<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>prajogo pangestu &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/prajogo-pangestu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 11:43:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>prajogo pangestu &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prajogo-Bakrie, Benevolent Oligarchs?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/prajogo-bakrie-benevolent-oligarchs/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[D74]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bakrie]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[prajogo pangestu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=168759</guid>

					<description><![CDATA[Di tengah kepanikan bursa Asia, dua nama tampak menjadi penopang utama ekonomi Indonesia, yakni Prajogo Pangestu, dan Keluarga Bakrie — dan itu mungkin bukan kebetulan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dengarkan artikel ini.</p>



<figure class="wp-block-audio"><audio controls src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/generated-audio-april-17-2026-6_37pm.wav"></audio></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Audio ini dibuat dengan teknologi AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Di tengah kepanikan bursa Asia, dua nama tampak menjadi penopang utama ekonomi Indonesia, yakni Prajogo Pangestu, dan Keluarga Bakrie — dan itu mungkin bukan kebetulan.</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://www.pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="dropcapp3 wp-block-paragraph">Ada kalanya bursa saham tidak hanya membaca neraca, tetapi juga membaca arah negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada April 2026, penguatan IHSG ikut ditopang oleh emiten-emiten milik Prajogo Pangestu dan Grup Bakrie. Pergerakan saham konglomerasi besar itu kembali memperlihatkan bahwa dalam pasar yang sangat terkonsentrasi, beberapa nama saja mampu memberi efek luas pada sentimen ekonomi — bahkan pada saat dunia sedang panik. Prajogo sendiri bertahan di jajaran teratas orang terkaya Indonesia versi Forbes 2025 dan 2026 dengan kekayaan puluhan miliar dolar, yang menegaskan bahwa skala ekonominya bukan lagi sekadar korporasi, melainkan sebuah ekosistem kapital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di saat yang sama, Bakrie kembali muncul di panggung yang lebih simbolik. Pada 9 April 2026, Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik VKTR di Magelang. Fasilitas itu diposisikan sebagai tonggak industrialisasi hijau nasional — penanda bahwa Indonesia ingin bergerak dari sekadar pengguna teknologi menjadi produsen yang punya kapasitas sendiri. Kehadiran Bakrie di situ bukan detail kecil. Ia memperlihatkan bagaimana konglomerat lama mencoba menautkan dirinya ke agenda ekonomi baru yang sedang dibangun pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari dua peristiwa itu, muncul pertanyaan yang lebih besar: apakah Prajogo Pangestu dan Bakrie bisa dibaca sebagai <em>benevolent oligarchs</em> — oligark yang bukan hanya mengakumulasi kekayaan, tetapi juga ikut menanggung fungsi pembangunan?</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Benevolent Oligarchs?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Teori <em>benevolent oligarchs</em> dari Profesor Tarun Khanna di Harvard Business School menarik karena ia memaksa kita keluar dari kebiasaan berpikir hitam-putih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam diskursus publik, oligarki kerap otomatis diasosiasikan dengan rente, kedekatan kekuasaan, dan ketimpangan. Semua itu tidak salah — tetapi juga belum lengkap. Dalam banyak negara berkembang, konglomerat besar justru sering muncul sebagai <em>respons</em> terhadap keterbatasan negara: pasar modal yang belum dalam, akses pembiayaan yang belum merata, birokrasi yang lamban, dan kebutuhan investasi yang terlalu besar untuk ditanggung negara sendirian. Dalam situasi seperti itu, oligark bukan sekadar pengambil keuntungan — ia juga penyedia kapasitas yang tidak bisa diabaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prajogo Pangestu memperlihatkan karakter itu dengan sangat jelas. Portofolionya menyentuh sektor-sektor yang bukan hanya besar secara nilai, tetapi menentukan arah industrialisasi jangka panjang: petrokimia, energi terbarukan lewat BREN, dan industri hilir batu bara. Karena skala kapitalnya besar, saham-saham yang terkait dengannya memiliki bobot sistemik di pasar. Ketika emiten-emiten itu menguat, yang bergerak bukan hanya portofolio investor — melainkan juga persepsi tentang stabilitas ekonomi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sinilah peran konglomerat besar menjadi mirip dengan <strong>infrastruktur kepercayaan</strong>: mereka tidak sekadar ikut pasar, tetapi ikut menopang suasana pasar. Dan pada momen-momen kritis seperti April 2026 — ketika konflik Timur Tengah memukul hampir semua bursa Asia — infrastruktur kepercayaan itulah yang membuat IHSG berdiri sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun menyebut itu &#8220;baik&#8221; secara sederhana tentu terlalu cepat. Pasar saham adalah mesin ekspektasi, bukan cermin netral dari manfaat publik. Kenaikan harga saham bisa berarti keyakinan atas fundamental — tetapi bisa juga berarti optimisme atas posisi strategis dalam kebijakan. Karena itu, membicarakan Prajogo dalam kerangka <em>benevolent oligarchs</em> lebih tepat dengan bahasa yang hati-hati: ia adalah aktor besar yang punya kapasitas nyata untuk mendorong sektor strategis, dan kapasitas itu sedang bekerja nyata di tengah krisis yang paling sulit sekalipun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Grup Bakrie membawa lapisan analisis yang berbeda — dan lebih kompleks, khususnya di era kepemimpinan Anindya Novyan Bakrie, penerus Aburizal Bakrie yang kini semakin sering muncul di publik</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, sulit membicarakan grup ini tanpa menyentuh Lapindo. Peristiwa lumpur panas Sidoarjo sejak 2006 telah menjadi simbol luka sosial dan