<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Rian Ernest &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/rian-ernest/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Mar 2023 00:04:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Rian Ernest &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gaya Ridwan Kamil ala INTM?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/gaya-ridwan-kamil-ala-intm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Kang Emil]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Ernest]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[RK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=125115</guid>

					<description><![CDATA[Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Rian Ernest berpose dalam sebuah sesi foto. Apakah gaya RK sudah sesuai model ala INTM?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil melakukan sesi foto dengan menggunakan </strong><strong><em>vest</em></strong><strong> berwarna kuning. Apakah Kang Emil sudah memenuhi standar </strong><strong><em>modelling</em></strong><strong> ala </strong><strong><em>Indonesia’s Next Top Model</em></strong><strong> (INTM)?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kamu. Cerita, ekspresi, sama pose kamu <em>nggak</em> <em>nyambung</em>” – Ayu Gani, <em>Indonesia’s Next Top Model</em> (2020-sekarang)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Kutipan di awal tulisan di atas adalah komentar dari seorang mentor dan juri di acara televisi bertajuk <em>Indonesia’s Next Top Model</em> (2020-sekarang) – atau kerap disingkat dengan INTM. Ayu Gani, seorang model dan <em>influencer</em> kecantikan, kala itu mengomentari pose yang tengah dilakukan oleh seorang peserta model dalam sebuah sesi foto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sesi foto dalam salah satu episode di musim kedua tersebut, tema yang diambil adalah pose boneka yang juga menceritakan sebuah <em>story</em> dari boneka tersebut. Namun, banyak dari peserta malah memasang pose seram layaknya boneka hantu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, para model ini ingin melakukan sejumlah teknik layaknya <em>cheating the camera</em> – sedikit mengarahkan mata ke objek lain. Namun, ya, tentu saja, tidak semua sejalan sesuai ekspektasi dengan tema tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sontak saja, para mentor – yakni Ayu dan Luna Maya – tampak marah-marah kepada para model tersebut. Komentar-komentar pedas pun keluar dari mulut mereka saat hasil-hasil foto tersebut dibawa ke dewan juri – yang juga beranggotakan Ivan Gunawan dan Dave Hendrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, dari komentar-komentar pedas ala juri-juri INTM ini, orang-orang mungkin bisa belajar bahwa menjadi model bukanlah hal yang mudah. Apalagi, model harus bisa menonjolkan satu hal yang ingin ditunjukkan dalam satu <em>frame</em> foto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Model adalah alat peraga,” ujar Ivan saat memberikan komentar ke foto-foto hasil para kontestan model. Sebagai desainer fesyen, Ivan pun menyebutkan bahwa fokus utama model adalah untuk menunjukkan keindahan busana yang dikenakan.</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/p/Cni5yfOvdwb/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/6wdJ3LA98CVt1jIVQTFzl1phhV8dRJenlG_niEtudhuM0m5EJhvMvHAsPvOcfLYz85Oik_88H35MpC29yA-BjfZZVd5LDHFvxnRn4E5PoK_ESMzDETZ8qh6zGKaHTcAWS2ESRVDiYFPSZMyEokmnjg" alt="Done Deal Ridwan Kamil ke Golkar"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, bagaimana bila sesi foto yang dilakukan ternyata ditujukan untuk menonjolkan hal lain selain busana atau baju yang digunakan? Ada <em>lho</em> yang seperti itu. Salah satu contohnya adalah apa yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/ridwan-kamil/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Ridwan Kamil</strong></a> (RK) alias Kang Emil.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Gimana nggak</em>? Kang Emil beberapa waktu lalu mengunggah kegiatannya bersama teman kader terbaru Partai Golkar-nya, yakni <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/rian-ernest/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Rian Ernest</strong></a>, di akun Instagram miliknya. Mantan Wali Kota Bandung dan mantan politikus <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/psi/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PSI</strong></a> tersebut tampak melakukan sesi foto dengan mengenakan <em>vest</em> berwarna kuning.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Well</em>, <em>instead of</em> menunjukkan keindahan busana yang mereka pakai, Kang Emil dan Rian Ernest tampak menunjukkan warna <em>vest</em> mereka. Ini terlihat dari <em>gimana</em> komposisi warna yang digunakan kecuali <em>vest</em> mereka. <em>Mostly</em>, pakaian dan objek lain berwarna putih.