<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>RUU Anti Terorisme &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/ruu-anti-terorisme/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 May 2019 10:11:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>RUU Anti Terorisme &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Budi Gunawan &#8216;Tinggalkan&#8217; BIN</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/budi-gunawan-tinggalkan-bin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2018 07:37:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Antiterorisme]]></category>
		<category><![CDATA[BIN]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Gunawan Cawapres]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[RUU Anti Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=29522</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Pemerintah harus evaluasi Kapolri dan Kepala BIN, lah orang Kepala BIN-nya juga sibuk mau jadi calon wakil presiden sih.” ~ Ferry Juliantono PinterPolitik.com [dropcap]D[/dropcap]ari beragam peristiwa aksi terorisme yang terjadi beberapa waktu terakhir, kinerja Badan Intelijen Negara (BIN) menjadi sorotan banyak pihak. Uppss, BIN jangan menganggap seperti sedang dihakimi ya, ini kan buat perbaikan kinerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Pemerintah harus evaluasi Kapolri dan Kepala BIN, lah orang Kepala BIN-nya juga sibuk mau jadi calon wakil presiden sih.” ~ Ferry Juliantono</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]D[/dropcap]ari beragam peristiwa aksi terorisme yang terjadi beberapa waktu terakhir, kinerja Badan Intelijen Negara (BIN) menjadi sorotan banyak pihak.</p>
<p><em>Uppss, </em>BIN jangan menganggap seperti sedang dihakimi ya, ini kan buat perbaikan kinerja BIN juga ke depan. Masa alergi dengan kritik atau saran sih. Budi Gunawan mau terima kritik kan? <em>Weleeeh weleeeh. </em></p>
<p>Nah loh, kabar yang santer terdengar, kinerja BIN yang <em>melempem</em> itu karena dinilai <em>kecolongan</em> tak mampu mengantisipasi pergerakan terorisme. Tuhkan, jelas karena kinerjanya ya, bukan asal menggoreng isu, <em>uhuukk uuhhuukkk.</em></p>
<p><em>Weeeittss, </em>lebih parah lagi kalau kata Partai NasDem, BIN itu bukan hanya <em>kecolongan</em>, tapi BIN sudah melakukan kelalaian. Masa pergerakan terorisme tak tahu sih? Kemana intelijen kita? <em>Weleeeh weeleeeeh. </em></p>
<p>Kata siapa BIN tak melakukan pergerakan? <em>Hadeuuh, </em>BIN pasti bergerak lah, bergerak tapi memang bergerak dalam kesunyiannya.</p>
<p>Tapi persoalannya, sepertinya BIN masih terbentur dengan undang – undang antiterorisme yang sedikit banyak menghambat untuk melakukan penindakan dan pendeteksian secara dini. <em>Ehm, </em>kayaknya sih begitu. Bukan supaya lempar isu ke DPR kan? <em>Weleeeh weleeeh.</em></p>
<p><em>Ahhh syudahhlah, </em>mau bagaimana <em>kek</em> yang terpenting Pemerintah harus mengevaluasi kinerja Kepala BIN, Budi Gunawan. Karena di bawah kepemimpinannya, BIN harus ada perbaikan kinerja menjadi lebih baik lagi, apalagi persoalan terorisme.</p>
<p>Tapi ga berhenti di situ, lagi kondisi begini, ada aja mulut para oposisi <em>nyindir alus </em>yang mengatakan kalau Budi Gunawan belum maksimal melakukan kinerjanya sebagai Kepala BIN. Emang kemaren ngapain aja? <em>Weleeh weleeeh.</em></p>
<p>Nah loh, <em>ehmm, </em>kabar burungnya sih Budi Gunawan malah sibuk mau jadi calon Wakil Presidennya Jokowi. <em>Wedeew, </em>itu sih kata Ferry Juliantono, politikus Partai Gerindra.</p>
<p>Entah beneran atau engga. Tapi seharusnya sih, Budi Gunawan lebih sibuk ngurus BIN dibandingkan jadi cawapresnya Jokowi ya. Bukan apa-apa, kan belum tentu juga dipilih jadi cawapres, <em>weleeeh weeleeeh. </em></p>
<p>Nanti sudah sibuk sendiri malah gigit jari kan? <em>Uppsss. </em>Mendingan Budi Gunawan itu memaknai perkataan dari Donalt H. McGannon aja, menurutnya kepemimpinan itu tindakan, bukan jabatan.</p>
<p>Jadi lebih baik tunjukkan kinerja sebagai Kepala BIN, daripada sibuk mencari jabatan cawapres yang tak pasti, ya kan, <em>weleeeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/bg-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PA 212 ‘Pendukung’ Terorisme?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/pa-212-pendukung-terorisme/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 May 2018 12:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Basuki Tjahaja Purnama]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Al Khaththath]]></category>
		<category><![CDATA[PA 212]]></category>
		<category><![CDATA[Perppu Anti Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Persaudaraan Alumni 212]]></category>
		<category><![CDATA[RUU Anti Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=29230</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Kalau kaitannya dengan pengamanan terhadap nyawa manusia, tidak ada UU Terorisme pun KUHP bisa digunakan. Untuk apa dong ada UU Terorisme? Untuk apa ada Perppu Terorisme?&#8221; ~ Sekretaris Tim 11 Ulama Alumni 212, Muhammad Al Khaththath. PinterPolitik.com [dropcap]M[/dropcap]unculnya aksi teror yang kembali marak beberapa waktu lalu di berbagai lokasi di Indonesia disinyalir akibat belum rampungnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Kalau kaitannya dengan pengamanan terhadap nyawa manusia, tidak ada UU Terorisme pun KUHP bisa digunakan. Untuk apa dong ada UU Terorisme? Untuk apa ada Perppu Terorisme?&#8221; ~ </em>Sekretaris Tim 11 Ulama Alumni 212, Muhammad Al Khaththath.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]M[/dropcap]unculnya aksi teror yang kembali marak beberapa waktu lalu di berbagai lokasi di Indonesia disinyalir akibat belum rampungnya Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dan jika DPR hingga Juni nanti enggan mengesahkan RUU ini, Pemerintah berinisiatif mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Terorisme.</p>