pertanyaan akuntabilitas korporasi yang belum sepenuhnya tuntas dalam ingatan publik Indonesia. Itu adalah kenyataan historis yang tidak bisa dihapus dengan narasi saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tetapi justru karena itu, langkah Bakrie ke sektor kendaraan listrik menjadi menarik untuk dibaca lebih dalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">VKTR bukan hanya ekspansi korporasi biasa. Ia adalah sinyal reposisi yang terang benderang: dari energi fosil ke elektrifikasi, dari warisan industri konvensional ke agenda dekarbonisasi yang sedang menjadi bahasa global. Komisaris Utama VKTR Anindya Bakrie bahkan menyatakan secara terbuka bahwa elektrifikasi kendaraan komersial berpotensi menghemat subsidi BBM hingga US$5 miliar per tahun — dan VKTR menargetkan tingkat komponen dalam negeri 60% tahun ini, meningkat ke 80% pada 2028. Itu bukan sekadar angka bisnis. Itu adalah komitmen terhadap agenda nasional yang bisa diukur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentu, kita tidak perlu menyebutnya sebagai penebusan moral. Tetapi secara politik-ekonomi, langkah seperti ini dapat dibaca sebagai upaya memperbarui legitimasi: menunjukkan bahwa kelompok usaha yang dulu diasosiasikan dengan masalah publik kini berinvestasi di dalam agenda publik yang lebih luas. Yang lebih penting dari niat adalah bukti: pabrik yang berdiri, TKDN yang terukur, dan bus listrik yang kini beroperasi di jalanan Jakarta.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Rockefeller, Carnegie, dan Logika Sejarah</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sejarah Amerika Serikat pada awal abad ke-20 memberi paralel yang berguna soal peran “<em>benevolent oligarchs”</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">John D. Rockefeller, Andrew Carnegie, dan J.P. Morgan bukan figur yang steril dari kontroversi. Rockefeller membangun Standard Oil dan menguasai industri minyak pada skala yang memaksa negara menciptakan regulasi antitrust. Carnegie mengubah baja menjadi tulang punggung industrialisasi sambil dipersidangkan atas perlakuannya terhadap buruh. Morgan menstabilkan sistem keuangan AS saat negara belum punya bank sentral — fungsi yang sejatinya adalah tugas publik, tetapi harus diambil oleh kapital privat. Mereka bukan malaikat. Tetapi mereka membangun infrastruktur ekonomi yang membuat Amerika melompat menjadi adidaya dalam satu generasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Analogi itu tidak mengajak kita meniru Amerika secara mentah. Tetapi ia membantu melihat bahwa dalam sejarah pembangunan, figur konglomerat besar sering muncul <strong>sebelum</strong> negara mencapai kapasitas penuh. Setelah itu, negara biasanya masuk lebih tegas untuk menata, mengawasi, dan menyeimbangkan. Sekuens itu bukan kelemahan — ia adalah pola yang berulang di hampir semua ekonomi besar dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertanyaan tentang Prajogo dan Bakrie, dengan demikian, bukanlah apakah mereka setara dengan Rockefeller atau Morgan. Pertanyaan yang lebih relevan adalah: <strong>apakah mereka sedang mengisi fungsi historis yang serupa</strong> — menyediakan modal berani, menanggung risiko besar, dan mengkoordinasikan industri di saat negara masih membutuhkan penyangga?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data April 2026 memberikan jawaban sementara yang menarik: ya, setidaknya di momen ini, mereka sedang mengisi fungsi itu.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Quo Vadis, Oligark yang ‘Ramah’?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Secara historis, peran Prajogo Pangestu dan Bakrie mungkin paling tepat dipahami sebagai <strong>aktor besar dalam momen ketika Indonesia masih mencari bentuk kapitalisme pembangunannya sendiri</strong>. Mereka bisa menjadi bagian penting dari solusi — dan saat ini, bukti-bukti menunjukkan mereka sedang berusaha ke arah sana.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>&#8220;Krisis tidak pernah membunuh semua pemain — ia hanya menyingkirkan yang tidak siap.&#8221;</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ungkapan itu bukan hanya pepatah, tetapi ia menangkap dengan tepat apa yang sedang terjadi. Dalam ekosistem ekonomi yang matang, momen krisis justru menjadi ujian kelayakan: siapa yang hanya menumpang angin kebijakan, dan siapa yang benar-benar membangun kapasitas. Prajogo dan Bakrie, setidaknya di momen April 2026 ini, tampaknya sedang menjawab ujian itu — bukan melalui privilese, tetapi melalui kinerja yang bisa diukur di papan bursa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, sejarah mengingatkan bahwa kekuatan ekonomi besar selalu membawa dua wajah: mesin pertumbuhan di satu sisi, konsentrasi pengaruh yang berlebihan di sisi lain. Hannah Arendt pernah mengingatkan bahwa pengaruh aktor publik hanya sah selama ia bermanfaat untuk masyarakat luas — dan ketika manfaat itu hilang, yang tersisa hanyalah dominasi. Gagasan itu relevan di sini: yang perlu dijaga bukan hanya agar konglomerat kuat, melainkan agar kekuatan mereka terus mendapat legitimasi melalui manfaat yang bisa dilihat, diukur, dan dirasakan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, pertanyaan yang paling jujur bukan apakah Prajogo-Bakrie adalah <em>benevolent oligarchs</em> dalam arti yang sempurna. Pertanyaan yang lebih produktif adalah: sejauh mana kita mampu memastikan bahwa ketika konglomerat besar diberi ruang, hasilnya benar-benar memperluas kemakmuran — bukan hanya memperluas pengaruh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di saat bursa-bursa Asia ambruk dan IHSG berdiri sendiri, satu hal yang pasti: hari ini, mereka sedang membuktikan bahwa pertanyaan itu layak dijawab dengan optimisme. (D74)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="peBmSQjPkoc"><iframe title="Khamenei-Israel-AS, Nubuat Geopolitik Akhir Zaman?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/peBmSQjPkoc?start=2&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/generated-audio-april-17-2026-6_37pm.wav" length="30113850" type="audio/wav" />