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, mungkin <em>nih</em>, kalau Ivan ingin para model menonjolkan keindahan busana mereka, Kang Emil dan Rian Ernest justru ingin menonjolkan warna <em>vest</em> mereka. Pasalnya, warna <em>vest</em> itu sejalan dengan apa yang dijelaskan Kang Emil di <em>caption</em> unggahannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, warna memang kerap menggambarkan identitas – bahkan ideologi – partai. Ini sejalan dengan penjelasan Matteo CM Casiraghi, Luigi Curini, dan Eugenio Cusumano dalam tulisan mereka <em>The Colors of Ideology: Chromatic Isomorphism and Political Party Logos</em> yang memaparkan bahwa partai-partai politik (parpol) bergerak layaknya perusahaan yang menggunakan warna sebagai <em>branding</em> mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi <em>nih</em>, parpol di mana mereka baru bergabung juga memiliki kaitan erat dengan warna kuning. Parpol apa lagi kalau bukan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/golkar/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Golkar</strong></a>? <em>Hmm</em>, mungkin, Kang Emil dan Rian Ernest kini jadi <em>top model</em> baru buat <em>brand</em> Golkar kali ya – alias <em>Golkar’s Next Top Model</em> (GNTM)? <em>Hehe</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>So</em>, <em>judges</em>, <em>how do they look</em>? Apakah pose mereka sudah benar-benar membuat Golkar bisa <em>stand-out</em> – katakanlah pada tahun <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pemilu-2024/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>2024</strong></a> nanti? Menarik untuk diamati perkembangannya <em>nih</em>. (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="kIXZ6f0fO1Q"><iframe title="Spektrum Politik Parpol Indonesia: Masih Ada Kiri-Kanan?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/kIXZ6f0fO1Q?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Gaya-Ridwan-Kamil-ala-INTM-1024x685.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Transfer Pilpres</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/transfer-pilpres/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Ernest]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=123360</guid>

					<description><![CDATA[Rian Ernest dikabarkan resmi gabung Golkar &#124; Tambahan amunisi beringin untuk2024]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1080" height="1300" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/poster-Done-deal-Transfer-Rian-Ernest.jpg" alt="poster done deal transfer rian ernest" class="wp-image-123363" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/poster-Done-deal-Transfer-Rian-Ernest.jpg 1080w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/poster-Done-deal-Transfer-Rian-Ernest-768x924.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/poster-Done-deal-Transfer-Rian-Ernest-696x837.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/poster-Done-deal-Transfer-Rian-Ernest-1068x1285.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/poster-Done-deal-Transfer-Rian-Ernest-1920x2311.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/poster-Done-deal-Transfer-Rian-Ernest-348x420.jpg 348w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Rian Ernest dikabarkan resmi gabung Golkar | Tambahan amunisi beringin untuk<br>2024</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/poster-Done-deal-Transfer-Rian-Ernest-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>2024, PSI “Punah” Di Tangan Giring?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/2024-psi-punah-di-tangan-giring/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S83]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Giring]]></category>
		<category><![CDATA[Grace Natalie]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Ernest]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=121918</guid>

					<description><![CDATA[Menjelang Pemilu 2024, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) justru kehilangan beberapa kader terbaik yang memutuskan keluar karena merasa tidak sejalan dengan langkah politik yang diambil partai belakangan ini. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi?&#160; PinterPolitik.com Partai Solidaritas Indonesia (PSI) seolah sedang mengalami gejala “kepunahan” jelang kontestasi electoral 2024 pasca ditinggal sejumlah kader terbaiknya satu per satu.&#160; Pertama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Menjelang Pemilu 2024, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) justru kehilangan beberapa kader terbaik yang memutuskan keluar karena merasa tidak sejalan dengan langkah politik yang diambil partai belakangan ini. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi?</strong>&nbsp;</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide" />



