<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Ramadan &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/ramadan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Apr 2023 06:58:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Ramadan &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Risma Nggak Puasa Ramadan?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/risma-nggak-puasa-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S85]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Apr 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Rismaharini]]></category>
		<category><![CDATA[Tumpeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=127055</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) bagi tumpeng di pagi hari saat bulan Ramadan. Mengapa? Apakah Risma tidak puasa Ramadan?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan peresmian Rusun Sentra Mulyajaya di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Menariknya, pada saat peresmian Mensos Risma melakukan pemotongan tumpeng dan membagikannya di saat bulan Ramadan.&nbsp;</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Tumapaking penguripan-tumindak lempeng tumuju Pangeran” ― Akronim Tumpeng</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Tahu <em>nggak sih</em>,<em> guys</em>, sebenarnya istilah akronim tumpeng memiliki arti bahwa manusia harus hidup menuju jalan Tuhan? Makanya tidak heran jika tumpeng memiliki bentuk yang lancip di paling atas susunannya karena menandakan hubungan manusia dengan Yang Mahakuasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Biasanya, tumpeng dijadikan sebagai salah satu simbol perlengkapan utama ketika melakukan upacara yang diselenggarakan oleh masyarakat Jawa karena sarat akan makna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat Jawa tradisional percaya bahwa ada kekuatan gaib, yaitu Tuhan, yang akan mempengaruhi setiap jalan kehidupan. Oleh karena itu, tumpeng dijadikan sarat akan makna sebagai simbol permohonan kepada Yang Kuasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak ada yang salah memang dengan tumpeng. Namun, agaknya kejadian yang sedikit membingungkan muncul di hadapan publik karena aksi Menteri Sosial (Mensos) <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/tri-rismaharini/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Tri Rismaharini</strong></a> sapaan akrab Risma melakukan pemotongan tumpeng di saat bulan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/ramadan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Ramadan</strong></a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bulan Ramadan mengharuskan bagi seorang muslim untuk menunaikan kewajiban berpuasa. Dan pemotongan tumpeng tersebut dilakukan saat Risma saat sedang melakukan peresmian Rusun Sentra Mulyajaya di Bambu Apus, Jakarta Timur, dua pekan lalu.&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/BQqIvgfpvqT1ojnaHb98a77yg1PuaEWTckjKeoBOkMS9N2x9eUKukM2p0xo05cDiHNRVNfTNNS20GIKVVKmq1oYDLAfTbchbgicitgxom3eXRbQNJSOdziYJjA4D1dkIrs57K187S52Z" alt="Amplop PDIP Ternyata Zakat"/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Saat pemotongan tumpeng berlangsung semua orang yang mendampingi Risma sedang berpuasa, termasuk Risma sendiri. Alhasil, pemotongan tumpeng yang sudah dilakukan Risma dibagikan kepada anak-anak calon penghuni Rusun yang tidak berpuasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepertinya yang dilakukan Risma kali ini tidak melihat situasi terlebih dahulu. Ya, <em>gimana nggak</em>? Agak sedikit membingungkan pembagian tumpeng tetap dilaksanakan pada pagi hari dan di saat sedang berpuasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam buku <em>Etika Politik: Edisi kedua</em> yang ditulis oleh Eko Handayono, Martin Herrna Susanti, dan Moh. Aris Munandar tentang tingkah laku manusia, politik memiliki kaitan dengan teori Etika Politik—teori mengenai perilaku manusia mengacu pada prinsip kebenaran dan kebaikan dalam hubungannya dengan tingkah laku manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ajaran tentang nilai-nilai moral etika politik dapat membantu memperhitungkan dampak suatu tindakan politikus atas dasar rasa keberpihakan kepada yang lemah.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebenarnya, kaitan dengan perilaku Risma memotong tumpeng pada saat bulan Ramadan dianggap memang kurang etis dan tidak tepat. Tapi, kalau dilihat lagi proses pemotongan tumpeng erat kaitannya dengan masyarakat Jawa.