<p>Dan kalian tau? Ternyata ada saja pihak-pihak yang kontra loh terhadap inisiatif Pemerintah ini. Udah RUU Terorisme terlantar ngegantung di tangan DPR, eh giliran Pemerintah berinisiatif mencari alternatif lain, malah gak didukung. Dan mau tau siapa aja mereka? Ya Partai Gerindra, PKS dan PAN. <em>Jiah cape deh.</em></p>
<p>Kok selalu mereka ya yang hobi bikin <em>riweuh</em>. Apa sih salahnya dari inisiatif Pemerintah mengeluarkan Perppu itu? Toh RUU Anti Terorisme gak kunjung disahkan DPR. Tapi sejauh ini sih eike ngeliatnya wajar aja ya, ketiga  partai ini memang sedari awal oposisi terhadap Pemerintah.</p>
<p>Jadi apapun yang dilakukan Pemerintah, sekalipun itu hal baik, ya sebisa mungkin <em>direcokin</em> aja. <em>Hadeuh, parah bet</em>. Tapi eh tapi, ternyata gak cuma mereka bertiga aja loh yang terang-terangan menolak RUU dan Perppu Anti Terorisme ini. Karena belakangan Persaudaraan Alumni (PA) 212 juga ikut bersuara menolak.</p>
<p><em>Au ah gelap</em>, suka-suka mereka aja mau apa. Kemarin katanya 212 cuma gerakan non politik dan murni gerakan Islam. Dan lahir hanya karena untuk menuntut Gubenur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituntut atas penistaan agama. Eh, kok sekarang ikut-ikutan ngeriweuh urusan negara sih.</p>
<p>Ok lah ada benang merah karena pelaku teroris memang beragama Islam. Jadi atas dasar khawatir Islam terdiskreditkan, maka PA 212 menolak RUU dan Perppu Anti Terorisme ini. Padahal nih ya, kedua opsi itu bertujuan untuk mencegah munculnya teror serupa. Terus ngapain PA 212 malah gak mendukung?</p>
<p>Apa yang dilakukan PA 212 kontradiktif kan ya guys? Jika memang menolak RUU dan Perppu Anti Terorisme ini, boleh dung eike berasumsi PA 212 mendukung bibit pergerakan terorisme di Indonesia? Mendukung inisiatif Pemerintah ini bukan berarti memusuhi Islam loh. Islam dengan terorisme itu dua hal berbeda.</p>
<p>Sesulit itukah PA 212 sampai gak bisa membedakan antara Islam yang <em>rahmatan lil alamin</em> dengan Islam radikal, sehingga justru menolak mendukung RUU dan Perppu Anti Terorisme? Inget loh, kebenaran mengenai agama memang gak bisa dipahami oleh orang yang kehilangan akal. Ya seperti yang dikatakan oleh filsuf Voltaire (1694-1778): “<em>The truths of religion are never so well understood as by those who have lost the power of reason</em>.” (K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/Muhammad-Al-Khaththath.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Aksi Teror Dan Revisi RUU Anti Terorisme</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/coretan-politik/aksi-teror-dan-revisi-ruu-anti-terorisme/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[G15]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 May 2018 04:31:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Coretan Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[RUU Anti Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=31607</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Beberapa-pihak-menganggap-revisi-UU-Terorisme-adalah-kebutuhan-mendesak-seiring-dengan-rangkaian-aksi-teror-di-tanah-air-Mei-18.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-31599 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Beberapa-pihak-menganggap-revisi-UU-Terorisme-adalah-kebutuhan-mendesak-seiring-dengan-rangkaian-aksi-teror-di-tanah-air-Mei-18.jpg" alt="Aksi Teror Dan Revisi RUU Anti Terorisme" width="1000" height="707" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Beberapa-pihak-menganggap-revisi-UU-Terorisme-adalah-kebutuhan-mendesak-seiring-dengan-rangkaian-aksi-teror-di-tanah-air-Mei-18.jpg 1000w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Beberapa-pihak-menganggap-revisi-UU-Terorisme-adalah-kebutuhan-mendesak-seiring-dengan-rangkaian-aksi-teror-di-tanah-air-Mei-18-300x212.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Beberapa-pihak-menganggap-revisi-UU-Terorisme-adalah-kebutuhan-mendesak-seiring-dengan-rangkaian-aksi-teror-di-tanah-air-Mei-18-768x543.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Beberapa-pihak-menganggap-revisi-UU-Terorisme-adalah-kebutuhan-mendesak-seiring-dengan-rangkaian-aksi-teror-di-tanah-air-Mei-18-100x70.jpg 100w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Beberapa-pihak-menganggap-revisi-UU-Terorisme-adalah-kebutuhan-mendesak-seiring-dengan-rangkaian-aksi-teror-di-tanah-air-Mei-18-696x492.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Beberapa-pihak-menganggap-revisi-UU-Terorisme-adalah-kebutuhan-mendesak-seiring-dengan-rangkaian-aksi-teror-di-tanah-air-Mei-18-594x420.jpg 594w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/06/Beberapa-pihak-menganggap-revisi-UU-Terorisme-adalah-kebutuhan-mendesak-seiring-dengan-rangkaian-aksi-teror-di-tanah-air-Mei-18.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