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Partai Solidaritas Indonesia (PSI) seolah sedang mengalami gejala “kepunahan” jelang kontestasi electoral 2024 pasca ditinggal sejumlah kader terbaiknya satu per satu.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertama kali mengikuti pemilihan umum (Pemilu) pada 2019 lalu. Partai politik (parpol) yang baru berdiri pada November 2014 ini sempat menarik perhatian publik, terutama para pemilih muda.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">PSI memperkenalkan diri mereka sebagai partainya anak muda yang membawa gagasan para kaum milenial dan mengajak anak muda tidak apatis terhadap politik. Mereka bisa dikatakan muncul di waktu yang tepat karena pada Pemilu 2019, para pemilih muda memiliki jumlah yang besar dalam daftar pemilih tetap (DPT).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wajar kemudian kemunculan mereka mendapatkan atensi yang baik dari publik tanah air. Gagasan mereka tampak mencerminkan semangat anak muda yang ingin membenahi politik negeri ini.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">PSI kemudian terus menyuarakan gagasan mereka yang menjadi keresahan anak muda terhadap politik Indonesia belakangan ini. Mereka bercita-cita menjadi partai yang tidak tersandera oleh kepentingan politik lama, tidak punya beban sejarah yang buruk, antikorupsi, dan menentang aksi intoleran.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Pemilu 2019, PSI tampil dengan para calon legistaltif (caleg) muda yang memiliki gagasan kekinian. Namun sayangnya, hal itu ternyata belum cukup meyakinkan publik untuk mewakili suara mereka di parlemen.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-20-1024x1024.png" alt="image 20" class="wp-image-121922" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-20-1024x1024.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-20-300x300.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-20-150x150.png 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-20-1536x1536.png 1536w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-20-2048x2048.png 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Partai yang kala itu diketuai Grace Natalie gagal tembus ke parlemen dalam pemilu 2019. PSI hanya memperoleh 1,89 persen suara nasional dan dinyatakan tidak lolos ambang batas parlemen atau <em>electoral threshold</em> yakni 4 persen.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu, untuk partai yang baru pertama kali ikut pemilu dan juga diisi dengan nama-nama anak muda yang menawarkan hal baru, hal itu bukanlah sesuatu yang buruk. Perolehan suara mereka bahkan diatas&nbsp; Partai Hanura yang sebelumnya berhasil memperoleh kursi di parlemen.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka sebenarnya punya modal baik untuk Pemilu 2024. Namun, dinamika yang terjadi di internal partai belakangan ini membuat mereka harus menata ulang strategi menghadapi pertarungan politik nanti.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa kader terbaik yang sebelumnya menjadi tumpuan PSI dalam Pemilu 2019 memutuskan keluar dari partai karena disinyalir tidak sejalan dengan langkah politik sang ketua umum (ketum) saat ini Giring Ganesha. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Giring sendiri mulai resmi menjabat Ketum PSI sejak November 2021, setelah sebelumnya ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt) ketua umum pada Agustus 2020 ketika ketua umum saat itu Grace Natalie menempuh pendidikan magister di Singapura. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, mengapa di era kepemimpinan Giring tampak cukup banyak kader terbaik yang memutuskan keluar dari partai? Apa ini terjadi karena sosok Giring atau ada dinamika politik lain?&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Giring Bawa Kehancuran?</strong>&nbsp;</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Giring Ganesha, sang ketua umum PSI ini bukan nama yang asing di telinga masyarakat Indonesia. Namun, dia dikenal sebagai mantan vokalis band dan bukan sebagai politikus yang andal meskipun kini ia menjabat sebagai pimpinan salah satu parpol yang akan ikut dalam pesta demokrasi terbesar sepanjang sejarah Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-21-1024x1024.png" alt="image 21" class="wp-image-121923" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-21-1024x1024.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-21-300x300.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-21-150x150.png 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-21-1536x1536.png 1536w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-21-2048x2048.png 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di dunia politik, tindak-tanduk Giring justru sering membawa kontroversi. Mulai dari kritik keras kebijakan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga ingin mencalonkan diri sebagai presiden. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Giring jamak dinilai tidak memiliki wibawa yang kuat sebagai ketua umum. Kritiknya yang terkesan &#8220;membabi buta&#8221; terhadap sosok yang bersebrangan kiranya justru menimbulkan antipati di tengah masyarakat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Perilaku politik Giring yang menjadi sorotan bukan membuat elektabilitas partai yang dia pimpin meroket. Tapi malah sebaliknya, PSI kerap mendapatkan preseden negatif dari masyarakat, terutama di media sosial, sebagai <em>platform </em>yang semestinya menjadi arena rengkuhan kekuatan PSI.