<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Sahabat LBP &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/sahabat-lbp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Feb 2022 07:06:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Sahabat LBP &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Luhut Cocok Jadi Wakil Presiden?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/luhut-cocok-jadi-wakil-presiden/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2021 00:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Luhut Binsar Pandjaitan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2024]]></category>
		<category><![CDATA[relawan politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat LBP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=95995</guid>

					<description><![CDATA[Relawan Sahabat LBP deklarasikan dukung Luhut maju jadi calon presiden (capres) 2024. Mungkinkah Luhut lebih cocok jadi wakil presiden (wapres)?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sejumlah relawan yang menamai diri mereka sebagai Sahabat LBP mendeklarasikan dukungan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk menjadi calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.</strong></p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Panggilan alam. Sebuah frasa yang kerap digunakan oleh banyak orang setiap datang pagi. Biasanya, akan muncul sebuah perasaan yang menunjukkan bahwa diri telah merasa siap untuk menjawab “panggilan” tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, perasaan terpanggil ini kini juga dirasakan oleh Luhut – seseorang yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Negara Indonesia di&nbsp;<em>alternate universe&nbsp;</em>Bumi-45. Bagaimana tidak? Sejumlah pihak memanggil-manggil namanya agar Luhut bisa maju sebagai calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Lord Luhut! Lord Luhut! Lord Luhut!” sorak para penggemarnya yang mengklaim diri mereka sebagai BLINK (Barisan Luhut untuk Indonesia Negara Kece) setiap Luhut bersiap untuk memberikan pidato. Setelah beranjak menuju podium, Luhut pun mulai memberikan satu dua patah kata, “Mungkin, ini panggilan alam saya.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pidato itu diberikannya ketika Luhut tengah bersiap untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Presiden (KPP) yang bertugas untuk menyeleksi para capres. Ada beberapa syarat yang telah disiapkan Luhut, yakni sebuah dokumen riwayat hidup yang biasa dikenal sebagai&nbsp;<em>curriculum vitae</em>&nbsp;(CV).</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Luhut</strong>: Selamat pagi, Pak. Permisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ilham</strong>: Oh iya. Silakan masuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">(<em>Luhut duduk di hadapan Ilham</em>)</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ilham</strong>: Baik. Selamat pagi. Sebelumnya, perkenalkan, nama saya Ilham. Saya adalah yang bertugas di sini untuk mewawancarai Pak Luhut sebagai kandidat capres di KPP. KPP di sini adalah Komisi Pemilihan Presiden ya, Pak, bukan Kantor Pelayanan Pajak.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Luhut</strong>: Baik, Pak Ilham. Kalau urusan pajak dan&nbsp;<em>papers</em>, tentunya bukan di sini urusannya ya, Pak. Hehe.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ilham</strong>: Oke. Kita mulai saja. Bisa perkenalkan diri dulu. Silakan, Pak Luhut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Luhut</strong>: Baik. Terima kasih. Perkenalkan. Nama saya Luhut. Saya di sini hendak mengajukan diri sebagai calon presiden untuk Negara Indonesia. Saya memiliki pengalaman yang cukup panjang di pemerintahan. Setidaknya, saya sudah pernah memegang jabatan lebih dari sepuluh secara total.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ilham</strong>: Hah? Sepuluh jabatan lebih? Apa saja itu?</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga:&nbsp;</strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/celoteh/luhut-dan-bayangan-teknologi-tiongkok"><strong>Luhut dan Bayangan Teknologi Tiongkok</strong></a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/p/CU9hkUqhiee/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" src="https://www.pinterpolitik.com:8000/photos/shares/Infografis%20K12%202020/Hello,-My-Name-is-Luhut-.jpg" alt="Hello My Name is Luhut CV"/></a></figure>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Luhut</strong>: Silakan. Bisa bapak lihat di CV saya yang sudah saya kumpulkan kemarin.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ilham</strong>: Wah, keren juga sih ini. Banyak banget pengalamannya. Bisa-bisa jadi auto-keterima nih kalau punya pengalaman segini banyaknya. Sisanya tinggal poin&nbsp;<em>good-looking-is-a-plus aja ini.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Luhut</strong>: Hehe. Iya, Pak. Jadi, bagaimana, Pak? Apa masih perlu&nbsp;<em>interview</em>&nbsp;lagi?</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ilham</strong>: Hmm, cukup sepertinya. Sebenarnya, dengan&nbsp;<em>experience</em>&nbsp;bapak, bapak bisa saja langsung diterima. Bapak juga jago dalam&nbsp;<em>negotiation</em>&nbsp;dan bisa&nbsp;<em>assertive</em>&nbsp;soal menerapkan Program Pantang Ke Mana-mana (PPKM). Namun, kualifikasi bapak ini sepertinya sangat&nbsp;<em>over</em>&nbsp;buat kami dan&nbsp;<em>you know&nbsp;</em>lah orang-orang Indonesia bagaimana, Pak.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Luhut</strong>: Saya sepertinya mengerti ini arahnya ke mana. Kalau begitu, saya pamit dulu, Pak Ilham. Mohon maaf dan terima kasih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">(<em>Luhut bergegas untuk meninggalkan ruangan</em>)</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ilham</strong>: Tunggu! Jangan pergi dulu!</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Luhut</strong>: Apa?! Apa lagi yang kau inginkan dariku?</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ilham</strong>:&nbsp;<em>There is and idea… to bring together a group of</em>…</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Luhut</strong>: …<em>remarkable people and so on and so on</em>…</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ilham</strong>: Saya berpikir. Dengan persoalan identitas Pak Luhut yang kemungkinan besar bakal dipersoalkan orang-orang Indonesia, bagaimana kalau bapak mencalonkan diri sebagai cawapres? Saya dengar Pak Luhut ini lihai bak Pak Jusuf Kalaa.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Luhut</strong>: Hmm. Menarik…</p>



<p class="wp-block-paragraph">(<em>To be continued</em>…)</p>



<p class="wp-block-paragraph">(A43)</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga:&nbsp;</strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/in-depth/jika-luhut-jadi-presiden-di-2024"><strong>Jika Luhut Jadi Presiden di 2024</strong></a></p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-embed-handler wp-block-embed-embed-handler wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="urE7bZuA8g4"><iframe title="Kapitalisme dan Taktik Luhut Lawan Covid-19" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/urE7bZuA8g4?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di&nbsp;<a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.youtube.com/c/PinterPolitik/featured"><img decoding="async" src="https://www.pinterpolitik.com:8000/photos/shares/ytb%20membership-03.jpg" alt=""/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di&nbsp;<strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong>&nbsp;untuk informasi lebih lanjut.</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://linktr.ee/PinterPublishing"><img decoding="async" src="https://www.pinterpolitik.com:8000/photos/shares/2021/3/ebook-promo-web-banner.jpg" alt=""/></a></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/02/Luhut-Cocok-Jadi-Wakil-Presiden.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
