<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Revolusi Moral &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/revolusi-moral/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 May 2019 10:19:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Revolusi Moral &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Revolusi Mental vs Revolusi Moral</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/revolusi-mental-vs-revolusi-moral/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 10:36:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Amien Rais]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi Moral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=46944</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Moral dan agama selalu harus dijaga, tapi tidak dengan pukul rata.&#8221; ~Najwa Shihab PinterPolitik.com [dropcap]A[/dropcap]mien Rais baru saja menerbitkan buku berjudul ‘Hijrah: Selamat Tinggal Revolusi Mental, Selamat Datang Revolusi Moral’, sudah ada yang punya bukunya? Minat beli? Edededehhh, minat baca aja susah ya, apalagi beli. Wkwkwk. Ya, jadi tujuan Amien Rais merilis bukunya tersebut dimaksudkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>&#8220;Moral dan agama selalu harus dijaga, tapi tidak dengan pukul rata.&#8221; ~Najwa Shihab</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]A[/dropcap]mien Rais baru saja menerbitkan buku berjudul ‘Hijrah: Selamat Tinggal Revolusi Mental, Selamat Datang Revolusi Moral’, sudah ada yang punya bukunya? Minat beli? <em>Edededehhh</em>, minat baca aja susah ya, apalagi beli. <em>Wkwkwk.</em></p>
<p>Ya, jadi tujuan Amien Rais merilis bukunya tersebut dimaksudkan untuk mengakhiri revolusi mental Presiden Joko Widodo. Lah, emang kenapa harus diakhiri ya?</p>
<p>Ternyata, berdasarkan pemikiran Amien Rais, rezim Jokowi ini tidak punya moral kompas. Nggak punya kompas paradigma atau petunjuk moral, sehingga sangat lemah. Sedangkan revolusi moral yang ia perkenalkan, merupakan gambaran soal keimanan manusia.</p>
<p>Mengutip dari John Buchan, Amien Rais juga mencatat dalam bukunya, kalau revolusi moral atau persenjataan moral itu lebih dibutuhkan daripada persenjataan militer dan lain-lain. Hal tersebut dirasa cocok dengan Islam, di mana akhlak merupakan hal penting dalam Islam. Akhlak adalah mahkota umat Islam.</p>
<p><em>Hmm</em>, kalau gitu sikap nyinyir Pak Amien selama ini bagian dari revolusi moral nggak? <em>Hehehe.</em></p>
<hr /><p><em>Nyinyir itu tanda tak sayang...</em><br /><a href='https://x.com/intent/tweet?url=https%3A%2F%2Fwww.pinterpolitik.com%2Fterkini%2Frevolusi-mental-vs-revolusi-moral%2F&#038;text=Nyinyir%20itu%20tanda%20tak%20sayang...&#038;via=pinterpolitik&#038;related=pinterpolitik' target='_blank' rel="noopener noreferrer" >Share on X</a><br /><hr />
<p>Cawapres 01 Ma’ruf Amin menjawab pernyataan Amien Rais yang mengatakan revolusi mental Jokowi nggak jelas dengan senyuman, sambil berkata kalau revolusi mental Jokowi nggak jelas hanya untuk Amien Rais aja.</p>
<p><em>Wadaaww</em>, kalau gitu jelaskan dong Pak, biar doi nggak suuzon terus bawaanya. <em>Hihihihi.</em></p>
<p>Jadi gini loh Pak Amien, biar <span style="text-decoration: line-through">eike</span>… ehhh ane bantu jelaskan. Kalau kata Kiai Ma’ruf, revolusi mental itu adalah bagaimana mengubah mentalitas, mengubah persepsi hidup. Jadi yang selama ini berpikir urakan, jadi berpikir lurus. Yang tadinya nggak jujur jadi jujur. Begitu. <em>Ehhh</em> tunggu dulu, terus apa bedanya sama revolusi moral <em>dong</em>? <em>Hmmm.</em></p>
<p>Ma’ruf Amin bilang, revolusi mental yang digaungkan Jokowi itu membutuhkan proses. Karena yang dibangun mental manusia, nggak semudah membalikkan telapak tangan.</p>
<p>Iya sih, kali ini eik setuju banget sama Kiai Ma’ruf. Mental atau moral itu emang susah banget diubah. Butuh waktu. Jadi pernyataan Amien Rais yang mengatakan revolusi mental Jokowi sangat lemah patut dipertanyakan. <em>Lah</em>, emang doi dengan istilah baru ‘revolusi moral’ lantas bisa dengan mudah mengubah karakter bangsa ini? Tidak semudah itu Esmeralda!</p>