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">PSI era Giring dinilai terlalu konfrontatif, liberal, dan sangat agresif. Ini tidak sesuai dengan budaya politik Indonesia yang cenderung moderat.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini yang kemudian diduga membuat beberapa kader kunci PSI memutuskan mundur dari partai. Perbedaan pandangan dan tudingan bahwa Giring telah membawa PSI keluar dari visi misi partai diduga jadi beberapa faktor keluarnya beberapa kader PSI.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, faktor lain diduga terkait prospek PSI yang bukan partai menjanjikan untuk para kader kunci melenggang ke kursi parlemen. Langkah politik partai selama ini juga dinilai tidak akan bisa membawa mereka menjadi anggota parlemen pada pemilu 2024 nanti.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno siapapun elitenya pasti akan lelah untuk menetap di partai yang tak kunjung lolos parlemen. Menurutnya, PSI harus segera berbenah jika tidak ingin lebih banyak lagi kader yang keluar dari partai. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Adi juga menambahkan, PSI butuh pemimpin yang berwibawa dan mempunyai rekam jejak kuat sebagai aktivis politik. Dia menilai wibawa ketua umum PSI saat ini kurang <em>greget</em>.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Muhammad Alfan Alfian Mahyudin dalam bukunya <em>Menjadi pemimpin politik : Perbincangan kepemimpinan dan kekuasaan </em>berpendapat bahwa seorang pemimpin politik harus paham benar etika politik, sehingga proses dan dinamika politik berjalan secara beradab. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu pada karakteristik atmosfer politik negara +62 yang dikemukakan Alfan, Giring sebagai ketua umum sebuah parpol harusnya bisa memberi contoh kepada kader-kadernya bagaimana beretika dalam politik. Terutama dalam melontarkan kritik terhadap sebuah kebijakan.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan tidak mungkin, dari sisi internal, kader yang melihat gejala bahwa Giring membawa PSI menjauh dari visi misi partai akan semakin banyak angkat kaki. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu pula yang disinggung oleh Rian Ernest, salah satu kader kunci yang memutuskan keluar dari partai.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Negara besar dan berpotensi luar biasa seperti Indonesia perlu cara-cara berpolitik yang lebih baik” begitu petikan pernyataan Rian Ernest dalam video pengunduran dirinya dari PSI pada 15 Desember lalu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan segala kecenderungan itu, cukup berat kiranya jika pada Pemilu 2024 nanti PSI tetap mengatakan bahwa mereka adalah partainya anak muda.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu, apakah PSI perlu meninggalkan citra “<em>clickbait</em>” sebagai partai anak muda?&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-19-1024x1024.png" alt="image 19" class="wp-image-121921" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-19-1024x1024.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-19-300x300.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-19-150x150.png 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-19-1536x1536.png 1536w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/01/image-19-2048x2048.png 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Beban Partai Milenial?</strong>&nbsp;</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Mundurnya beberapa kader kunci PSI membuat mereka tampaknya harus bekerja keras dalam menghadapi Pemilu 2024. Evaluasi menjadi ihwal yang tampak harus segera dilakukan oleh PSI agar mereka bisa bersaing memperebutkan kursi parlemen.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Evaluasi tersebut agaknya harus dilakukan PSI secara menyeluruh, mulai dari pola komunikasi partai maupun <em>branding</em> yang diangkat. Kembali, tugas itu ada di pundak Giring sebagai ketum di mana dia harus melakukan konsolidasi internal di PSI untuk memperkuat visi misi partai. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain dilakukan agar situasi di internal partai tidak semakin memburuk, upaya untuk mencegah kader-kader lain juga ikut hengkang kiranya menjadi satu urgensi yang tak bisa dikesampingkan.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terhitung sejak Giring menjadi ketum, sudah ada enam kader kunci PSI yang mundur, yaitu Tsamara Amany, Victor Sianipar, Azmi Abubakar, Sunny Tanuwidjaja, Surya Tjandra, dan yang terbaru Rian Ernest.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbagai macam “blunder” yang beberapa kali dilakukan oleh Giring tampaknya membuat PSI seolah mulai terbebani oleh citra yang diciptakan oleh PSI sendiri. Menurut pengamat politik Universitas Padjajaran (Unpad) Kunto Adi Wibowo masalah yang ada di PSI adalah seolah menjual ideologi anak muda tapi langkah-langkah politik yang diambil justru mencitrakan “<em>boomers</em>”. