskipun buku tersebut baru terbit pada tahun 2012.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nggak&nbsp;</em>mau kalah dengan para politisi dan pejabat tersebut, Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri pun akhirnya bicara mengenai buku. Alih-alih mengunggah sebuah foto, presiden kelima Indonesia tersebut menyebutkan bahwa ayahnya – Soekarno – juga hobi membaca buku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saking hobinya&nbsp;<em>tuh</em>, Bu Mega&nbsp;<strong><a href="https://jurnalpresisi.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-151009557/pesan-megawati-untuk-kaum-milenial-baca-buku-seperti-sang-proklamator-ri-soekarno/">mengklaim</a></strong>&nbsp;bahwa presiden pertama Indonesia tersebut menata buku-bukunya dengan sangat rapi. Ketum PDIP tersebut menyebutkan bahwa Bung Karno merupakan sosok yang sangat haus akan pengetahuan dan ilmu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari semangat Bung Karno untuk membaca buku ini, Bu Mega pun mengajak generasi muda – khususnya generasi milenial – untuk mengikuti kegemaran literasi Sang Proklamator. Bu Mega juga mengusulkan agar para anak milenial juga membaca buku-buku yang ditulis oleh Bung Karno – seperti&nbsp;<em>Indonesia Menggugat</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, meskipun sebelumnya Ketum PDIP tersebut menyindir kaum milenial, bagus juga&nbsp;<em>sih</em>&nbsp;sebenarnya ajakannya ini. Membaca memang penting karena dapat membuka pengetahuan seseorang menjadi lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>By the way</em>, ajakan membaca buku Bung Karno dari Bu Mega ini sepertinya mengingatkan kita pada satu sosok lain&nbsp;<em>deh</em>, yakni Gibran Rakabuming Raka – putra dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kini maju sebagai Calon Wali Kota Solo dalam Pilkada 2020.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau diingat-ingat kembali&nbsp;<em>nih</em>, Bu Mega dulu juga&nbsp;<strong><em><a href="https://nasional.tempo.co/read/1263935/megawati-minta-gibran-baca-4-buku-bung-karno/">ngasih tugas</a></em></strong>&nbsp;<em>lho</em>&nbsp;ke Mas Gibran buat&nbsp;<em>ngebaca&nbsp;</em>buku-buku Bung Karno. Bahkan, Ketum PDIP tersebut berniat memberikan kursus selama satu jam untuk Mas Gibran&nbsp;<em>lho</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Wah</em>, kalau begitu, para milenial mau dikasih kursus juga&nbsp;<em>nggak</em>&nbsp;<em>nih</em>, Bu Mega? Kan, lumayan ya dapat kursus dari politikus ulung seperti Bu Mega. Barang kali, siapa tahu bakal bermunculan calon-calon kepala daerah milenial layaknya Gibran?&nbsp;<em>Hehe</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, apa mungkin Bu Mega memang ingin para milenial meniru Mas Gibran ya? Boleh jadi, Mas Gibran ini dijadikan oleh presiden kelima tersebut sebagai “anak emas” yang dijadikan percontohan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Tapi&nbsp;</em>ya, terlepas dari manfaat membaca buku yang dapat meluaskan wawasan seseorang,&nbsp;<em>nggak&nbsp;</em>sedikit kok orang-orang yang sukses tanpa gemar membaca buku. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, misalnya, dikabarkan&nbsp;<strong><a href="https://www.businessinsider.com/successful-people-who-do-not-read-books-2017-1?r=US&amp;IR=T">tidak suka membaca</a></strong>&nbsp;buku&nbsp;<em>lho</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu,&nbsp;<em>nggak&nbsp;</em>sedikit juga orang sukses yang merasakan manfaat membaca buku kok. Bill Gates, contohnya, merupakan tokoh sukses yang membaca setidaknya sampai 50 buku sehari&nbsp;<em>lho</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi,&nbsp;<em>gimana</em>&nbsp;<em>nih</em>, Bu Mega? Mending rajin membaca buku layaknya Bill Gates atau tidak suka layaknya Trump.&nbsp;<em>Hmm</em>, itu semua kembali ke pilihan dan preferensi masing-masing&nbsp;<em>sih</em>.&nbsp;<em>Hehe</em>. (A43)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Mengapa Pilpres AS Terasa Seperti Pilpres Dunia?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/E1tuFkFaeb0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Gibran-‘Anak-Emas-Megawati-1024x735.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