<p>Nah, terlepas dari itu semua kamu sendiri lebih setuju yang mana revolusi mental atau revolusi moral? (E36)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/01/Rovolusi-Mental-Jokowi-vs-Revolusi-Moral-Amien-Rais.-Foto-Tribun.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hidup Hedonisme, PSI Tolak Moral?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/belajar-politik/hidup-hedonisme-psi-tolak-moral/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[G42]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2018 12:47:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Belajar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi Moral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=44164</guid>

					<description><![CDATA[“Moral baik banyak yang terobral. Moral buruk habis di pasaran.” PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]ikap politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menolak perda-perda agama (perda syariah atau perda injil) dinilai Fraksi PKS DPR sebagai bentuk ketidakpahaman bro dan sis itu terhadap falsafah dan dasar negara Pancasila serta konstitusi UUD 1945. Weleh-weleh. Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyikapi pernyataan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Moral baik banyak yang terobral. Moral buruk habis di pasaran.”</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]ikap politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menolak perda-perda agama (perda syariah atau perda injil) dinilai Fraksi PKS DPR sebagai bentuk ketidakpahaman <em>bro </em>dan <em>sis </em>itu terhadap falsafah dan dasar negara Pancasila serta konstitusi UUD 1945. <em>Weleh-weleh. </em></p>
<p>Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyikapi pernyataan Ketum PSI Grace Natalie yang kemudian menimbulkan polemik. Untuk itu, PKS menyarankan agar PSI memahami konstitusi dan Pancasila secara utuh.</p>
<p>Hmmm, namanya juga anak muda bang, jadi wajar saja lah kalau pemahaman falsafahnya tidak semapan abang-abang di DPR, khususnya fraksi PKS.</p>
<p>Tapi bang, bagus juga lah ya kalau anak muda masih banyak yang sontoloyo seperti ini. Soalnya, kalau anak-anak muda banyak yang mempunyai pemahaman falsafah dan pergerakan yang mantap, nanti malah bikin abang semakin <em>down </em>lagi. Terus bisa jadi generasi yang hampir <em>expired</em> kayak abang kegeser semua loh dari posisi di DPR.<em> Uppss, </em>bercanda ya bang! <em>Ehehehe.</em></p>
<p>Kalau menurut Jazuli, sebagai sikap politik, apa yang dilakukan PSI memang sah-sah saja. Tapi, sebagai sesama warga bangsa, tentu kita perlu mengingatkan dan mengoreksi sikap tersebut. PSI tidak paham utuh Pancasila dan UUD 1945 yang menempatkan agama dalam posisi penting, yang menjiwai semangat kebangsaan, dan yang terpenting, menjadi landasan moral dalam kehidupan berbangsa serta bernegara.</p>
<p>Keras <em>cuy, </em>jadi secara enggak langsung Jazuli ngomong PSI adalah salah satu partai yang asal-asalan, tidak paham agama, tidak ngerti apa itu Pancasila apalagi UUD? <em>Weleh-weleh, </em>kalau denger yang begini-begini jadi makin semangat ngeledekin PSI. <em>Ahahahay, </em>bercanda ya, awas loh <em>baper.</em></p>
<p>Menurut Jazuli, sikap politik PSI itu juga menggambarkan bentuk fobia agama yang bisa saja bertendensi memisahkan nilai-nilai agama dalam melakukan kehidupan berbangsa dan bernegara.</p>
<p>Jazuli juga sempat mengajak kita semua untuk bertanya kepada PSI. Sebenarnya apa sih yang mereka maksud dengan perda-perda agama itu? Umumnya, perda-perda tersebut mengatur ketertiban hidup bermasyarakat, lebih dari itu bertujuan untuk menjaga moral dan akhlak masyarakat. Jadi apa sih yang sebenarnya mengganggu mereka?</p>
<p>Apa mungkin ya PSI tidak ingin masyarakat hidup dengan moral yang baik? Atau PSI memiliki tafsiran moral dan akhlaknya sendiri yang ingin disebarkan pada masyarakat khususnya generasi milenial?</p>
<p>Gimana nih menurut kalian? Apa mungkin PSI ingin menawarkan moral dan akhlak ala dunia barat yang penuh dengan gemerlap malam hedonisme dan berbagai ragam rupa kebebasan lainya? Kalau sampai itu tujuan mereka, mantap! Dukung aja <em>gengs! </em>Biar cepat kiamat!<em> Wkwkwk. </em>Bercanda lagi<em> cuy,</em> awas<em> loh baper! </em>(G35)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="FLIZJ5urEug"><iframe width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/FLIZJ5urEug?start=133&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/11/hedonismetolak-1024x573.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