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu selaras seperti apa yang dikatakan oleh Michael Sianipar, mantan ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta yang menyebut PSI sudah berubah, punya masalah sistemik, dan sudah tidak seperti apa yang dicitrakan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini seolah menjadi pemantik adanya perbedaan pandangan yang mendasar di dalam tubuh PSI. Perbedaan itu mungkin terjadi karena langkah politik sang ketua umum selalu memancing kontroversi dan dinilai tidak mencerminkan PSI.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Giring sebagai pemimpin yang membuat keputusan final kiranya harus segera membenahi internal PSI atau bahkan cara dirinya pribadi dalam berpolitik. Jika tidak dilakukan segera, PSI bukan tidak mungkin tidak akan pernah siap dalam pertarungan politik 2024 dan mimpi buruk gagal masuk parlemen pemilu 2019 akan terulang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti apa yang ditulis Sun Tzu, seorang ahli strategi perang asal Tiongkok,  “Bila kalian memahami diri kalian dan musuh kalian, kalian tidak perlu takut akan hasil dari seribu pertempuran mendatang.” (S83)&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="1pXByA-mAaA"><iframe loading="lazy" title="Kenapa PDIP Ngotot Usung Puan?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/1pXByA-mAaA?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/PSI-Bakal-Jadi-Partai-Gagal.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Rian Ernest &#8220;Transfer&#8221; ke Perindo?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/rian-ernest-transfer-ke-perindo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2022 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Perindo]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Ernest]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=120823</guid>

					<description><![CDATA[Politisi muda bernama Rian Ernest memutuskan untuk keluar dari PSI. Rumornya, ada sinyal Rian akan bergabung ke partai lain, yakni Perindo.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Politikus muda bernama Rian Ernest memutuskan untuk keluar dari PSI. Menariknya, tidak lama setelahnya beredar rumor bahwa Rian memiliki kedekatan tertentu dengan partai politik (parpol) lain, yakni Perindo.</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“You switched up, huh, like how you not feelin&#8217; me?” – Fivio Foreign, “Off The Grid” (2021)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph"><em>Time flies</em>, <em>people change</em>. Kalimat ini merupakan salah satu ungkapan yang diluapkan ketika seseorang mendadak berubah dan pergi meninggalkan kita. Seakan-akan, harusnya kita tahu sedari awal bahwa orang tersebut pasti pergi <em>eventually</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, bayangkan <em>aja</em> kalau orang yang kalian sangat sayangi pergi tiba-tiba – hanya karena dia tidak merasakan hal yang sama seperti dulu pertama kali bertemu. Padahal, bisa jadi, kita-nya masih memiliki perasaan yang membara untuk orang ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kecewa pasti akan muncul. Namun, tentu, kita tidak bisa memaksakan kehendak kita sendiri. Bagaimana pun, kita harus mendengarkan apa keinginan mereka sebagai <em>human being</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, ini mungkin yang terjadi ketika <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/lionel-messi/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Lionel Messi</strong></a> pada tahun 2020 menyatakan keinginannya untuk hengkang dari klub sepak bola Spanyol yang bernama Futbol Club (FC) Barcelona – di mana Messi bermain di sana sejak tahun 2004 silam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan Messi untuk meninggalkan Barcelona ini tentu membuat banyak <em>fans</em> sedih. <em>Gimana nggak</em>? Nama Messi dan nama Barcelona serasa sudah identik satu sama lain. Membayangkan Messi mengenakan <em>jersey</em> klub lain terasa tidak mungkin saat itu.</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/p/CmLmXGnBKym/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/tSeZhQY6P5IJ1FnULxwBnGNPd9k5sZX49dgeQQhusuB0ES6GhbeebJ388ELR2T_v4AXJgCWBxP_nM5NRUMx3LdR0HNaptDPhA6GnTaKKm8f0vJ-g4gXhscy7sF5SIJBIX9E11-s9D6k3WJoPSoB83NfiZEcx23WZ-90l0i_n_TeADcV3__B0QJzdZPhFBGVf" alt="PSI Ditinggal Kabur Elite Lagi Rian Ernest"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, kepergian “pemain-pemain” favorit ini tampaknya tidak hanya terjadi di dunia sepak bola, melainkan juga di dunia politik – khususnya kancah perpolitikan Indonesia. <em>Gimana nggak</em>? Baru-baru ini, ada satu lagi kader pentolan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/psi/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PSI</strong></a> yang memutuskan untuk