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkinkah Risma ingin menunjukkan jati diri sebagai masyarakat Jawa yang memiliki sarat akan makna? Atau mungkin ini hanya kesalahan dari tim Bu Risma yang memilih waktu kurang tepat dalam memotong tumpeng? <em>Hmm</em>. (S85)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="3HyshAvtJUc"><iframe title="Kenapa Banyak Lulusan Kampus Menganggur?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/3HyshAvtJUc?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/04/Risma-Nggak-Puasa-Ramadan.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Amplop PDIP, &#8216;Zakat&#8217; Tapi Pamer?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/amplop-pdip-zakat-tapi-pamer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Mar 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[politik uang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Said Abdullah]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=126585</guid>

					<description><![CDATA[Viral video berisikan pembagian amplop-amplop PDIP berisikan uang Rp300 ribu. Ketua DPP PDIP Said Abdullah sebut ini adalah zakat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Beberapa waktu lalu, viral di media sosial (medsos) sebuah video yang berisikan pembagian amplop berlambang PDIP yang berisikan uang tunai sebesar Rp300.000. Ketua DPP PDIP Bidang Perekonomian Said Abdullah pun menyebut pembagian ini adalah zakat.</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Banyakkan amal hari-harinya. Pahala datang berlipat ganda” – Opick, “Ramadhan Tiba” (2012)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">“Ramadan tiba. Ramadan tiba. Ramadan tiba. <em>Marhaban ya Ramadan</em>.” Kalimat-kalimat yang diiringi oleh melodi indah ini kerap kita dengarkan ketika memasuki bulan suci <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/ramadan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Ramadan</strong></a> – entah di media sosial (medsos), acara-acara sahur di televisi, atau iklan-iklan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ya, lagu “Ramadhan Tiba” (2012) dari Opick ini bisa dibilang menjadi salah satu lagu ikonik yang selalu didengarkan setiap bulan puasa. Namun, terlepas dari lirik <em>refrain</em>-nya yang <em>catchy</em> banget, ada pesan-pesan baik yang juga disampaikan di lagu ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kutipan di awal tulisan ini, misalnya, merupakan sebuah potongan lirik dari lagu itu. Di dua baris ini, Opick menyampaikan bahwa bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk memperbanyak amal perbuatan baik sehingga mendapatkan pahala yang berlipat ganda.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, mungkin, ini kenapa kemarin kita menyaksikan sebuah video viral yang tersebar di media sosial (medsos). Sebuah akun Twitter bernama @PartaiSocmed membagikan sebuah video di mana di dalamnya tampak amplop merah berlambangkan <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pdip/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>PDIP</strong></a> dibagi-bagikan di sebuah tempat yang ditengarai sebagai masjid.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam setiap amplop tersebut, ditemukan uang tunai sebesar Rp300.000. Selain itu, pada amplop tersebut, terlihat juga foto Ketua DPP PDIP Bidang Perekonomian <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/said-abdullah/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Said Abdullah</strong></a> dan Ketua DPC PDIP Sumenep Achmad Fauzi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kata Pak Said <em>sih</em>, amplop itu niatnya adalah untuk <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/zakat/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>zakat</strong></a> mal sehingga tidak perlu dipersoalkan. <em>Hmm</em>, di bulan suci Ramadan ini, ada baiknya <em>sih</em> buat kita agar senantiasa ber-<em>hunudzon</em> (berprasangka baik). <em>Hehe</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, tentu saja, sejumlah pihak turut mempertanyakan pembagian amplop ini. Ya, ini mungkin karena soal adil dan tidak adilnya – sesuatu yang juga perlu dibahas dalam agama Islam.