			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/20260417_1840_image-generation_remix_01kpdkta5ee3xt3athk3ttkd1g-683x1024.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Prajogo Pangestu: Rise, Fall, and Rise Again!</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/prajogo-pangestu-rise-fall-and-rise-again/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A43]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[prajogo pangestu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=163490</guid>

					<description><![CDATA[Dulu nyetir angkot, sekarang jadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Apa rahasia bisnis Prajogo Pangestu bertahan dari Orde Baru sampai hari ini?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dengarkan artikel ini:</p>



<figure class="wp-block-audio"><audio controls src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/07/prajogo.mp3"></audio><figcaption class="wp-element-caption">Audio ini dibuat menggunakan AI.</figcaption></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-dots"/>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dulu nyetir angkot di Kalimantan, sekarang jadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Apa rahasia bisnis Prajogo Pangestu bisa bertahan dari Orde Baru sampai hari ini?</strong></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://pinterpolitik.com" rel="nofollow"><strong>PinterPolitik.com</strong></a></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Pendidikannya hanya SMP <em>Nan Hoa</em>, lalu ia pernah merantau ke Jakarta dan tidak mendapat pekerjaan” – Sam Setyautama dan Suma Mihardja, <em>Tokoh-tokoh Etnis Tionghoa di Indonesia</em> (2008)</p>
</blockquote>