keluar, yakni <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/rian-ernest/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Rian Ernest</strong></a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mirip dengan gosip-gosip transfer pemain dalam sepak bola, sejumlah rumor pun menyertai. Ada rumor yang mengatakan kalau Rian Ernest ini bakal berpindah partai. Partai politik (parpol) yang paling santer dikabarkan bakal menerima Rian adalah <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/perindo/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Perindo</strong></a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, kalau benar kabarnya demikian, kira-kira, kenapa ya akhirnya kader-kader PSI ini memilih untuk berpindah partai? Elad Klein dalam tulisannya yang berjudul <em>Explaining Legislative Party Switching in Advanced and New Democracies</em> menjelaskan kalau fenomena berpindah partai (<em>party switching</em>) adalah fenomena yang kerap terjadi dalam demokrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam negara sudah sejak lama menggunakan demokrasi (<em>advanced</em>), fenomena <em>party switching</em> sering kali terjadi karena persoalan ideologi dan perbedaan pilihan kebijakan. Sementara, di negara-negara demokrasi baru seperti Indonesia, motif <em>party switching</em> sering kali adalah kecilnya prospek untuk terpilih kembali dan minimnya akses ke posisi pemerintahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini menjadi menarik untuk dibahas lebih lanjut terkait kondisi apa yang membuat PSI kehilangan kader-kader pentolannya. Bahkan, sejumlah mantan petinggi PSI kini terang-terangan mendukung <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/anies-baswedan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Anies Baswedan</strong></a> – yang <em>notabene</em> dikenal sebagai “musuh bebuyutan” PSI – sebagai calon presiden (capres) dalam <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pilpres-2024/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024</strong></a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, apakah ada ketidakpuasan tersendiri di antara para “pemain” di tim PSI? Mungkinkah rumor “transfer pemain” Rian Ernest dari PSI ke Perindo ini semakin memperlihatkan alasan-alasan <em>party switching</em> – seperti yang dijelaskan Klein? Menarik untuk diamati kelanjutannya. (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="y8mq_MEWL2c"><iframe loading="lazy" title="Ini Alasan Banyak Yang Quiet Quitting | dengan Margianta Surahman J.D dari Emancipate Indonesia" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/y8mq_MEWL2c?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/Rian-Ernest-Transfer-ke-Perindo-1024x683.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PSI Ditinggal Kabur Elite (Lagi) </title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2022 03:08:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Victor Sianipar]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Ernest]]></category>
		<category><![CDATA[Sunny Tanuwidjaja]]></category>
		<category><![CDATA[Surya Tjandra]]></category>
		<category><![CDATA[Tsamara Amany]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=120664</guid>

					<description><![CDATA[Politikus muda Rian Ernest menyampaikan pengunduran dirinya dari PSI. Dia menyampaikan itu melalui video di akun Facebook pribadinya yang diunggah pada hari Kamis 15 Desember 2022. Rian menyebut itu merupakan keputusan yang benar sembari menyebut dirinya tetap akan berada di dunia politik.&#160; Sebelumnya, sejumlah kader dan elite PSI lain telah mengundurkan diri di antaranya Tsamara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-819x1024.jpg" alt="psi ditinggal kabur elite lagi ed." class="wp-image-120667" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-120x150.jpg 120w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-336x420.jpg 336w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed..jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Politikus muda Rian Ernest menyampaikan pengunduran dirinya dari PSI. Dia menyampaikan itu melalui video di akun Facebook pribadinya yang diunggah pada hari Kamis 15 Desember 2022. Rian menyebut itu merupakan keputusan yang benar sembari menyebut dirinya tetap akan berada di dunia politik.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, sejumlah kader dan elite PSI lain telah mengundurkan diri di antaranya Tsamara Amany (eks Ketua DPP), Surya Tjandra (eks Wamen ATR), Sunny Tanuwidjaja (eks Sekretaris Dewan Pembina), Michael Victor Sianipar (eks Ketua DPW DKI Jakarta).&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/psi-ditinggal-kabur-elite-lagi-ed.-819x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ernest Incar Kursi Menteri Jokowi</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/ernest-incar-kursi-menteri-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R50]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2019 11:18:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Keadilan Sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[partai solidaritas indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Ernest]]></category>