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi, keadilan adalah isu yang sangat sensitif dalam pemilihan umum (<a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/pemilu/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>pemilu</strong></a>). Benar <em>nggak tuh</em>? <em>Hehe</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/demokrat/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Demokrat</strong></a> Jansen Sitindaon, misalnya, menyerahkan persoalan ini ke Badan Pengawas Pemilu (<a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/bawaslu/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Bawaslu</strong></a>). Katanya <em>sih</em>, hal ini perlu diperhatikan oleh Bawaslu – daripada hanya menyoroti kegiatan keliling bakal calon presiden (bacapres) <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/anies-baswedan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Anies Baswedan</strong></a>.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://lh5.googleusercontent.com/_cZ1H8idwY9rehwC_0HvDhWat_U8dL9QueajpokqiHf4zoIHkz9GNItj0pNELLzdjDJlPlnhWe9_tBPd0fmxiZ8Xw3MzEwm7sWQOoP8ZHyCmElGmdQV5ZSWFpw82nUUgw6do5lzJWRi7a9oQ-2DlbA" alt="Amplop PDIP Ternyata Zakat"/></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hmm</em>, terlepas dari itu, bila benar niat Pak Said adalah untuk berzakat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan <em>lho</em>. Pertama <em>nih</em>, dalam agama Islam, setiap amal berdasarkan pada niatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk berzakat, misalnya, harus didasarkan pada niat yang baik. Niat yang bagaimana itu? Jawabannya yakni niat untuk berzakat karena Allah Ta’ala – setidaknya begitulah penjelasan yang dijabarkan di situs lembaga sedekah bernama Dompet Dhuafa.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Lho</em>, tapi, kan, tetap <em>aja</em> amal baik itu tidak boleh dipamer-pamerkan agar tidak <em>riya’</em>? <em>Hmm</em>, sebenarnya, amal baik seperti zakat tidak dilarang untuk ditunjukkan. Namun, itu bila memang bertujuan untuk menginspirasi orang-orang lain untuk melakukan kebaikan yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam Surat Al-Baqarah ayat 274, Allah berfirman:</p>



<p class="has-text-align-center wp-block-paragraph">ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُم بِٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ سِرًّا وَعَلَانِيَةً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ</p>



<p class="has-text-align-center wp-block-paragraph">“Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS Al-Baqarah: 274)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, niat yang melenceng juga bisa berujung pada laknat. <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/politik-uang/"><strong>Politik uang</strong></a>, misalnya, disebut dilarang dalam agama Islam. Upaya-upaya semacam ini disebut sebagai <em>risywah</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa Rasulullah melaknat upaya suap-menyuap. Kurang lebih, sabdanya berbunyi berikut:&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-center wp-block-paragraph">عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الرَّاشِىَ وَالْمُرْتَشِىَ</p>



<p class="has-text-align-center wp-block-paragraph">“Dari Abdullah bin &#8216;Amr, dia berkata, ‘Rasulullah melaknat pemberi suap dan penerima suap.’” (HR Ahmad)</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Waduh</em>, hati-hati ya buat para politisi dan pejabat yang melakukan hal demikian. Bukan <em>nggak</em> mungkin, niat yang tidak baik bakal berujung pada <em>risywah</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Nah</em>, kalau dalam kasus bagi-bagi amplop PDIP ini, <em>gimana </em>ya? Sebenarnya, ini kembali lagi ke niat Pak Said dan teman-teman PDIP lainnya yang memang membagikan amplop-amplop tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama niatnya baik, ya <em>alhamdulillah</em>. Semoga ini bisa berkah Ramadan bagi semua pihak. Namun, kalau niatnya untuk politik uang, misal untuk meraup suara pemilih, ya bisa <em>aja</em> malah sebenarnya tidak diperbolehkan. Ya <em>nggak</em> <em>tuh</em>?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ya, terlepas apa niat di balik amplop PDIP itu, hanya Allah Swt. dan orang-orang bersangkutan yang mengetahui sebenar-benarnya. Semoga momen bulan suci Ramadan ini senantiasa menjadi pengingat bagi kita semua akan perintah dan larangan-Nya. <em>Aamiin</em>. (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="Y6BBrupT4pU"><iframe title="Inflasi Indonesia Sebenarnya Lebih Tinggi? - Series Inflasi Part 1" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/Y6BBrupT4pU?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/03/Amplop-PDIP-Zakat-Tapi-Pamer.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ridwan Kamil dan Cerita Bukber</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/celoteh/ridwan-kamil-dan-cerita-bukber/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2022 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[buka bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=107954</guid>