<p class="dropcapp2 wp-block-paragraph">Di suatu siang panas di jalanan Kalimantan, seorang pemuda kurus duduk di balik kemudi angkot bobrok. Tangannya memutar setir sambil melirik ke spion, sementara pikirannya melayang jauh dari penumpang, menuju hidup yang lebih dari sekadar menyetor harian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemuda itu bernama Prajogo Pangestu. Ia bukan anak jenderal, bukan lulusan universitas asing, dan jelas bukan bagian dari elite mana pun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia hanya seorang anak Tionghoa dari Kalimantan Barat, yang berangkat dari keluarga sederhana dan mencoba mencari celah dalam ekonomi yang keras. Tiap pagi ia menyaksikan truk-truk pengangkut kayu melintas menuju pelabuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di balik kaca angkotnya, ia melihat sesuatu yang lebih dari batang kayu. Ia melihat peluang dan mungkin juga harapan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberuntungannya datang saat diterima bekerja di perusahaan milik Bob Hasan, seorang pengusaha besar yang dekat dengan Soeharto. Di sana, ia tidak hanya belajar tentang kayu, ekspor, dan logistik, tapi juga tentang bagaimana bisnis dijalankan dalam bayang-bayang kekuasaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia memperhatikan pola. Siapa yang makan siang dengan siapa, siapa yang bisa menelpon pejabat, siapa yang masuk ruang rapat tanpa dijemput.</p>


<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/DMNGtDhJjxh/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/DMNGtDhJjxh/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank" rel="nofollow"> <div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;"> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div></div></div><div style="padding: 19% 0;"></div> <div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div><div style="padding-top: 8px;"> <div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;">View this post on Instagram</div></div><div style="padding: 12.5% 0;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;"><div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div></div><div style="margin-left: 8px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div></div><div style="margin-left: auto;"> <div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div></div></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div></div></a><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/DMNGtDhJjxh/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank" rel="nofollow">A post shared by PinterPolitik.com (@pinterpolitik)</a></p></div></blockquote>
<script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>The Barito Story</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhir 1970-an, ia memberanikan diri mendirikan perusahaannya sendiri. Namanya Pacific Lumber Coy, sebuah perusahaan kecil yang kelak akan menjelma menjadi Barito Pacific.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisahnya mulai bergerak cepat. Ia tidak hanya sukses secara bisnis, tapi juga membangun kedekatan personal dengan Soeharto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di berbagai kesempatan, ia kerap terlihat bermain golf bersama sang presiden. Bahkan ada kisah bahwa ia kadang membawakan tas golf Soeharto, seperti ajudan tak resmi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedekatan itu bukan basa-basi. Di Indonesia masa Orde Baru, bermain golf dengan presiden bukan sekadar hobi, tapi strategi kelangsungan usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat Bank Duta, yang dikenal dekat dengan keluarga Cendana, mengalami krisis, Prajogo ikut turun tangan. Sebagai balasan, ia memperoleh akses pada berbagai proyek strategis dan sumber daya negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Puncaknya terjadi pada 1993. Menteri Keuangan J.B. Sumarlin di akhir masa jabatannya memutuskan untuk menanamkan dana PT Taspen ke 17 perusahaan swasta. Totalnya Rp1,3 triliun. Barito Pacific kebagian Rp375 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan ini sempat membuat heboh. Ketika Mar’ie Muhammad menggantikan Sumarlin, investasi ini langsung dihentikan sementara untuk dievaluasi ulang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, dana itu sudah cukup untuk meluncurkan Barito Pacific ke pasar modal. IPO dilakukan di tahun yang sama dan menjadi batu loncatan penting dalam ekspansi usaha Prajogo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari bisnis kayu, ia merambah ke petrokimia dengan mengambil alih Chandra Asri. Lalu merambah ke kelapa sawit, properti, energi, dan infrastruktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pengusaha titipan kekuasaan. Ia mampu membaca arah angin dan memindahkan pelabuhan bisnisnya sebelum badai datang.</p>