		<category><![CDATA[Wagub DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=61611</guid>

					<description><![CDATA[“Lebih baik diam dan kelihatan bodoh daripada banyak bicara dan bodohnya lebih kelihatan.” – Cak Lontong PinterPolitik.com Antara berani dan bodoh itu beda-beda tipis loh. Kayak orang-orang yang hobi parkour aja, kan mereka bisa juga dianggap bodoh. Emang sih nyali mereka harus diacungi jempol. Bayangin aja mereka berani loncat-loncat di atas gedung-gedung tinggi. Wow. Tapi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Lebih baik diam dan kelihatan bodoh daripada banyak bicara dan bodohnya lebih kelihatan.” – Cak Lontong</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">A</span>ntara berani dan bodoh itu beda-beda tipis <em>loh</em>. Kayak orang-orang yang hobi parkour aja, kan mereka bisa juga dianggap bodoh. Emang sih nyali mereka harus diacungi jempol. Bayangin aja mereka berani loncat-loncat di atas gedung-gedung tinggi. <em>Wow</em>.</p>
<p>Tapi di sisi lain, sudah banyak juga orang loh yang meninggal dari gedung-gedung tinggi gara-gara parkour. Anehnya, masih aja parkour itu ada peminatnya ya.</p>
<p>Sifat berani ala parkour ini mungkin juga dimiliki sama Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest loh. Tapi itu kata lawan politik loh ya, bukan kata <em>aing. Hehehe. </em></p>
<p>Soalnya Ernest nggak punya bukti, tapi berani koar-koar ke publik nuduh PKS melakukan politik uang jelang pemilihan Wagub DKI Jakarta.</p>
<p>Bahkan dia dan kawan-kawan PSI lainnya juga menggelar jumpa pers khusus tentang rumor politik uang ratusan juta itu loh <em>guys</em>.</p>
<p>Katanya sih, Ernest mendengar rumor tersebut dari elite-elite politik, tapi nggak mau sebutin nama-nama orang tersebut.</p>
<p>Dan katanya lagi sih, elite-elite itu takut dikeroyok kalau mereka yang ngomong, makanya mereka suruh anak-anak muda untuk bertarung melawab korupsi.</p>
<div id="fb-root"></div>
<p><script async="1" defer="1" crossorigin="anonymous" src="https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&amp;version=v3.3"></script></p>
<div class="fb-post" data-href="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/photos/a.1186487481431015/2389912164421868/?type=3&amp;theater" data-width="696">
<blockquote cite="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/photos/a.1186487481431015/2389912164421868/?type=3" class="fb-xfbml-parse-ignore">
<p>Terima aspirasi yang kuat, Garbi siap menjadi partai politikSimak infografis kami lainnya di Pinterpolitik.com</p>
<p>Posted by <a href="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/">Pinter Politik</a> on&nbsp;<a href="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/photos/a.1186487481431015/2389912164421868/?type=3">Saturday, July 13, 2019</a></p></blockquote>
</div>
<p>Nah loh, udah mulai kelihatan kan, kalau Rian Ernest ini berani main parkour dalam politik. <em>Eh, </em>nggak pakai loncat-loncat tapi ya. <em>Hehehe.</em></p>
<p>Elite-elite itu aja nggak mau ketahuan identitasnya. Mereka juga nggak ngasih bukti konkret ke Ernest. Kok bisa-bisanya ya Ernest langsung percaya-percaya aja. Jangan-jangan&#8230; <em>Upss</em>.</p>
<p>Hati-hati loh Bang Ernest, jangan-jangan keberanianmu hanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu aja.</p>
<p>Emang iya sih, pemilihan Wagub belakangan ini dipenuhi drama. Rapat Pimpinan Gabungan untuk menyetujui Tata Tertib pemilihan Wagub aja sudah sempat 2 kali ditunda <em>loh</em>.</p>
<p>Mungkin emang masih ada lobi-lobi yang belum kelar kali ya. Cuma itu kan belom bisa jadi bukti kalau ada politik uang di pemiihan Wagub DKI Jakarta juga dong.</p>
<p>Hati-hati loh bang Ernest, fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Nanti bisa dikenain KUHP Pasal 311. <em>Waduuh</em> ngeri juga ya.</p>
<p>Jangan-jangan Ernest bikin sensasi ini cuma biar dilirik Jokowi aja kali ya. soalnya kan Jokowi pernah bilang kalau dia mau cari menteri muda dan menteri yang berani.</p>
<p>Kan Rian Ernest masih 31 tahun dan kejadian ini bikin dia kelihatan berani banget untuk memberantas korupsi. Pak Jokowi juga sempat bilang lagi nyari menteri yang berani kan. Cocok banget kan sama kriteria menterinya Jokowi. Asal beraninya jangan berani parkour aja. Bahaya. <em>Upss. </em>(R50)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="AawxKzhuBMU"><iframe loading="lazy" title="SEJARAH IKLAN POLITIK: ALASAN PSI GAGAL??" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/AawxKzhuBMU?start=145&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="5oLrFWLWkF"><p><a href="https://pinterpolitik.com/panduan-tulisan/">Panduan Tulisan</a></p></blockquote>
