<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>sejarah Philips &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/sejarah-philips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Feb 2025 12:32:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>sejarah Philips &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pertautan Sejarah Philips dan Karl Marx</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/pertautan-sejarah-philips-dan-karl-marx/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A97]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 12:25:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[karl marx]]></category>
		<category><![CDATA[Karl Marx liburan]]></category>
		<category><![CDATA[Lion Philips]]></category>
		<category><![CDATA[Marx dan Lion Philips]]></category>
		<category><![CDATA[Marx dan Philips]]></category>
		<category><![CDATA[Marx main saham]]></category>
		<category><![CDATA[Philips Electronics]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah Karl Marx]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah Philips]]></category>
		<category><![CDATA[warisan Karl Marx]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=158372</guid>

					<description><![CDATA[Pinterpolitik.com &#8211; Di tahun 1864, seorang teman lama Karl Marx meninggal dunia. Sang teman ini, memberikan Karl Marx warisan sebesar £820. Jumlah uang tersebut sangat besar di zaman itu. Saya menghitung dengan kalkulator inflasi dan nilainya setara dengan £133 ribu saat ini – kalau dirupiahkan artinya mencapai sekitar Rp2,3 miliar. Marx yang hidupnya rada-rada susah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="IH9W4eIP0YI"><iframe title="Pertautan Sejarah Philips dan Karl Marx" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/IH9W4eIP0YI?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://www.pinterpolitik.com" data-type="link" data-id="https://www.pinterpolitik.com">Pinterpolitik.com</a></strong> &#8211; Di tahun 1864, seorang teman lama <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/karl-marx/" data-type="post_tag" data-id="5050">Karl Marx </a>meninggal dunia. Sang teman ini, memberikan Karl Marx warisan sebesar £820. Jumlah uang tersebut sangat besar di zaman itu. Saya menghitung dengan kalkulator inflasi dan nilainya setara dengan £133 ribu saat ini – kalau dirupiahkan artinya mencapai sekitar Rp2,3 miliar. Marx yang hidupnya rada-rada susah karena bergantung dari karier jurnalis, penulis dan juga sumbangan dari rekan-rekannya, tentu akhirnya mendapatkan duit lebih. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Rumahnya di London dapat perabotan baru, anak-anaknya dibelikan hewan peliharan berupa anjing, kucing dan burung. Marx bersama keluarganya bahkan ngambil liburan 3 minggu di wilayah Ramsgate, Kent – ini wilayah pesisir paling terkenal di Inggris pada abad ke-19. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Walaupun saat liburan itu, si Marx rada-rada ngenes karena dia kena bisul di selangkangan yang bikin dirinya lebih banyak tinggal di penginapan. Anyway, di momen dapat durian runtuh duit warisan ini, Marx menulis sepucuk surat untuk pamannya di Belanda yang adalah seorang pengusaha kaya di daerah Zaltbommel. Ia menyebutkan bahwa dirinya juga spending beberapa dari duit itu di pasar saham. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Yes, Marx main saham, walaupun, kisah ini masih jadi perdebatan karena para sejarawan belum menemukan bukti Marx main saham. Hanya dibuktikan dari kata-kata dia di surat ini. Nah, pertanyaannya, siapa sosok paman Marx yang kaya raya, kerap ngasih duit juga untuk dia, bahkan Marx sering numpang di rumah pamannya itu? Well, namanya adalah <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/lion-philips/" data-type="post_tag" data-id="139366">Lion Philips</a>, dan yes, ada nama Philips di sana. Faktanya, dia adalah kakek dari Gerard dan Anton Philips – dua orang yang mendirikan Philips Electronics – perusahaan elektronik terkemuka di dunia yang kita kenal dengan slogan “terus terang terang terus”!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/02/maxresdefault-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