<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/DMNUKoDJidz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/DMNUKoDJidz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank" rel="nofollow"> <div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;"> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div></div></div><div style="padding: 19% 0;"></div> <div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div><div style="padding-top: 8px;"> <div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;">View this post on Instagram</div></div><div style="padding: 12.5% 0;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;"><div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div></div><div style="margin-left: 8px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div></div><div style="margin-left: auto;"> <div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div></div></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div></div></a><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/DMNUKoDJidz/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank" rel="nofollow">A post shared by PinterPolitik.com (@pinterpolitik)</a></p></div></blockquote>
<script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>Menepi Lebih Dulu…</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika krisis 1998 menggulung ekonomi Indonesia dan banyak konglomerat Orde Baru tumbang, Prajogo tetap bertahan. Ia tahu kapan harus menepi dan kapan harus kembali ke tengah arena.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Richard Robison dan Vedi Hadiz dalam buku <em>Reorganising Power in Indonesia: The Politics of Oligarchy in an Age of Markets</em> menyebut Prajogo sebagai bagian dari jaringan oligarki Indonesia yang paling lentur. Mereka menyebut para pengusaha seperti Prajogo sebagai figur yang mampu bertahan dan bahkan tumbuh dalam transisi dari ekonomi kroni ke pasar terbuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak seperti tokoh-tokoh bisnis lain yang kehilangan pengaruh setelah Orde Baru, Prajogo justru bertransformasi. Ia menjadi pengusaha yang tetap memiliki tempat dalam lanskap kekuasaan, bahkan ketika wajah politik Indonesia berubah total.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia tidak frontal. Ia tidak muncul di TV atau memimpin partai. Tapi ia ada. Diam-diam, kuat, dan sangat relevan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun 2024, saat Prabowo Subianto melakukan kunjungan pertamanya ke Tiongkok sebagai Presiden terpilih, nama Prajogo kembali muncul. Ia ikut dalam delegasi bisnis yang menyertai kepala negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadirannya di situ bukan kebetulan. Itu adalah simbol bahwa ia tetap dianggap penting dalam percaturan ekonomi dan diplomasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini, ia dinobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia oleh Forbes. Ia bahkan menyalip Hartono bersaudara, yang selama ini hampir tak tergoyahkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kekayaannya tidak datang dari warisan atau undian. Ia mengumpulkannya dari kayu, minyak, gas, dan relasi-relasi yang ia bangun sejak mengantar tas golf di lapangan Senayan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prajogo bukanlah tokoh publik dalam artian konvensional. Ia tidak berkhotbah soal moral bisnis, tidak membuka kelas master, tidak menulis memoar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kisah hidupnya adalah memoar yang berjalan. Dari setir angkot, ia kini menyetir konglomerasi dengan ratusan anak perusahaan di bawahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau ada pelajaran dari hidupnya, mungkin itu adalah: kadang sukses bukan datang dari siapa kamu, tapi dari siapa yang kamu temani saat pagi masih sepi, dan presiden belum datang ke lapangan golf. (A43)</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="wstnYvnieig"><iframe title="Dari Djarum ke Indomie: Ini Alasan Indonesia Butuh Konglomerat" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/wstnYvnieig?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/07/prajogo.mp3" length="2729566" type="audio/mpeg" />

			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/07/prajogo-pangestu-rise-fall-and-rise-again-1024x683.webp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>IHSG Down, 9 Naga to the Rescue?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[E95]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 08:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Boy Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[finansial]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[prajogo pangestu]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=159789</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="819" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1-819x1024.jpg" alt="ihsg down, 9 naga to the rescue 1" class="wp-image-159792" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1-819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1-240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1-120x150.jpg 120w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1-150x188.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1-300x375.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 819px) 100vw, 819px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-2-819x1024.jpg" alt="ihsg down, 9 naga to the rescue 2" class="wp-image-159793" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-2-819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-2-240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-2-120x150.jpg 120w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-2-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-2-150x188.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-2-300x375.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-2-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-2-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/04/ihsg-down-9-naga-to-the-rescue-1-819x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jalan Ujung (Teman) Soeharto…</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/jalan-ujung-teman-soeharto/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[E95]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Nov 2024 08:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga Cendana]]></category>
		<category><![CDATA[Prajogo]]></category>
		<category><![CDATA[prajogo pangestu]]></category>
		<category><![CDATA[Soeharto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=155977</guid>