<p><iframe loading="lazy" title="&#8220;Panduan Tulisan&#8221; &#8212; PinterPolitik.com" class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted"  src="https://pinterpolitik.com/panduan-tulisan/embed/#?secret=5oLrFWLWkF" data-secret="5oLrFWLWkF" width="600" height="338" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/07/rahel_rian-ernest_kurioco.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Anies Persoalkan Gaji Staf Ahok?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/anies-persoalkan-gaji-staf-ahok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K32]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2017 01:24:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji Para Staf Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Kamillus Elu]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Ernest]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=16874</guid>

					<description><![CDATA[Pak Anies tiba-tiba persoalkan gaji dari para staf Ahok. Ada apa ya? PinterPolitik.com [dropcap]T[/dropcap]ak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba aja Pak Anies Baswedan mengklaim bahwa gaji para staf Gubernur di zaman Ahok dibiayai oleh swasta. Anies bahkan meminta agar membuat Perbandingan pembiayaan tim gubernur yang dulu dengan sekarang. Boro-boro bikin perbandingan dan persoalkan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Pak Anies tiba-tiba persoalkan gaji dari para staf Ahok. Ada apa ya? </strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb31;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]T[/dropcap]ak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba <em>aja </em>Pak Anies Baswedan mengklaim bahwa gaji para staf Gubernur di zaman Ahok dibiayai oleh swasta. Anies bahkan meminta agar membuat Perbandingan pembiayaan tim gubernur yang dulu dengan sekarang.</p>
<p><em>Boro-boro bikin</em> perbandingan dan persoalkan yang sudah lalu. <em>Move on dong </em>Pak. <em>Emang </em>kinerjanya Bapak <em>udah </em>terbukti bisa <em>ubah </em>Jakarta?</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Anies Persoalkan Mekanisme Pengangkatan Staf Ahok <a href="https://t.co/yO2X9TPpEV">https://t.co/yO2X9TPpEV</a></p>
<p>&mdash; CNN Indonesia (@CNNIndonesia) <a href="https://twitter.com/CNNIndonesia/status/933167809302892545?ref_src=twsrc%5Etfw">November 22, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><em>&#8220;Sekarang Anda cek saja di berita-berita dulu, dulu dibiayai oleh siapa? Anda bandingkan saja. Lebih baik Anda bandingkan dan lihat dulu dibiayai dengan siapa, sekarang dengan siapa. Kan lucu secara kepegawaian dibiayai swasta, tapi keberadaannya di kantor gubernur,” </em>ujar Anies  saat ditemui di Balai Kota (21/11).</p>
<p>Pernyataan ini membuat para Staf Gubernur era Ahok buka suara. Rian Ernest, salah seorang staf Ahok kala menjabat Gubernur DKI Jakarta merasa kecewa dengan pernyataan Anies.</p>
<p>Dia menyebut Anies Baswedan <em>mispersepsi</em> jika mengatakan dirinya dan staf lainnya digaji perusahaan swasta. Rian juga menyayangkan ucapan tersebut karena semestinya hal itu tidak keluar dari mulut seorang gubernur yang ketika kampanye mengedepankan dialog.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Anies Baswedan &#39;Tuding&#39; Staf Ahok Digaji Swasta, Eks Anak Magang Beberkan Hal Mengejutkan <a href="https://t.co/trcPgOZjz6">https://t.co/trcPgOZjz6</a> <a href="https://t.co/EUInFnWWpw">pic.twitter.com/EUInFnWWpw</a></p>
<p>&mdash; Cepot (@cepot234) <a href="https://twitter.com/cepot234/status/933035617402830848?ref_src=twsrc%5Etfw">November 21, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><em>&#8220;Pak Anies ini mispersepsi kalau menyebutkan kami, staf gubernur terdahulu, dibayar atau digaji perusahaan swasta. Enggak ada itu,&#8221;</em> kata Rian.</p>
<p>Bahkan Pak Kamillus Elu yang juga salah satu mantan staf ahok turut memberikan tanggapan yang senada di laman <em>facebook-</em>nya. Ia mengatakan bahwa Sebagai salah satu staf khusus Pak Ahok selama kurang lebih delapan tahun, ia sangat tersinggung dengan pernyataantersebut. Ia mengatakan bahwa gaji mereka diambil dari dana operasional Ahok, semasa menjabat sebagai Gubernur DKI. Bahkan lebih kecil dari gaji para staf fungsional PNS Jakarta.</p>
<p><iframe loading="lazy" style="border: none; overflow: hidden;" src="https://www.facebook.com/plugins/post.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fkamillus.elu%2Fposts%2F2153718777987740&amp;width=500" width="500" height="288" frameborder="0" scrolling="no"></iframe></p>
<p>Mungkin karena merasa <em>nggak </em>bisa memberikan tanggapan dari pernyataan para mantan staf Ahok, Anies malah membuat pengalihan topik. Seperti biasa kata-katanya selalu khas, terkesan mengawang-awang atau <em>out of context</em>.</p>
<p>Saya secara pribadi malah melihat ada sesuatu di balik pernyataan Pak Anies. Apakah ada unsur <em>double speak </em>lagi? Tak ada yang tahu pasti. Cuma Pak Anies dan Tuhan yang tahu. <strong>(K-32)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/11/anies_baswedan-1024x577.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