					<description><![CDATA[Meski Satgas Covid-19 telah imbau agar bukber dilaksanakan tanpa ngobrol, Ridwan Kamil sebut bukber diperbolehkan dengan syarat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Meski Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah mengimbau agar tidak berbicara (</strong><strong><em>ngobrol</em></strong><strong>) saat buka bersama (bukber), Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil menyebutkan bukber tetap dipersilakan. Namun, Kang Emil memberi satu syarat penting. Kira-kira syarat apa yang diberikan oleh Kang Emil?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Alangkah indahnya kedatangan bulan Ramadan yang senantiasa dinanti banyak orang ini. Selain karena ibadahnya, tak sedikit orang menjadikan bulan suci ini untuk bersilaturahmi dengan sesama – misalnya dengan mengadakan buka bersama (bukber).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Siapa yang tidak menanti-nanti momen-momen bukber? Selain – biasanya – hanya menjadi wacana yang tidak terwujud, bukber ternyata juga jadi momen untuk unjuk diri – misal dengan bercerita kepada teman-teman lama soal pencapaian apa saja yang telah diraih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentunya, diharapkan agar tidak terjadi obrolan-obrolan yang bersifat <em>takabur</em> alias sombong ya. Bagaimana pun, sifat rendah hati lebih disukai oleh banyak orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, inilah mengapa Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyarankan agar bukber tidak disertai dengan acara ngobrol-ngobrol. Barang kali, selain bisa menularkan Covid-19, bisa juga muncul pembicaraan-pembicaraan yang berisi penuh gaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, apakah benar bukber hanya membahas soal sejauh mana kehidupan masing-masing berjalan – maksudnya siapa yang sudah paling maju duluan? Boleh jadi, tidak.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasalnya, kita hanya bercengkerama sambil menertawakan kebodohan-kebodohan yang terjadi di masa lampau. Ya, bisa dibilang ini merupakan reuni kecil-kecilan.&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.instagram.com/p/Cb7M6YCh3Gz/" target="_blank" rel="noopener"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/6BZsuNcJvHFrOI1-Zuy6sQdYP9MB3y0_bm8PCwT6P066S78ArlmUabkCuNwox23pI36YQ6M4e9d1ThEvvdgaWPDKc0ohcK1gtHY51yxLTdbRfh__8TPSQaAovcSS3ZP49o4ijzkZ" alt=""/></a></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, kita harus tetap bersiap-siap untuk belajar bagaimana caranya melakukan telepati. Siapa tahu ternyata ngobrol adalah hal yang benar-benar dilarang saat bukber nanti?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, berbahagialah kalian yang merupakan warga Jawa Barat (Jabar) karena Gubernur Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil telah bertitah. Kata salah satu calon potensial dalam bursa calon presiden (capres) 2024 tersebut, bukber tetap dipersilakan dengan satu syarat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apa syaratnya? Syaratnya adalah 1M, yakni tetap mengenakan masker selama kegiatan bukber berjalan. Sebenarnya, inipun agak sulit karena tidak ada orang yang tidak melepas masker saat makan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, Kang Emil paham bahwa masyarakat sudah muak dan bosan dengan berbagai pembatasan sosial yang diterapkan kala Covid-19. Terlebih, ini sudah menjadi bulan Ramadan ketiga semenjak pandemi menghantam negeri kita tercinta ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagipula, seperti yang dibilang oleh Barbra Teater dan teman-temannya dalam tulisan <em>Meeting Social Needs and Loneliness in a Time of Social Distancing under COVID-19</em>, kebutuhan untuk bersosial dan pemenuhan rasa kesepian (<em>loneliness</em>) merupakan hal yang bisa berpengaruh pada kesehatan seseorang. Barang kali, bukber yang tidak hanya sekadar wacana merupakan hal yang bisa memulihkan kesehatan masyarakat dalam menyambut bualn Ramadan ini. (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="LsRyDQLg6ew"><iframe title="Madonna: Sang Ikon Posmodernisme" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/LsRyDQLg6ew?start=14&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/04/Ridwan-Kamil-dan-Cerita-Bukber-1024x683.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