					<description><![CDATA[Kekayaan Prajogo Pangestu bahkan telah menyalip bos Alibaba, Jack Ma. Share pendapat kalian di kolom komentar ya!]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="964" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1-964x1024.jpg" alt="jalan ujung (teman) soehart o 1" class="wp-image-155980" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1-964x1024.jpg 964w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1-282x300.jpg 282w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1-141x150.jpg 141w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1-768x816.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1-150x159.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1-300x319.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1-696x739.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1-1068x1134.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 964px) 100vw, 964px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="964" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-2-964x1024.jpg" alt="jalan ujung (teman) soehart o 2" class="wp-image-155981" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-2-964x1024.jpg 964w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-2-282x300.jpg 282w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-2-141x150.jpg 141w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-2-768x816.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-2-150x159.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-2-300x319.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-2-696x739.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-2-1068x1134.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 964px) 100vw, 964px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="964" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-3-964x1024.jpg" alt="jalan ujung (teman) soehart o 3" class="wp-image-155982" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-3-964x1024.jpg 964w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-3-282x300.jpg 282w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-3-141x150.jpg 141w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-3-768x816.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-3-150x159.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-3-300x319.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-3-696x739.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-3-1068x1134.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 964px) 100vw, 964px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kekayaan Prajogo Pangestu bahkan telah menyalip bos Alibaba, Jack Ma. Share pendapat kalian di kolom komentar ya!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/11/jalan-ujung-teman-soehart-o-1-964x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Harta Kekayaan Prajogo Pangestu Melesat</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinter-ekbis/harta-kekayaan-prajogo-pangestu-melesat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S83]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Aug 2023 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pinter Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[Forbes]]></category>
		<category><![CDATA[Konglomerat]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Terkaya di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[prajogo pangestu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=134737</guid>

					<description><![CDATA[PinterPolitik.com Pengusaha Prajogo Pangestu melesat menjadi orang keempat terkaya di Indonesia dengan penambahan harta sebesar US$371 juta atau setara Rp5,67 triliun menurut data Forbes Real Time Billionaire per 25 Agustus 2023 ini. Pengusaha bidang petrokimia dan pertambangan itu mencatatkan kekayaan sebesar US$7,9 miliar atau setara dengan Rp12,85 triliun. Prajogo Pangestu dikenal sebagai seorang pengusaha dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide" />



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://pinterpolitik.com" rel="nofollow">PinterPolitik.com</a></strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Pengusaha Prajogo Pangestu melesat menjadi orang keempat terkaya di Indonesia dengan penambahan harta sebesar US$371 juta atau setara Rp5,67 triliun menurut data Forbes Real Time Billionaire per 25 Agustus 2023 ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengusaha bidang petrokimia dan pertambangan itu mencatatkan kekayaan sebesar US$7,9 miliar atau setara dengan Rp12,85 triliun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prajogo Pangestu dikenal sebagai seorang pengusaha dan investor, Dia telah memainkan peran penting dalam perkembangan berbagai sektor ekonomi di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan yang berfokus pada inovasi dan kepemimpinan yang kuat, Pangestu telah menciptakan jejak inspiratif dalam dunia bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pangestu memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 1968 dengan mendirikan Usaha Nasional, perusahaan yang berfokus pada perdagangan bahan kimia dan petrokimia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesuksesan awalnya di sektor ini membuka jalan bagi ekspansi usaha di bidang lain seperti properti, perhotelan, dan energi. Dia juga berperan dalam mengembangkan industri kertas dan pulp di Indonesia melalui perusahaannya, Barito Pacific Group.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan Pangestu tidak hanya tercermin dalam pencapaian bisnisnya, tetapi juga dalam komitmennya terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui Yayasan Bakti Barito, dia telah berkontribusi dalam berbagai proyek pembangunan sosial, termasuk pendidikan dan kesehatan, yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu hal yang membuat Pangestu menonjol adalah pandangannya yang progresif terhadap inovasi dan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia selalu berusaha untuk mengintegrasikan perkembangan teknologi terbaru ke dalam bisnisnya, sehingga menjadikan perusahaannya tetap kompetitif di tingkat global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, kepemimpinan visionernya telah menginspirasi banyak individu di dalam dan luar perusahaannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, seperti banyak tokoh bisnis sukses lainnya, perjalanan Pangestu juga tidak terlepas dari tantangan. Fluktuasi ekonomi, regulasi yang berubah-ubah, dan persaingan industri merupakan beberapa hambatan yang pernah dihadapinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kemampuannya untuk beradaptasi dan mengambil langkah-langkah strategis telah membantunya melewati masa-masa sulit tersebut. (S83)</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="Iy1i-x4hNAM"><iframe loading="lazy" title="Resep Politik: Turun-temurun dari Soekarno ke Megawati-Jokowi" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/Iy1i-x4hNAM?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2023/08/9950da89-131f-43f7-80b6-9fca19fc2906_169.webp" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
